Pemkab Ciamis Bakal Tata TPU Alinayin untuk Pemakaman Muslim dan Non Muslim

TPU Alinayin
Petugas saat membuat jalan untuk akses pemakaman pasien yang meninggal akibat covid-19 di TPU Alinayin. Foto: Eli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis berencana akan menata tempat TPU Alinayin yang kini sudah digunakan untuk pemakaman darurat covid-19 di Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg.

Kabid DPRKPLH Ciamis, Giyatno, menyebut sebagian wilayah Alinayin sejak 2018 sudah masuk dalam rencana untuk TPU.

Adapun luas tanahnya sekitar 5,5 hektar yang nantinya untuk TPU, baik muslim maupun non muslim.

“Untuk penataannya membutuhkan anggaran cukup besar,” kata Giyatno, Rabu (20/1/2021).

Saat ini, tanah di kawasan tersebut masih dimanfaatkan oleh warga untuk bercocok tanam, seperti singkong dan lainnya.

Kendati begitu, warga pun tidak menyoal ketika nantinya pemerintah akan menata untuk TPU.

“Penataan kawasan TPU-nya di tahun 2022 mendatang dengan menyesuaikan anggaran. Sebab kita harus memiliki anggaran sekitar Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar lebih,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Giyatno, pihaknya memilih lokasi TPU yang tepat, seperti di jalur lingkar selatan, namun tidak ada yang layak, kecuali alinayin.

baca juga: Selama PPKM, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Ciamis Meningkat

Pembangunan Taman Pembatas TPU Alinayin

Sementara itu, pihaknya juga sudah menyiapkan master plan TPU Alinayin, baik untuk pemakaman muslim maupun non muslim.

“Nanti sebagai pembatasnya itu kita bangun taman. Tak hanya itu, konsepnya juga akan kita desain sedemikian rupa agar kesannya tidak menyeramkan, termasuk kita siapkan petugas yang akan mengurusnya,” imbuh Giyatno.

Berkaitan dengan lokasi tersebut sebagai tempat pemakaman jenazah yang meninggal akibat covid-19, lanjutnya, tidak menjadi persoalan karena sudah ada rencana sebelumnya akan ada penataan untuk TPU.

“Intinya nanti kita tinggal menata saja,” pungkasnya. (Es/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid