Kampung Bunga Matahari Cianjur, Obyek Wisata Baru yang Instagramable

Kampung Bunga Matahari Cianjur, Destinasi Wisata Baru yang Instagramable
Kampung Bunga Matahari Cianjur. Foto: youtube.com

Kampung Bunga Matahari Cianjur saat ini mendadak viral. Dalam sepanjang jalan pada lokasi tersebut penuh hamparan bunga mataharinya yang sangat bagus untuk menjadi spot selfi.

Untuk dapat menikmati Kampung Bunga Matahari, anda dapat berkunjung ke Dusun Bungbulang, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Kampung tersebut berjarak sekitar 1 hingga 2 kilometer dari jalanan utama antara Cianjur-Bandung. Anda masuk Pasar Ciranjang ke arah Jati.

Setelah masuk ke gapura kampung tersebut, maka para pengunjung akan menyaksikan hamparan bunga matahari yang sedang mekar pada sepanjang kanan kiri jalan yang berjarak kurang lebih 300 meter.

Selain itu, pada setiap halaman rumah warga kampung Bungbulang tertanam bunga matahari. Sehingga kampung tersebut populer dengan sebutan Kampung Bunga Matahari.

Kampung Bunga Matahari Cianjur

Warna kuning sepanjang Jalan Kampung Bungbulang, tentu membuat siapa saja yang menyaksikannya akan tertegun sejenak.

Berjejer hiasi pinggir jalan dengan lebar kurang lebih 2 meter serta panjang 300 meter, ribuan bunga dengan ciri khas warna kuning itu tumbuh.

Baca Juga: Wisata Dusun Bambu Bandung, Berwisata dengan Konsep Eco Friendly

Dengan mengunjungi lokasi wisata ini, para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan bunga matahari yang sangat mempesona.

Terdiri kurang lebih 3.500 bunga dari bibit lokal dan luar yang menghiasi jalan kampung ini. Sepanjang jalan tersebut 1.500 bunga matahari dengan bibit lokal terhampar.

Sementara 2.000 bunga matahari dengan bibit luar yang berasal dari Jepang, Amerika, serta China dapat anda temui pada lingkungan perkampungan Bungbulang dengan warna yang berbeda.

Asal Mula Kampung Bunga Matahari Cianjur

Dibalik keindahan yang hadir dari ribuan bunga matahari di kampung Bungbulang tersebut, kampung ini terlahir dari sebuah konsep yang diciptakan oleh anak muda lulusan S1 institut Seni dan Budaya Indonesia, Bandung.

Pemuda berusia 26 tahun tersebut bernama Asep Miftahul Falah yang mampu menyulap kampungnya menjadi sebuah desa wisata.

Awalnya pada tahun 2017 lalu, dengan niat untuk menjadikan tempat tinggalnya sebagai desa wisata. Akan tetapi, niat tersebut terpaksa tertunda, karena Asep mesti melanjutkan pendidikan S2 pada salah satu universitas terkemuka bernama Guangxi Normal University China.

Hingga akhirnya, pada bulan September 2020 lalu, kerangka mimpi tersebut perlahan mulai terbangun. Tidak bertepuk sebelah tangan dengan mimpinya, ternyata semua tokoh masyarakat setempat mendukung untuk mewujudkan mimpi pemuda tersebut.

Baca Juga: Pohon Taru Menyan, Tumbuhan Unik Netralkan Bau Jenazah di Bali

Dengan swadaya dari masyarakat yang saling bahu-membahu dan bergotong-royong untuk mewujudkan konsep ini. Hingga akhirnya terkumpul dana kurang lebih Rp 6 juta guna membeli tangkai bibit bunga matahari.

Untuk mewujudkan mimpi membangun desa wisata dengan konsep taman bunga matahari, tidaklah semudah yang mereka bayangkan. Akan tetapi, hal tersebut tidaklah menyurutkan niat mereka.

Dengan mempelajari berbagai referensi, akhirnya konsep yang mereka harapkan terwujud. Hingga terciptalah desa wisata Kampung Bunga Matahari Cianjur saat ini.

Tidak hanya berhenti di sini, untuk kedepannya Asep merencanakan akan membuat taman labirin serta taman tematik bunga matahari dengan luas lahan kurang lebih 1 hektar.

Daya Tarik Kampung Bunga Matahari Cianjur

Keindahan bunga matahari yang terpadu dengan pesona pemandangan lahan persawahan serta pegunungan sekitarnya tentu mampu membius siapapun yang mengunjunginya.

Tak hanya jalan masuk saja, akan tetapi hampir semua halaman rumah warga nampak berjajar bunga matahari yang sangat cantik dan mempesona.

Selanjutnya, untuk memberikan daya tarik yang lebih bagi para pengunjung, nantinya akan ada 20 jenis bunga matahari yang hadir menyemarakkan Kampung Bunga Matahari Cianjur ini.

Baca Juga: Tempat Wisata di Jawa Barat dengan Keindahan Alam yang Menakjubkan

Untuk dapat menikmati keindahan Kampung Bunga Matahari Bungbulang, saat ini pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Cukup dengan membayar biaya parkir atau memberikan sumbangan pada kotak khusus yang telah tersedia.

Uang sumbangan tersebut nantinya akan pengelola gunakan untuk membeli benih baru serta perawatan bunga matahari yang sudah ada. Selain itu, dana yang terkumpul juga akan digunakan untuk menambah spot foto lain.

Saat ini para warga sekitar sedang sibuk untuk membenahi lahan dengan material tanah menggunakan polybag. Yang nantinya, polybag tersebut akan mereka gunakan untuk menanam 25 jenis bunga matahari.

Hingga nantinya Kampung Bunga Matahari Cianjur akan menjadi taman yang nampak indah dengan bunga matahari berbagai warna yang siap anda kunjungi sebagai kawasan wisata yang instagramable. (R10/HR-Online)

Editor: Dadang