Keteladanan Nabi Adam As, Ada Beberapa Hikmah Dibalik Segalanya

Keteladanan Nabi Adam as, AdaBeberapa Hikmah Dibalik Segalanya
Ilustrasi keteladanan nabi adam. Foto: vidio

Keteladanan nabi Adam As sudah hampir semua umat Islam tahu. Dalam agama Islam, nabi yang pertama ini memang memiliki banyak tauladan yang baik. Mungkin hal ini sudah banyak orang ketahui.

Manusia pertama yang Allah SWT ciptakan ini bisa menjadi cerita yang kental dengan agama Islam. Saat beliau bersama Siti Hawa turun ke bumi, banyak hikmah yang bisa anda dapatkan.

Nabi Adam As menjadi manusia pertama yang menanjakkan kakinya ke bumi. Beliau terbuat dari tanah liat hitam dan kering, selanjutnya Allah SWT bentuk menjadi wujud manusia.

Hal ini juga sudah jelas dalam Al Qur’an yaitu surat Al Baqoroh ayat 30. Namun, sayangnya masih ada banyak orang yang tidak percaya akan hal ini.

Semua makhluk ciptaan Allah sebaiknya untuk menyembah, mematuhi, dan menjauhi larangan-Nya. Begitu juga dengan nabi Adam As yang selalu taat kepada Allah SWT.

Namun, sayangnya ada satu kesalahan fatal yang dilakukan beliau. Saat berada di surga, beliau bersama Siti Hawa melanggar larangan Allah SWT.

Larangan memakan buah kuldi yang justru dilakukan oleh nabi Adam as. Sehingga membuatnya turun ke bumi bersama Siti Hawa. Namun, mungkin masih banyak keteladanan nabi Adam As yang belum banyak orang ketahui.

Baca juga: Surga di Telapak Kaki Ibu, Kiasan Kata yang Penuh Makna

Keteladanan Nabi Adam AS

Semua umat Islam sudah tahu akan kisah Adam dan Hawa. Namun, masih banyak orang yang kurang tahu akan hikmah dari semua kisah tersebut.

Sebelumnya kisah beliau dengan istrinya hidup rukun di surga. Bahkan keduanya sangat senang dan bahagia. Hanya saja, Allah SWT memerintahkan keduanya menikmati semua yang ada di surga.

Namun, ada satu hal yang terlarang yaitu mendekati dan menyentuh, bahkan memakan buah kuldi yang diharamkan. Dari cerita tersebut masih banyak kisah yang bisa anda dapatkan, terutama ketauladanan nabi Adam As.

Berikut ini ada beberapa keteladanan yang bisa anda petik, antara lain:

Sifat Nabi Adam

Keteladanan nabi Adam As yang bisa dipetik yaitu dari sifatnya. Ada 3 hal yang perlu pria lakukan dan justru menjadi godaan para pria.

Godaan tersebut antara lain harta, tahta, dan wanita. Nabi Adam As seperti manusia pada umumnya yang bisa tergoda akan 3 hal tersebut, terutama wanita.

Beliau membangkang perintah Allah SWT demi menyenangkan istrinya. Hal ini menjadi langkah terbaik ketika seorang laki-laki melakukan hal tersebut. Demi membuat istrinya tidak marah, beliau rela melanggar perintah Allah SWT.

Diangkat Derajatnya Oleh Allah

Ada kisah ketauladanan nabi Adam As yaitu dari taubatnya. Allah SWT telah mengangkat derajatnya karena kesalahannya tebusannya dengan rasa taubat.

Setelah kesalahannya Allah SWT ketahui, maka beliau terus bertaubat. Dari situ beliau tidak ada rasa mengeluh, bahkan menyalahkan semua hal.

Dari sinilah anda bisa mengambil kesimpulan jika keteladanan nabi Adam sangat berarti tanpa mengurangi banyak hal.

Siti Hawa

Keteladanan nabi Adam As lainnya yaitu sebagai seorang isri yang setia dan sabar. Siti Hawa terus mendampingi beliau dalam kondisi apapun.

Namun, sayangnya beliau juga tergiur dengan godaan iblis. Kesabarannya goyah sehingga memakan buah tersebut. Hal ini ibarat semua wanita untuk bisa melarang dan membangkangnya. 

Baca juga: Arti Muhasabah Diri, Hakikat dan Manfaat Menurut Ajaran Islam

Allah Murka Ketika Mengetahuinya

Allah SWT murka dan merasa kesal akan hal yang sudah dilarang, namun tetap dijaga. Sehingga nabi Adam melakukan taubat nasuha setelah itu.

Nabi Adam As melakukan penyesalan dengan cara bertaubat sepenuh hati. Dari sini bisa anda ambil kesimpulan jika bertaubat bisa memperlancar keadaan.

Dengan taubatan nasuha dan rasa bertanggungjawab, justru Allah SWT menaikkan derajatnya. Dari sini bisa anda dapatkan dengan mudah.

Semua itu tergantung dari ajaran dan nasihat yang ada. Sehingga dari berbagai macam keadaan inilah, anda bisa merasakan betapa pentingnya dalam menjaga amanah.

Jangan sampai anda biarkan kesalahan terus terjadi tanpa melakukan taubat. Dari kisah kesalahan nabi Adam As, masih banyak hal yang tidak bisa anda pungkiri.

Sehingga ketika anda melakukan kesalahan, sebaiknya segera bertaubat. Selain itu, usahakan untuk tidak mencari kesalahan orang lain. Inilah keteladanan nabi Adam As. (R10/HR-Online)

Editor: Muhafid