Lembaga Keuangan Bukan Bank, Pengertian dan Jenis-Jenisnya

lembaga keuangan bukan bank
Pengertian dan fungsi lembaga keuangan bukan bank. Foto: Ist/Net

Lembaga keuangan bukan bank mungkin tak sepopuler perbankan. Namun memahami pengertian dan jenis-jenis sangat penting khususnya untuk calon pengusaha. Lembaga keuangan ini juga bisa menjadi sumber modal usaha yang bisa kita manfaatkan.

Dalam mengelola dana masyarakat,  terdapat lembaga perbankan dan non bank. Kedua lembaga ini bisa didirikan dan beroperasi oleh beberapa orang dengan memenuhi persyaratan yang telah sudah ada.

Selain itu, dalam melaksanakan kegiatannya lembaga pengelola keuangan tersebut harus berpedoman pada panduan dan ketentuan dari institusi yang berwenang atas pengelolaan keuangan masyarakat. Mulai dari lingkup kegiatan hingga pelaksanaan operasi atau kegiatan.

Mendengar lembaga perbankan mungkin sudah tidak asing. Namun istilah lembaga keuangan non bank bisa jadi hal yang masih awam bagi banyak orang. Padahal dalam praktiknya, lembaga non bank ini sering hadir dalam aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Keuangan dan Pentingnya untuk Kemajuan Bisnis

Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank

Lembaga keuangan bukan bank atau yang biasa disingkat LKKB merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pengelolaan dana masyarakat namun bukan berbentuk perbankan.

Bank sendiri memiliki fungsi menyimpan uang dan memberikan kredit. Sedangkan lembaga keuangan non bank memberikan simpan pinjam atau penanaman modal. Keduanya sama-sama bergerak pada ranah keuangan namun memiliki fungsi dan peran yang berbeda.

Sebagai lembaga pengelolaan keuangan masyarakat, LKKB memiliki dasar hukum untuk menjalankan aktivitas atau kegiatannya. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No 38/MK/IV/1972.

Dalam peraturan yang berlaku, lembaga keuangan bukan bank berhak untuk melakukan aktivitas ekonomi secara langsung ataupun tidak langsung. Termasuk dengan menawarkan berbagai program layanannya kepada masyarakat luas.

Aktivitas LKKB antara lain penerbitan atas surat-surat berharga maupun melakukan simpan pinjam. Lembaga ini juga melakukan pengumpulan dana dari masyarakat untuk dialihkan dalam bentuk lain seperti saham.

Fungsi Lembaga Keuangan non Bank

LKKB memiliki fungsi untuk menyimpan uang dari masyarakat. Lebih tepatnya, uang yang tidak ingin berhubungan dengan bank atau dapat mereka gunakan untuk kepentingan tertentu. Misalnya, untuk kebutuhan asuransi sekolah anak orang lantas menyimpannya pada perusahaan asuransi.

Saat menghimpun uang tersebut, perusahaan asuransi mengakumulasikan keuntungan yang terkumpul dan mengalihkannya ke dalam bentuk sesuai keinginan orang yang menyimpan uang tersebut.

Selain itu, lembaga keuangan bukan bank juga berfungsi untuk memberikan kredit bagi masyarakat yang membutuhkan. Contohnya, jika Anda ingin mengangsur motor, maka Anda bisa melakukan pembayaran dengan cara kredit.

Artinya, Anda akan membayar motor tersebut sesuai dengan angsuran sesuai ketentuan. Jika Anda ingin membuka usaha, LKKB juga dapat memberikan modal pada Anda sesuai dengan aturan dan kebijakan yang ada.

Pada dasarnya, lembaga pengelola keuangan bertujuan untuk memberikan manfaat pada masyarakat. Baik itu berupa simpan pinjam, penanaman modal, atau gadai barang.

Hadirnya lembaga keuangan bukan bank memang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola dana yang mereka miliki. Apalagi aspek keamanannya juga lebih baik ketimbang menyimpan uang di rumah.

Selain itu, berdasarkan fungsi dari LKKB juga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi mikro. Usaha mikro kecil juga akan berkembang lebih baik karena daya beli masyarakat mengalami peningkatan ketimbang sebelum adanya lembaga keuangan ini.

Baca Juga: Materi Akuntansi Keuangan yang Wajib Dipahami Pelaku Usaha

Ragam Jenis Lembaga Keuangan Non Bank

Jenis lembaga pengelolaan keuangan jenis ini terhitung cukup banyak. Nah, berikut ini beberapa jenis lembaga keuangan bukan bank yang sebaiknya Anda tahu dan kenali. Jenis ini berdasarkan fungsi dan bidang usahanya.

Pasar modal, tempat untuk membeli surat berharga seperti saham dan obligasi. Menanamkan uang dalam bentuk investasi ini merupakan alternatif selain menabung ke bank.

Koperasi simpan pinjam, tempat melakukan penghimpunan dana masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat dalam bentuk simpan pinjam. Namun untuk bisa mengaksesnya Anda harus menjadi anggota koperasi.

Pegadaian, tempat memberikan sejumlah uang dengan barang berharga sebagai jaminan apabila tidak bisa mengembalikan uang pinjaman. Anda juga bisa berinvestasi dengan emas untuk mendapatkan keuntungan.

Perusahaan asuransi, menghimpun dana untuk kepentingan tertentu seperti pengobatan penyakit, jaminan hari tua, anak masuk sekolah, dan sebagainya.

Selain institusi perbankan yang sangat populer penting pula mengenal lembaga keuangan bukan bank. Jenis lembaga ini juga penting keberadaannya dalam mendukung perkembangan usaha kecil, khususnya sebagai sumber pinjaman modal usaha. (R11/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro