Identitas Mayat di Bendungan Manganti Ciamis Terkuak

Identitas Mayat Bendungan Manganti
Penemuan mayat di Bendungan Manganti, Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah melakukan evakuasi dan pemeriksaan serta keterangan pihak keluarga, identitas mayat laki-laki yang tersangkut di Bendungan Manganti Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akhirnya terungkap. 

Pihak keluarga pun langsung membawa jasad korban ke rumah duka di Kampung Sukasari, RT 002, RW 005, Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

FK Tagana Kabupaten Ciamis, Uju Suparman ketika dihubungi HR Online, Senin (11/01/2021) mengatakan, pihak keluarga tiba di Bendungan Manganti Lakbok yang berbatasan dengan Jawa Tengah.

Baca Juga: Mayat Laki-laki Ditemukan Tersangkut di Pintu Bendung Manganti Ciamis

“Pihak keluarga tadi tiba dan langsung melihat kondisi jasad korban. Dari ciri-ciri di tubuh korban, keluarga memastikan jika mayat tersebut merupakan keluarganya. Ciri-cirinya tadi ada bekas luka jahitan di bagian selangkangan, selain itu juga ada tahi lalat di dagu bagian kiri,” katanya.

Adapun identitasnya, lanjut UJu, mayat tersebut diketahui bernama Deni Ramdani (24) warga Kersanagara, Cibeureum, Tasikmalaya.

“Deni diketahui hilang pada Sabtu (09/01/2021) kemarin. Dimana korban sekitar pukul 15.00 WIB bersama satu orang temannya melintas di kawasan Jembatan. Korban saat itu menggunakan sepeda motor,” terang Uju.

Saat itu, lanjut Uju, korban merasa ingin buang air kecil dan minta berhenti. Kemudian korban melintasi rel Kereta Api ke arah utara. 

“Namun setelah lama ditunggu, korban tidak kembali. Alhasil temannya itu meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban yang hilang di lokasi kejadian. Lokasinya di bawah jembatan Cirahong, Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya,” kata Uju.

Uju menambahkan, usaha pencarian saat itu sempat gagal. Sampai akhirnya jasad korban kini ditemukan di Bendungan Manganti dengan kondisi sudah membengkak. (Suherman/R7/HR-Online)

Editor: Ndu