Penyebab Penyakit Tetanus, Gejala Hingga Cara Pengobatan yang Tepat

Penyebab Penyakit Tetanus, Gejala Hingga Cara Pengobatan yang Tepat
Ilustrasi penyebab penyakit tetanus. Foto: scientificanimations.com

Penyebab penyakit tetanus bisa terjadi karena beberapa hal. Anda jangan sepelekan hal tersebut karena bisa menimbulkan bahaya. Clostridium tetani merupakan bakteri yang bisa menimbulkan penyakit tetanus menyerang tubuh.

Sehingga akan merusak saraf penderitanya, bahkan mengganggu sistem pernafasan dan mengancam nyawa. Infeksi kuman yang terjadi akan membuat kondisi tubuh menjadi tegang dan kaku.

Bahkan menimbulkan rasa yang menyakitkan melalui luka yang ada dalam kulit. Bakteri akan masuk melalui luka tersebut. Bahkan bakteri tetanus akan mudah ditemui pada tanah, kotoran hewan, dan debu.

Sebenarnya untuk mengatasi infeksi yang terjadi ,ada cara mudah yang bisa anda lakukan. Cara tersebut yaitu melakukan vaksinasi atau memperoleh anti tetanus ketika anda terluka.

Sebenarnya bakteri tersebut akan mudah sekali hidup dan menyerang manusia. Sebab, bakteri akan hidup bertahan lama pada beberapa media dan akan mengeluarkan racun ketika menyerang manusia.

Serangan racun tersebut akan menyerang saraf dan menimbulkan gejala tetanus. Apalagi jika anda belum mendapatkan vaksin anti tetanus, tentu akan mudah sekali terserang.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Gondok, Gejala dan Cara Mengatasinya 

Penyebab penyakit tetanus tersebut karena adanya bakteri yang mematikan masuk melalui luka pada kulit. Jika tidak segera ditangani, penyakit tersebut justru bisa berujung kematian.

Meski sudah memiliki imunisasi antivirus, namun hal ini tidak berlangsung seumur hidup. Maka dari itu, ada penanganan injeksi booster ketika seseorang mengalami luka yang bisa beresiko terinfeksi tetanus.

Penyebab Penyakit Tetanus yang Mematikan

Saat seseorang mengalami luka pada permukaan kulit, baik karena luka bakar, kecelakaan atau terkena benda tajam, beberapa hal ini beresiko terkena infeksi tetanus.

Kuman dan bakteri yang masuk dalam tubuh melalui luka akan mengeluarkan racun yang mengancam saraf. Karena alasan inilah mengapa sebagian besar penderita tetanus berujung kematian.

Jika gejala yang timbul itu sendiri karena toksin yang bakteri berikan pada tubuh, maka akan mengontrol otot. Bila sudah terjadi seperti ini, tentu membuat tubuh tidak stabil.

Sebelum mengetahui pengobatannya, anda perlu tahu apa sebenarnya faktor terjadinya. Bakteri Clostridium tetani menjadi salah satu penyebab utama penyakit tetanus yang bisa menyerang melalui luka pada tubuh.

Baca Juga : Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Autoimun, Wajib Dihindari

Seseorang yang terluka akan meningkatkan resiko terkena penyakit tersebut. Sebab, spora bakteri akan mudah masuk ke dalam luka tersebut.

Sehingga bisa mengeluarkan racun berbahaya dalam tubuh. Racun yang dikeluarkan bakteri tersebut akan menyerang saraf sehingga mengontrol otot atau neuron motorik.

Ada beberapa kondisi seseorang bisa beresiko terserang bakteri tetanus. Antara lain yaitu terkena luka bakar, terluka karena tusukan paku atau jarum, dan infeksi gigi.

Tidak hanya itu saja, penyebab penyakit tetanus menyerang juga karena anda tergigit serangga, operasi yang tidak menggunakan alat steril, bahkan luka karena terkontaminasi kotoran.

Gejala Tetanus

Penyakit akibat bakteri ini bisa menyerang siapa saja, bahkan anak-anak. Tetanus termasuk penyakit berbahaya yang akan menimbulkan gejala dalam waktu 4-21 hari.

Sebaiknya segera pergi ke dokter untuk bisa mencegah timbulnya penyakit tersebut. Ada beberapa gejala dari penyebab penyakit tetanus.

Anda akan mengalami rasa pusing, demam, berkeringat secara berlebihan, dan jantung terasa berdebar lebih kuat. Apalagi jika memang anda sudah terserang tetanus, maka akan mengalami beberapa gejala yang semakin serius.

Baca Juga : Cara Penularan Penyakit Disentri, Bisa Terjadi dengan Mudah dan Cepat

Pengobatan Tetanus

Setelah mengetahui gejala dan penyebabnya, anda juga perlu tahu cara pengobatannya. Pengobatan yang bisa anda lakukan yaitu untuk segera bawa ke dokter.

Dokter akan mengambil tindakan sesuai dengan riwayat vaksinasi yang sudah penderita dapatkan. Setelah memperoleh vaksinasi tetanus, baru diberikan obat anti racun tetanus.

Hal ini bertujuan agar bisa mengatasi terjadinya infeksi. Namun, bagi anda yang belum mendapatkan vaksinasi, perawatan rumah sakit pun dibutuhkan.

Sehingga bisa memperoleh antibiotik, antitoksin, serta obat relaksan otot. Penyembuhan penyakit ini bisa mencapai waktu kurang lebih hingga 16 minggu lamanya.

Maka dari itu, ketika anda terluka. sebaiknya untuk segera memberikan pengobatan yang tepat. Hal ini untuk menjaga agar anda tidak terkena bakteri mematikan tersebut.

Sebaiknya cari tahu apa saja penyebab penyakit tetanus, gejala, hingga pengobatan yang bisa anda lakukan. Hal ini bertujuan agar penanganannya bisa cepat dan tepat. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah