Pemkab Ciamis Berlakukan PPKM, Jam Tayang Kembali Dibatasi

Pemkab Ciamis Berlakukan PPKM
Bupati Ciamis menyatakan Pemkab Ciamis berlakukan PPKM usai rapat persiapan di Aula Setda Ciamis, Sabtu (9/1/2021). Foto: Feri/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis akan Berlakukan PPKM atau pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat pada tanggal 11 Januari sampai 25 Januari 2021.

Hal tersebut sebagai langkah tindak lanjut instruksi dari Gubernur Jawa Barat tentang pemberlakuan PSBB Jawa dan Bali. Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya mengatakan, sesuai instruksi dari menteri dalam negeri (Mendagri) terkait PPKM untuk Jawa dan Bali. Berlaku dari tanggal 11 Sampai 25 Januari 2021.

“Ada tindak lanjut dari Pemprov Jabar, dalam surat Gubernur ada 4 kriteria yang terpenuhi. Kalau satu saja kriterianya tidak memenuhi harus melaksanakan PPKM,” kata Herdiat.

Keputusan Pemkab Ciamis berlakukan PPKM ini setelah melakukan rapat Persiapan PPKM bersama Kepala SKPD dan Forkopimda Ciamis, Sabtu (9/1/2021) di Aula Setda Ciamis.

Herdiat menuturkan, ada 20 kabupaten/kota yang tidak memenuhi 4 kriteria itu, salah satunya Ciamis. Maka dari itu, Kabupaten Ciamis pun akan fokus sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Barat untuk menerapkan PPKM.

“Dengan berat hati, kami akan memberlakukan PPKM. Kepada masyarakat yang baru mau berbenah, harus menghadapi lagi PPKM. Tapi yang lebih penting juga kesehatan untuk masyarakat,” tuturnya.

Herdiat juga menjelaskan, dalam berlakukan PPKM, Pemkab Ciamis akan menerapkannya hampir sama dengan pemberlakuan PSBB. Ada pembatasan jam tayang untuk seluruh kegiatan sampai pukul 19.00. Tidak ada kerumunan masyarakat juga pemberlakuan jam kerja dengan work from home atau WFH.

“PPKM ini juga dilakukan oleh 20 kabupaten/kota di Jawa Barat. Sistemnya nanti juga sama dengan PSBB termasuk jam kerja, 25 persen harus kerja dan 75 persen WFH,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online)

Editor: Dadang