Pandemi Covid-19, Saat Tepat Investasi Properti di Indonesia

Investasi Properti Saat Pandemi
Talkshow "Meneropong Prospek Bisnis Properti di Masa Pandemi 2021” yang disiarkan di saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (26/1/2021). Foto: Istimewa

Investasi properti saat pandemi Covid-19 jadi peluang menguntungkan. Apalagi banyak developer yang berlomba-lomba memberi berbagai macam keringanan dan promo menarik. Hal tersebut disampaikan oleh Marcellius Chandra, salah seorang pengusaha properti di Indonesia pada talkshow “Meneropong Prospek Bisnis Properti di Masa Pandemi 2021” yang disiarkan di saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (26/1/2021).

Marcellius mengaku, sebagai developer merasakan dampak pandemi Covid-19 yang cukup signifikan pada awal-awal pandemi bulan Maret 2020.

“Sangat susah untuk mengajak calon pembeli untuk datang. Mereka juga mengerem, sehingga penjualan turun drastis,” katanya.

Untuk menyiasati hal tersebut, perusahaannya mulai membuat terobosan, salah satunya menjual produk yang menarik. Selain membangun apartemen, ia juga melengkapi apartemen tersebut dengan furniture.

“Bulan Januari ini mulai kelihatan ada perbaikan. Walaupun saat PPKM kembali menurun, tapi kami menerapkan strategi  marketing lewat digital, seperti Instagram, Facebook, dan lainnya,” jelasnya.

Pandemi Covid-19 saat ini, kata Marcellius, sebenarnya masa yang tepat untuk investasi. Karena developer pasti memberikan banyak keringanan.

“Menurut saya justru saat ini masa yang tepat untuk investasi, developer memberi banyak keringanan, dan promo yang menarik,” jelasnya.

Marcellius menambahkan, saat ini perusahaannya juga memberikan subsidi DP untuk para konsumen yang ingin memiliki apartemen.

Peluang Investasi Properti Saat Pandemi Covid-19 Tahun 2021

Hal senada juga diungkapkan Bagas Adhadirga. Pengusaha restoran dari Yogyakarta ini mengatakan, konsep usaha restoran pada era Covid-19 adalah outdoor.

“Ada kemungkinan besar restoran yang nuansanya outdoor semakin digemari setelah era Covid,” katanya.

Nuansa outdoor bahkan sudah mulai diterapkan oleh Bagas. Atas usahanya tersebut, Bagas memperoleh penghargaan dari PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) pada tahun 2020.

“Pada tahun 2020 kami dapat penghargaan dari PHRI. Kebetulan konsepnya outdoor, era pandemi tidak terlalu susah, pada era new normal protokol kesehatan diterapkan. Misalnya tempat duduk berjarak dan kebetulan tempat kami juga cukup luas,” jelasnya.

Bagas juga mengaku, pada awal pandemi usahanya juga terdampak. Tidak ada pengunjung yang datang, lantaran orang masih ketakutan dengan situasi Covid-19.

“Pas kemarin akhir tahun, sudah mulai naik lagi. bahkan kita mencetak pendapatan yang cukup lumayan,” katanya.

Baca Juga: Alasan Memilih Investasi Properti, Jaminan Keuntungan yang Menjanjikan

Sementara Cornelius Francis, pengusaha properti lainnya menyoroti vaksin sebagai harapan agar ekonomi bergairah kembali. Termasuk investasi properti tahun 2021.

“Tahun 2021 akan lebih membaik dibanding 2020,” katanya.

Saat ini, menurut Cornelius, produk properti yang masih diminati adalah landed house atau rumah tinggal.

“Sejak pandemi 2020 di awal, kami sudah berubah, kami beralih ke digital marketing. Semua pemasaran lewat Instagram, YouTube, itu yang kami lakukan,” jelasnya.

Menurut Cornellius, bukan hanya strategi penjualan yang berubah, konsumen juga ikut berubah. Para konsumen ini lebih sering melihat digital marketing, seperti YouTube.

“Malah bagi kami, konsumen dipermudah, dengan video yang bagus, konsumen tak perlu datang jauh-jauh, mereka sudah bisa melihat dari Instagram dan lain-lain,” katanya. (Ndu/R7/HR-Online)

Editor: Ndu