Ngarai Terbesar di Tata Surya, Panjangnya Sekitar 4.000 Kilometer

Ngarai Terbesar di Tata Surya
Ilustrasi Ngarai Terbesar di Tata Surya. Foto: news.com.au

Ngarai terbesar di tata surya atau dapat menyebutnya dengan nama Vallis Marineris ditemukan para peneliti yang panjangnya 4.000 kilometer.

Lembah planet Mars ini merupakan terbesar dan menjadi ngarai yang besarnya mencapai sepuluh kali lipat dari Grand Canyon. Dengan sekitar panjang yang membentang tersebut, Vallis Marineris dapat mencakup dari satu per empat lingkaran planet.

Para ilmuwan mengungkapkan jika besarnya ngarai pada planet Mars tersebut juga merupakan salah satu hal yang mungkin saja terjadi sejak miliaran tahun silam. Kemudian, Valles Marineris tersebut juga sebagai wujud kondisi alam Mars yang tidak mungkin manusia serta makhluk Bumi huni.

Ngarai Terbesar di Tata Surya

Melansir Wikipedia, Valles Marineris atau dari bahasa Latin juga dikenal dengan nama Lembah-Lembah Mariner, yaitu sistem yang ada dalam Mars bagian Timur Tharsis. Lembah ini mempunyai panjang sekitar 4. 000 kilometer dengan lebar 200 kilometer serta kedalaman lebih dari 7 kilometer.

Lembah ini pun sangat terkenal sebagai lemah yang paling besar dalam tata surya kita. Valles Marineris juga terletak pada wilayah khatulistiwa planet Merah tersebut. Sistemnya pun mulai dari arah barat Movtis Labyrinthus, lalu bergerak menuju Timur dengan melalui Chasmata Tithonium serta lus.

Kemudian, Chasmata Ophir dan Melas, menuju Coprates Chasma lalu ke Chasmata Ganges, Capri serta ke Eos. Sedangkan, sistem ini pun berhenti pada Chryse Planitia.

Sementara itu, para ilmuwan dan ahli astronomi meyakini lembah ini adalah sebagai ‘retakan’ tektonik yang paling besar yang ada pada planet Mars.

Baca Juga: Planet Ekstrasurya HD106906 b, Planet Misterius di Tata Surya

Temuan ‘Retakan’ Valles Marineris

Valles Marineris atau ngarai terbesar di tata surya tersebut merupakan salah satu temuan yang cukup misterius dan menjadi hal yang para ilmuwan pertanyakan. Mereka memakai kamera dengan resolusi yang tinggi yakni HiRISE atau Short for High Resolution Imaging Science Experiment.

Yang mana berada pada wahana Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, para ilmuwan tersebut mengabadikan momen foto pada lembah sejak 2006 silam. 

Foto ngarai terbesar di tata surya yang paling baru mereka jepret pada tanggal 26 Desember 2020, yang mana menunjukkan keindahan dari lembah atau ngarai. Adapun bentuk dari ngarai raksasa ini memiliki keindahan, namun cukup menjadi tanda tanya untuk para ilmuwan. 

Berbeda dengan Grand Canon yang ada pada planet kita, Valles Marineris tersebut mungkin bukan berasal dari proses pembentukan aliran air dalam kurun waktu yang lama atau miliaran tahun seperti itu.

Pasalnya, ngarai terbesar di tata surya tersebut terlihat pada permukaannya yang terlalu panas serta kering. Sehingga bukan merupakan sungai yang besar dalam pembentukan ngarai seperti itu.

Lalu, mengutip Live Science, jika sebagian besar retakan ada ngarai kemungkinan terbuka sejak miliaran tahun yang lalu saat gunung berapi pada planet Mars tengah menyemburkan magmanya ke permukaan. Magma pun mengalir dari gunung-gunung, tak terkecuali Olympus Mons.

Yang mana gunung tersebut adalah paling besar dalam tata surya. Kemudian, terbentuknya ngarai Valles Marinaris kemungkinan juga menjadi salah satu area yang berasal dari campur tangan alam.

Baca Juga: Teori Bintang Kembar, Proses Pembentukan Awal Tata Surya

Kondisi Ekstrim Planet Mars

Terdapat kondisi ekstrim yang ada pada planet Mars selain temuan ngarai terbesar di tata surya. Yang mana tidak dapat untuk jadi tempat kehidupan manusia.

Seperti, tipisnya atmosfer Mars sehingga menjadikan radiasi matahari mudah sekali masuk. Tentu saja ini sangat berbahaya untuk kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.

Tipisnya atmosfer ini karena tidak adanya medan magnet global yang dapat mempertahankan Mars akan serangan dari meteor atau asteroid yang jatuh. Kemudian, juga karena pada planet Mars tidak adanya air bersih atau sulit mendapatkannya.

Berbeda dengan Bumi, Mars sangat sulit memperoleh air bersih. Mars penuh dengan gurun kering serta tandus. Tak hanya itu saja, suhu yang ada pada planet Mars sangat dingin. Inilah mengapa air bersih hanya dapat kita temukan di beberapa daerah saja, itu pun sangat sulit.

Sehingga temuan dari Valles Marinaris tersebut merupakan kondisi yang sangat mungkin masuk akal terdapat pada planet Mars. Ngarai terbesar di tata surya ini menjadi salah satu contoh yang menyimpan banyak sekali tanda tanya sekalipun termasuk hal yang wajar terjadi pada planet tersebut. (R10/HR Online)

Editor: Jujang