Jabar Sosialisasikan Prokes dan Promosi Destinasi Wisata Melalui Film

Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda (Sekretariat Daerah) Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim, menjelaskan, Jabar sosialisasikan prokes dan promosi destinasi wisata. Foto: Humas Jabar.
Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda (Sekretariat Daerah) Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim, menjelaskan, Jabar sosialisasikan prokes dan promosi destinasi wisata. Foto: Humas Jabar.

Berita Jabar (harapanrakyat,com),- Jabar sosialisasikan prokes dan promosi destinasi wisata melalui film bersama Aria Production. Tujuan dari kerjasama tersebut agar penanganan Covid-19 dengan kegiatan pariwisata bisa berjalan beriringan.

Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda (Sekretariat Daerah) Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim, menjelaskan, selain melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan (prokes), film berjudul “Piknik Gaya Baru” juga mempromosikan tempat wisata yang ada di Jabar.

Film ini menceritakan situasi pandemi Covid-19, tentang bagaimana masyarakat harus disiplin, serta mengutamakan kesehatan ketika berwisata.

Dudi menjelaskan, kalau menerapkan protokol kesehatan ketika berwisata, maka roda perekonomian para pelaku UMKM maupun pelaku ekonomi kreatif bakal kembali bergairah.

“Dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan, maka destinasi wisata bisa tetap berjalan. Sebab, sektor pariwisata itu banyak dimensinya. Keberlangsungan UMKM harus dijaga untuk terus melakukan aktivitas ekonomi,” ujar Dudi, saat launching film “Piknik Gaya Baru”, Senin (18/01/2021), di Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca Juga : Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Bogor Jabar Resmi Dioperasikan

Menurutnya, Jabar sosialisasikan prokes melalui film bisa dikembangkan pula oleh setiap kabupaten/kota. Karena melalui film, pesan seputar protokol kesehatan dapat tersampaikan dengan baik. Termasuk mempromosikan destinasi wisatanya Jabar.

“Sangat mungkin untuk kedepannya kita bekerja bareng kabupaten/kota ataupun pusat. Tapi kita ingin memberikan contoh yang baik terlebih dahulu. Kita lihat saja dulu feedback masyarakat akan seperti apa. Lalu kita evaluasi pada tingkat efektivitasnya nanti seperti apa,” kata Dudi.

Sementara itu, Pamriadi, Eksekutif Produser Aria Production, menambahkan, cerita dalam film tersebut, ada pesan mengenai bagaimana berwisata yang aman, nyaman, serta sehat. Hal tersebut harus menjadi fokus utama.

Film tersebut berdurasi 60 menit dan dibintangi Icuk Nugroho. Rencananya bakal tayang pada stasiun televisi nasional.

“Tujuan membuat film ini kita ingin menyampaikan pesan kepada warga masyarakat, bahwa sebenarnya jika menjalankan protokol kesehatan, berwisata itu bisa aman dan juga nyaman,” tandas Pamriadi. (Eva/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah