Hari Pertama PPKM di Cipaku Ciamis, Masih Banyak Warga yang Melanggar Prokes

PPKM Hari Pertama di Cipaku Ciamis
Operasi yustisia protokol kesehatan di Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (11/2/2021). Foto: Edji/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Hari pertama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih banyak warga yang melanggar protokol kesehatan (Prokes), Senin (11/1/2021).

Salah satunya di Kecamatan Cipaku. Satgas Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan Cipaku usai melaksanakan apel, terjun langsung untuk operasi yustisia Prokes. Petugas mendapati banyak warga ke luar rumah tanpa mengenakan masker.

Yayan MS, camat Kecamatan Cipaku, mengatakan, operasi yang dilakukan Satgas Kecamatan Cipaku merupakan ikhtiar kolektif untuk memastikan langkah nyata dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Cipaku.

“Hari pertama PPKM, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan ada peningkatan, namun pelanggar pun tetap saja ditemukan,” katanya.

Karena masih ditemukannya warga yang tak mematuhi prokes, Satgas Kecamatan Cipaku melakukan operasi yustisi penegakan disiplin Prokes dan sosialisasi PPKM.

“Operasi harus terus dijalankan. Berhasil tidaknya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 bukan tanggung jawab Pemerintah semata. Akan tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak, tidak terkecuali masyarakat,” tegasnya. 

Yayan, menambahkan, upaya dalam pencegahan penyebaran wabah epidemi virus Corona jadi tanggung jawab bersama.

“Kita semua harus berperan, turut serta untuk mengantisipasi Covid-19. Sebagai satuan tugas (Satgas Covid-19), mulai dari tingkat RT, RW, desa dan Satgas Kecamatan harus mampu melakukan sosialisasi. Baik tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat maupun edukasi Covid-19,” katanya.

Yayan menegaskan hal yang paling penting adalah penggunaan masker untuk mengurangi penyebaran virus Corona. (Edji/R7/HR-Online)

Editor: Ndu.