Komponen Transmisi Otomatis pada Mobil Matic dan Fungsinya

Komponen Transmisi Otomatis Pada Mobil Matic dan Fungsinya
Ilustrasi komponen transmisi otomatis. Foto: cartreatments

Komponen transmisi otomatis kini sudah banyak digunakan pada kendaraan roda empat. Banyak komponen yang berperan dengan fungsinya masing-masing.

Transmisi otomatis itu sendiri merupakan sistem yang berfungsi dalam perpindahan gigi secara otomatis. Hal ini terjadi sesuai dengan beban mesin dan kecepatan kendaraan.

Saat ini kemajuan dunia teknologi membuat semua lebih mudah, termasuk pada sistem dalam kendaraan. Transmisi otomatis itu sendiri memiliki fungsi yang tidak sama dengan manual.

Kemajuan dunia teknologi juga berpengaruh pada otomotif. Saat ini dimana pengembangan kecanggihan dan fitur menarik semakin berkembang.

Mobil menjadi salah satu kendaraan pribadi yang cukup banyak digunakan. Sehingga membantu setiap orang dalam beraktivitas apalagi jika jumlah keluarganya banyak.

Kebutuhan akan kendaraan roda empat kini semakin banyak. Hal ini membuat perusahaan berinovasi dan membuat produk modern kekinian.

Salah satu yang dilakukan yaitu perubahan pada sistem transmisi. Dengan adanya sistem ini, memudahkan pengemudi daripada saat menggunakan transmisi manual.

Jika transmisi manual, pengemudi harus menggunakan shift level untuk memindahkan tingkatan gigi transmisi. Sehingga bisa disesuaikan dengan kecepatan kendaraan itu sendiri.

Baca Juga : Jenis Sekring Mobil, Hadir dengan 4 Pilihan Berbeda Bentuk dan Warna 

Sedangkan untuk transmisi otomatis, pengemudi tidak perlu melakukan hal tersebut. Sebab, secara langsung perpindahan gigi akan berlangsung sesuai berat beban kendaraan.

Sehingga lebih mudah untuk melakukan hal-hal ketika berkendara. Ada berbagai komponen transmisi otomatis yang menunjang kinerja kendaraan.

Selain memudahkan anda dalam merubah posisi, transmisi juga membuat fokus saat mengemudi. Sebab, sistem tersebut akan secara otomatis berpindah dengan sendirinya.

Apa Saja Komponen Transmisi Otomatis pada Mobil?

Berbagai jenis kendaraan kini mengalami perkembangan pesat. Salah satu yang hadir dalam inovasi terbaru yaitu sistem transmisi.

Kini sudah banyak tipe mobil yang menggunakan transmisi otomatis. Pada umumnya, sistem tersebut memiliki sebutan sebagai mobil matic.

Ada beberapa jenis komponen yang berperan di dalamnya sehingga bisa bekerja secara maksimal. Semua komponen yang ada di dalamnya akan memiliki bagian fungsinya masing-masing dan bekerja sebagaimana mestinya.

Sebagai pemilik kendaraan, anda perlu mengetahui komponen tersebut secara jelas. Selain itu, anda juga perlu tahu kondisi yang sebenarnya untuk memastikan kinerjanya dengan maksimal.

Saat anda menggunakan motor matic, sebaiknya berikan perawatan dengan tepat. Hal ini bertujuan untuk dapat menjaga kinerja transmisi tersebut. Berikut ini ada beberapa komponen transmisi otomatis, antara lain:

1. Torque Converter

Pada mobil matic terdapat yaitu Torque Converter yang terpasang pada input shaft. Komponen tersebut terpasang rapi dan kencang dengan baut pada flywheel crankshaft.

Komponen pada transmisi tersebut berisikan ATF atau minyak khusus. Hal tersebut mampu memperbesar momen mesin yang akan berlanjut pada bagian transmisi.

Fungsi lain dari komponen tersebut yaitu sebagai kopling otomatis sehingga mampu memindah atau memutus momen mesin terhadap transmisi.

Baca Juga : Penyebab Rem Mobil Bergetar, 3 Masalah yang Umum Terjadi

Tidak hanya itu saja, Torque Converter juga berfungsi untuk membantu memperlembut mesin, meredam getaran, bahkan menggerakkan pompa oli.

2. Brake

Brake menjadi komponen transmisi otomatis kedua yang juga memiliki peranan cukup penting. Komponen tersebut berada pada planetary gear (sun gear, ring gear, atau carrier).

Sehingga bisa menggerakkan untuk memperoleh perbandingan gigi pada mobil. Komponen tersebut bekerja dengan tekanan hidrolik.

Terdapat 2 jenis dari komponen tersebut yaitu band type brake serta wet multiple disc brake. Pada bagian jenis pertama yaitu tipe band brake, komponen memiliki lingkaran pada seluruh brake drum secara berkeliling.

Sehingga bersatu dengan salah satu bagian dari planetary. Saat tekanan hidrolik bekerja pada piston yang berkaitan dengan brake brand, maka akan mengikat brake drum.

Baca Juga : Cara Cek Kompresi Mesin Diesel, Mempengaruhi Proses Kerjanya

Sehingga mengikat bagian planetary untuk tidak bisa bergerak. Sedangkan untuk jenis multiple disc brake diikatkan pada transmisi dan disc.

Komponen tersebut berputar integral dengan masing-masing planetary gear set. Sehingga bagian pada planetary tersebut tidak dapat bergerak.

3. Hydraulic Control Unit

Hydraulic Control Unit berfungsi untuk mengendalikan kinerja brake dan kopling. Komponen ini menggunakan tekanan dari pompa oli. Hal ini berfungsi untuk meningkatkan tekanan hidrolik dan beberapa katup.

Selain itu, pipa akan mengalirkan minyak transmisi ke kopling, brake, dan komponen lainnya. Komponen transmisi otomatis cukup banyak dengan fungsinya masing-masing. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto