Komputer Restart Sendiri, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Komputer Restart Sendiri
Ilustrasi Komputer Restart Sendiri. Foto: Muhafid/HR

Komputer restart sendiri bisa terjadi karena berbagai faktor, baik software maupun hardware. Komputer juga bisa merestart dengan sendirinya karena salah dalam pengaturan.

Masalah ini kerap terjadi khususnya pada PC atau laptop yang menggunakan sistem oprasi Windows baik itu windows 7 bahkan windows 10.

Namun, tidak menutup kemungkinan hal itu juga dapat terjadi pada system oprasi lain yang penyebabnya berawal dari hardware.

Kerusakan-kerusakan pada software dan hardware biasanya tidak tampak atau secara sekilas bisa terlihat baik-baik saja.

Masalah pada ram misalnya, dalam beberapa kasus terjadi kerusakan pada modul berupa lecet atau hanya kotor kecil saja, sehingga ram tetap terlihat baik-baik saja.

Masalah seperti itu dapat menyebabkan perangkat mengalami masalah yang salah satunya adalah merestart tanpa ada notifikasi terlebih dahulu.

Masih ada masalah-masalah lain yang sekiranya penting kita ketahui mulai dari penyebabnya hingga cara menanganinya.

Baca juga: Lenovo Thinkpad X1 Titanium Yoga Resmi Rilis pada CES 2021

Mengatasi Komputer Restart Sendiri

Berikut ini beberapa penyebab beserta cara mengangani masalah Restart atau booting ulang dengan sendirinya baik dari sisi perangkat keras ataupun sistem.

Terdapat Cacat Pada RAM

Ram merupakan salah satu perangkat keras yang berperan inti dalam system computer, terlepas itu PC ataupun laptop.

Setiap data yang komputer proses atau yang sedang berjalan akan menggunakan memori ram untuk menyimpan data program sementara.

Sederhananya program tersebut berjalan pada RAM yang berkolaborasi dengan processor, maka ketika bagian ini bermasalah otomatis semua proses tidak dapat berjalan.

Salah satu dampak dari ini adalah Komputer restart sendiri, pada windows 10 biasanya terdapat pemberitahuan windows error dan layar berubah berwarna biru.

Cacat biasanya terjadi pada bagian modul atau pada kuningan yang terhubung langsung dengan soket pada motherboard.

Ketika perangkat Anda mengalami kejadian ini, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengecek letak masalahnya.

Alat untuk melakukan itu bisa menggunakan penguji RAM bernama Memtest, hasilnya cukup mudah di analisis meskipun hanya untuk memastikan apakah memory ini bermasalah atau pada bagian lain.

Data hasil memtes berupa tampilan layer utama, jika layar utama tampil sama seperti sebelumnya maka RAM aman, tapi ketika terdapat tambahan garis Anda dapat berasumsi kalau RAM bermasalah.

Namun, komputer yang memiliki slot memory dual channel akan lebih beruntung karena ketika keduanya terisi resiko ini akan lebih kecil.

Masalah Driver

Komputer restart sendiri juga bisa berawal dari masalah driver yang tidak update atau drivernya bermasalah.

Diriver ini mewakili perangkat keras dalam sistem, maka ketika ada driver bermasalah dapat menyebabkan konflik perangkat keras pada perangkat.

Konflik perangkat keras itulah yang kemudian menyebakan masalah lain dan salah satunya adalah terjadi booting ulang dengan sendirinya.

Terdapat du acara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini, pertama coba lakukan update pada setiap driver dengan versi yang terbaru.

Driver terbaru bisa Anda dapatkan melalui situs resmi atau menggunakan aplikasi tambanan seperti driver booster, stelah itu install driver versi baru tersebut.

Ketika cara tersebut tidak berhasil, coba dengan memutuskan sambungan semua driver dengan hardwarenya, seperti pada DVD Driver, Audio, Wifi dan yang lainnya.

lalu restart biarkan perangkat merestart ulang sampai berhenti, setelah berhenti, hubungkan kembali semua driver tersebut seperti semula satu-persatu.

Processor Overheat

Processor yang mengalami overhead atau terlalu panas juga bisa menyebabkan masalah komputer restart sendiri.

Biasanya ini terjadi karena perangkat menyala atau beroperasi secara terus-menerus, selain itu juga bisa karena program yang berjalan terlalu berat dan melebihi kapasitas kerja prosessor.

Selain itu, motherboard yang sudah terlalu kotor juga bisa menjadi penyebab CPU mengalami overhead atau terlalu panas.

Supaya dapat mengetahuinya, Anda bisa menggunakan aplikasi seperti Everest atau motherboard utility supaya suhu processor dapat terpantau.

Saat masalahnya benar-benar berawal dari sisni, hal yang perlu Anda lakukan adalah bersihkan motherboard ketika kotor.

Kemudian coba gunakan tambahan kipas pendingin untuk mengendalikan suhu pada cpu agar lebih dingin dan jangan menggunakan aplikasi yang terlalu berat supaya kerja processor tidak over.

Baca juga: Cara Kerja Virus Komputer Menyerang Sistem

Kerusakan Pada Hardware

Penyebab lainnya yang dapat membuat komputer restart sendiri adalah kerusakan pada hardware atau perangkat kerasnya.

Kerusakan tersebut bisa terjadi pada bagian-bagian inti seperti motherboard, kartu gravis, perangkat suara dan perangkat lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, alangkah baiknya Anda membawa komputer kepada teknisi, karena memperbaiki sendiri akan lebih beresiko mengalami kerusakan lain.

Karena Virus

Penyebab terakhir adalah karena adanya virus, beberapa virus komputer terancang khusus untuk menciptakan error pada sistem.

Ada yang khusus bertujuan untuk membuat komputer booting seperti pada kekuarangan Windows 10 pada tahun 2019.

Di mana dengan sebuah tool sederhana sorang hacker dapat membuat PC atau Laptop dengan Windows 10 mengalami blue screen error.

Komputer restart sendiri karena masalah virus sering terjadi, penanganannya adalah dengan menggunakan antivirus resmi atau dengan berhati-hati dalam menggunakan komputer. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid