Makin Tak Terkendali, Warga Banjar Positif Covid-19 Bertambah 18 Orang

Makin Tak Terkendali, Warga Banjar Positif Covid-19 Bertambah 18 Orang
Ilustrasi positif Covid-19. Foto:Ist/Net

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Kasus Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, kian tak terkendali.

Berdasarkan data yang disampaikan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha, per hari ini kembali bertambah sebanyak 18 orang warga Banjar terkonfirmasi positif corona.

Agus mengatakan, penambahan sebanyak 18 orang tersebut paling banyak berasal dari Kecamatan Langensari dengan jumlah penambahan 11 orang.

Kemudian Kecamatan Banjar dengan penambahan sebanyak 6 orang.

“Hari terjadi penambahan lagi 18 orang yang positif. Hampir kebanyakan dari pengembangan kasus kontak erat,” kata Agus Nugraha kepada HR Online, Senin (25/1/2021).

Lanjut Agus, untuk penambahan 11 orang asal Kecamatan Langensari tersebut dari Kelurahan Muktisari 7 orang di antaranya S (48) AS (60) SH (17) SN (65 ) tahun, ES (40) ASS (12) dan A (86).

Kemudian, tiga orang dari Desa Kujangsari masing-masing M 51 tahun, N 33 tahun, dan DR 23 tahun serta satu orang inisial W 34 tahun warga Desa Waringingsari.

Selanjutnya penamban 6 orang dari Kecamatan Banjar itu 3 orang warga dari Kelurahan Banjar yaitu D (52) FN (24) dan GS (20).

Sedangkan tiga orang lagi warga Kelurahan Mekarsari PP (15), M (49) dan HS (38). Terakhir satu penambahan satu orang warga Desa Binangun inisial JH 33 tahun.

“Penambahan kasus tersebut bermula dari Surveilance ILI, pasien suspek dan kasus kontak erat. Semua pasien tersebut menjalani isolasi mandiri,” terang Agus.

Baca Juga: Covid-19 Mulai Sasar Anak-anak di Kota Banjar, 8 Kasus Positif

Kasus Covid-19 di Banjar Total 550

Agus menambahkan, dengan bertambahnya 18 orang tersebut jumlah kasus Covid-19 sejak awal masa pandemi di Kota Banjar menjadi 550 kasus.

Rinciannya, kasus konfirmasi aktif sebanyak 183 kasus, sembuh atau selesai isolasi 353 kasus dan meninggal dunia 14 kasus.

“Jumlahnya terus meningkat. Kami harap semua pihak tetap waspada dan jangan kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr. Andi Bastian mengatakan, terkait perkembangan terbaru tentang upaya pencegahan melalui vaksinasi sampai saat ini Dinkes masih menunggu kedatangan vaksin itu.

Rencananya vaksin Sinovak tersebut baru akan tiba di Banjar pada tanggal 27 Januari ini atau hari Rabu besok.

“Sekarang kami masih melakukan berbagai persiapan. Besok tanggal 27 kemungkinan vaksin sinovak sudah datang,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang