Kelola Sampah Organik, Ini Yang Dilakukan DPRKPLH Ciamis

Kelola Sampah Organik, Ini Yang Dilakukan DPRKPLH Ciamis
Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPRKPLH Ciamis, Giyatno. Foto:Fery/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis mempunyai inovasi dalam mengelola sampah organik dengan cara budidaya maggot.

Hal tersebut dinilai efektif, bahkan bisa menghasilkan rupiah.

Bahkan, saat ini Ciamis masih kekurangan banyak maggot, untuk memenuhi kebutuhan pasar di beberapa daerah.

Maka dari itu, untuk menutupi kekurangan tersebut DPRKPLH Kabupaten Ciamis pada tahun 2021 mempunyai target yakni satu Desa satu maggot.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan pada DPRKPLH Ciamis, Giyatno mengatakan, saat ini yang telah budidaya maggot sebanyak 42 yang telah dibina oleh DPRKPLH Ciamis.

Dengan adanya maggot ini, sangat terbantu untuk mengurangi sampah organik.

“Dengan berbudidaya maggot, selain bisa menanggulangi sampah organik juga bisa menghasilkan rupiah. Karena, maggot ini sangat laku dipasaran untuk pakan ternak ayam dan ikan,” katanya, Selasa (26/1/2021).

Menurutnya, target satu Desa satu maggot pada tahun 2021 ini, pihaknya sangat optimis untuk mencapainya.

Pasalnya, budidaya maggot ini sangatlah menyakinkan untuk tambahan pendapatan.

“Karena sedang pandemi Covid-19, jadi kami sosialisasinya secara skala kecil dulu kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai maggot,” ungkap Giyatno.

Sementara untuk menutupi kebutuhan maggot, DPRKPLH Ciamis bekerjasama dengan rumah makan agar dapat membuang sampah organik di tempat sampah yang sudah disediakan.

Karena, dalam sehari kebutuhan sampah organik untuk maggot yakni sekitar 1 ton.

“Jadi kami simpan tempat sampah organik di 50 rumah makan, seminggu 2 kali kita tarik untuk memberi makan maggot,” ucapnya.

Giyatno menambahkan, dalam 42 pembudidaya bisa menghasilkan 4,8 ton maggot setiap harinya. Itu masih kurang, untuk menutupi kebutuhan pasar di beberapa daerah.

“Jika target satu desa satu maggot ini tercapai pasti kebutuhan pasar akan terpenuhi, kemudian hasilnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Fery/R8/HR Online)

Editor: Jujang