Penyebab Penyakit Step Anak, Gejala, dan Cara Mengatasinya

penyebab penyakit step
Kenali penyebab penyakit step pada anak. Foto: Ist/Net

Penyebab penyakit step anak umumnya berhubungan dengan demam tinggi. Gejalanya terlihat dari bola mata ke atas, pandangan mata kosong, hingga kejang. Cara mengatasinya bisa dengan herbal alami sebagai langkah darurat.

Penyakit step pada anak populer juga dengan sebutan kejang demam. Hal ini terjadi karena gangguan ini muncul saat anak mengalami demam tinggi. Suhu badan anak saat itu biasanya mencapai lebih dari 38 derajat celsius.

Mengutip dari Wikipedia, penyakit ini lumrah terjadi pada anak berumur 6 bulan hingga 5 tahun. Namun kasus step umumnya terjadi pada usia 9 hingga 20 bulan.

Kejang demam merupakan penyakit yang diturunkan. Jika orang tua pernah mengalami kejang deman maka anak mereka berpotensi sangat besar untuk mengalaminya.

Penyakit step umumnya berlangsung singkat dan bukan kondisi yang membahayakan. Meskipun begitu tak jarang orang tua yang panik dan bingung cara penanganan saat anaknya mengalami step.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Diare, Gejala, Cara Mencegah dan Mengatasinya

Faktor Penyebab Penyakit Step pada Anak

Penyebab penyakit step pada anak umumnya berkaitan dengan abnormalitas aktivitas pada sel saraf. Serangan ini kadang menimpa atau bersifat lokal namun juga tak jarang yang menyebar ke seluruh tubuh.

Kejang yang bersifat lokal bisa segera kita tangani sendiri karena tidak berbahaya. Namun untuk step yang menyeluruh membutuhkan penanganan medis yang cepat. Berikut berbagai faktor yang menyebabkan step pada anak.

Demam Tinggi

Faktor risiko terbesar terjadinya step adalah karena suhu tubuh yang naik tinggi. Faktor demam inilah yang membuat gangguan ini juga populer dengan sebutan kejang demam. Anak-anak rentan dengan serangan kejang ini.

Penyebab penyakit step karena suhu badan tinggi bisa terjadi karena banyak faktor. Seperti karena penyakit infeksi pada sistem pencernaan, infeksi pernafasan, infeksi tenggorokan atau telinga, penyakit saluran kemih, dan penyakit infeksi virus lainnya.

Bahkan demam yang terjadi setelah imunisasi anak juga bisa memicu kejang. Dari kasus anak step, umumnya mengalami suhu naik hingga 39-40 derajat celsius. Kasus kecil lainnya bisa dengan suhu badan lebih tinggi lagi.

Sesak Napas

Sejumlah kasus anak kejang demam juga bisa terjadi karena mengalami sesak pernafasan. Kesulitan bernafas ini muncul setelah anak mengalami marah, naik emosi, atau merasakan ketakutan yang berlebihan.

Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan biasanya memang belum mengendalikan emosi maupun respon terhadap lingkungan. Pemahaman dan pengenalan orang tua terhadap anak sangat penting untuk mencegah risiko step.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Varises, Gejala dan Cara Mengobatinya

Faktor Keturunan

Anak-anak yang mempunyai keluarga dengan riwayat step juga bisa menjadi penyebab penyakit step. Jika ada kakaknya yang pernah step, orang tua sebaiknya perlu waspadai jika lahir adik baru.

Pola dalam serangan kejang ini serupa sehingga bisa kita pelajari. Step yang ringan biasanya berlangsung dalam beberapa detik hingga kurang dari 5 menit. Anda bisa segera memberikan pertolongan pertama saat anak mengalaminya.

Meskipun faktor genetik ikut memicu gejala penyakit step namun orang tua juga perlu mengenal kelainan penyakit lainnya. Jika pemicunya bersifat komplikatif sebaiknya segera larikan ke rumah sakit.

Penyakit Epilepsi

Serangan epilepsi juga perlu Anda waspadai karena bisa memicu terjadinya kejang. Faktor penyebab penyakit step yang satu memang berkaitan. Bahkan tak sedikit kasus step yang juga bisa memicu terjadinya epilepsi.

Namun kasus step yang terjadi secara berulang dan akhirnya menjadi epilepsi terbilang jarang. Sebab kejang beruntun akan memicu terganggunya sistem saraf dan mental anak.

Trauma Kepala

Tak sedikit balita yang mengalami trauma kepala karena jatuh atau terbentur. Kurangnya pengawasan orang tua membuat balita rentan mengalami benturan kepala. Penyebab penyakit step ini termasuk berbahaya karena bisa mengganggu sel saraf otak.

Kondisi bayi atau balita yang masih lemah dan dalam perkembangan seharusnya mendapat perhatian orang tuanya. Terlebih bagian belakang kepala balita yang umumnya membutuhkan waktu lebih hingga menjadi lebih sempurna.

Sinar yang Menyilaukan

Tak sedikit kasus step pada anak terjadi karena faktor kurang pahamnya orang tua terhadap bayinya. Cahaya yang terlalu menyilaukan, seperti dari televisi juga bisa mempengaruhi sensitivitas bayi.

Karena itu sangat penting bagi orang tua untuk menjauhkan balitanya dari berbagai faktor lingkungan yang buruk. Termasuk dalam penggunaan HP yang terlalu dekat dengan bayinya.

Terganggunya Senyawa Kimia Otak

Faktor lainnya yang juga bisa menjadi penyebab penyakit step pada anak adalah karena senyawa kimia dalam otak terganggu. Tak sedikit proses kelahiran bayi yang tidak sempurna yang menyebabkan kecacatan pada otak.

Dalam sejumlah kasus, gangguan ini juga bisa terjadi karena kurangnya nutrisi ibu selama mengandung. Hal ini menyebabkan suplai nutrisi untuk tumbuh kembang janin menjadi tidak sempurna.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Alzheimer, Gejala dan Cara Mengobatinya

Gejala Penyakit Step Pada Anak

Kejang-kejang merupakan salah satu gejala penyakit step pada anak yang umum terjadi. Namun tingkat keparahan pada kejang demam ini juga berbeda-beda. Ada yang ringan dan biasanya akan reda sendiri dalam waktu beberapa menit saja.

Ada juga tanda kejang dengan tingkat yang parah atau bahkan hingga memicu terjadinya hilang ingatan. Kondisi kejang ini tak selalu karena demam tinggi namun juga bisa karena faktor lainnya, seperti penyakit.

Terlepas dari berbagai faktor penyebab penyakit step, kejang yang terjadi p[ada anak tak jarang membuat orang tua panik. Karena itu penting mengenal cara mengatasi penyakit step dengan cepat agar tidak berdampak yang berbahaya.

Gejala Step Ringan

Untuk mengetahui jenis gangguan yang satu ini berikut berbagai gejala penyakit step yang wajib orang tua tahu.

Salah satu gejala awal sebelum terjadi step biasanya anak mengalami kejang pada bagian tangan dan kaki. Kejang awal ini biasanya seperti kaku dan sulit anak untuk menggerakkan tangan atau kakinya sehingga akan menangis.

Pada step yang ringan gejala kejang yang terjadi biasanya bersifat menyeluruh dan berlangsung singkat. Dari beberapa detik sampai 5-10 menit. Gejala ini juga tidak akan berulang dalam waktu 24 jam.

Selain menjadi pemicu dan penyebab penyakit step, demam tinggi yang terjadi pada anak juga merupakan tanda awal yang sebaiknya Anda waspadai. Apalagi jika suhu tubuh anak naik hingga 38 derajat celcius atau lebih.

Gejala Step Berat dan Kompleks

Untuk kasus step kompleks, kejang yang terjadi bisa berlangsung cukup lama bahkan lebih dari 15 menit. Bahkan kondisi ini kadang berulang beberapa kali dalam waktu 24 jam.

Gejala step lainnya yang lebih parah juga bisa terjadi adalah hilangnya kesadaran hingga pingsan. Namun kondisi semacam ini memperlihatkan penyakit yang parah dan membutuhkan penanganan medis yang cepat.

Pertolongan Pertama dan Cara Mengatasi Step Anak

Kejang demam pada anak selalu menjadi kekhawatiran para orang tua. Sayangnya, banyak orang tua yang tidak siap saat anaknya mengalaminya. Karena itu penting bagi orang tua untuk lebih mengenal gejala dan penyebab penyakit step.

Lantas bagaimana cara mengatasi step anak, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama? Berikut ini berapa langkah darurat yang bisa Anda lakukan dengan cepat.

Baringkan Anak ke Lantai

Saat Anda melihat tanda atau gejala serangan kejang demam, sebaiknya segera baringkan anak ke lantai. Langkah ini agar Anda lebih mudah dan leluasa dalam memberikan pertolongan darurat.

Lancarkan Pernafasan

Selanjutnya cek denyut nadi maupun pernafasan anak. Jika anak mengenakan baju ketat sebaiknya segera lepas dan pastikan anak bisa bernafas dengan lega dan lancar. Jika perlu berikan pernafasan buatan atau oksigen tambahan.

Menurunkan Demamnya

Anak yang mengalami kejang umumnya karena demam tinggi sebagai penyebab penyakit step. Karena itu langkah selanjutnya yang penting adalah meredakan atau menurunkan suhu badan anak.

Anda bisa memberikan obat penurun panas dari apotek. Lakukan juga kompres. Jika kejang terjadi hingga pingsan, Anda bisa memberikan obat penurun panas melalui duburnya.

Memiringkan Tubuh

Alternatif lain dalam memberikan pertolongan pertama pada anak yang mengalami kejang demam adalah dengan memiringkan badannya. Langkah ini berguna untuk melancarkan pasokan oksigen yang menuju ke otak.

Siapkan Obat Anti Step

Kejang demam terjadi secara tiba-tiba dan mendadak. Sebagai orang tua yang baik tentunya perlu menyiapkan obat anti step sebelum anak mengalaminya. Apalagi jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit ini. Coba konsultasikan dengan dokter.

Segera Larikan ke Rumah Sakit

Jika kondisi kejang anak tidak menurun setelah beberapa pertolongan yang Anda berikan sebaiknya segera larikan anak ke rumah sakit terdekat. Lebih ideal lagi jika Anda memiliki dokter keluarga yang bisa Anda hubungi jika darurat.

Itulah berbagai faktor penyebab penyakit step yang wajib orang tua tahu. Kenali juga gejala maupun riwayat penyakit keluarga. Anda bisa memberikan pertolongan pertama untuk mencegah dampak buruk yang bisa terjadi. (R11/HR Online)

Editor: Jujang