Jawaban Toserba Yogya Tasikmalaya Terkait Kornet Kalengan Daging Babi

kornet kalengan mengandung daging babi di toserba yogya tasikmalaya
Kornet kalengan yang mengandung daging babi terpajang di rak makanan halal Toserba Yogya Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Foto : Istimewa

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- SDM Toserba Yogya Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Marlon, membenarkan bahwa pihaknya menjual barang non halal, yaitu kornet kalengan yang mengandung daging babi.

“Iya berita tersebut memang betul toko kami menjual barang non halal,” ucap Marlon saat ditemui HR Online di Toserba Yogya Kota Tasikmalaya, Selasa (19/1/2021).

Akan tetapi, pihaknya membantah bahwa kornet kalengan yang mengandung daging babi tersebut tersimpan di rak yang sama dengan kornet lainnya berlabel halal.

“Kami membedakan posisi atau tempat penyimpanan barang tersebut. Jadi barang yang halal sama non halal tidak dalam satu rak,” tegasnya.

Bantahan Toserba Yogya Kota Tasikmalaya Terkait Postingan Kornet Kalengan Daging Babi

Sementara terkait kejadian yang sempat viral di media sosial, Marlon kembali membantah. Bahkan setelah melihat gambar postingan yang memperlihatkan barang tersebut tidak tersimpan sesuai tempatnya, maka pihaknya langsung mengecek.

Menurutnya, kejadian tersebut kemungkinan karena ada beberapa faktor. “Memang sih sebetulnya ada beberapa faktor. Bisa saja dari konsumen yang belanja tidak jadi, dan kemudian menaruhnya dimana saja,” terangnya.

Pasalnya, Marlon memastikan bahwa barang yang tidak halal itu sudah sesuai dengan raknya. Dan, kornet kalengan tersebut terpisah antara barang halal sama non halal.

“Itu raknya terpisah jadi tidak berdampingan atau dalam satu rak,” tuturnya.

Berita Terkait : Viral Kornet Babi di Rak Makanan Halal Toserba Yogya Tasikmalaya

Lebih lanjut Marlon menambahkan, jika melihat unsur kelalaian dari karyawannya, tidak ada. Karena, pihaknya sudah jelas untuk pemajangan pun sudah dilakukan sesuai dengan prosedur.

“Dan ini sudah tertera daftar harga. Kemudian peletakan barangnya tertera di label tersebut tercantum di pajangan rak,” ujarnya.

Sementara terkait perizinan, Marlon mengatakan, sudah ada arahan dari Dinas Perindag untuk barang yang non halal.

“Dan yang penting sudah ada izin dari BPOM. Kemudian kami juga memperhatikan mengenai penempatannya. Kita juga sudah melakukan hal itu. Jadi intinya, ada pembeda antara barang halal dan non halal,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Kota Tasikmalaya geger dengan penemuan kornet kalengan yang mengandung daging babi, setelah viral di media sosial.

Dalam postingan tersebut, makanan yang haram bagi umat Islam tersebut, berada di rak yang sama dengan dengan kornet lainnya yang berlabel halal.

Adapun pemilik akun Facebook yang membagikan foto tersebut adalah Muhammad Al-Fatih. Al Fatih membagikan pengalamannya ketika berbelanja di Toserba Yogya Tasikmalaya, dan menemukan kornet kalengan mengandung daging babi. (Apip/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto