Penyebab Penyakit Varises, Gejala dan Cara Mengobatinya

Penyebab Penyakit Varises, Gejala dan Cara Mengobatinya
Gejala dan penyebab penyakit varises. Foto: Ist/Net

Penyebab penyakit varises terutama berhubungan dengan berat badan berlebih maupun kebiasaan hidup. Gejala varises terutama rasa pegal dan nyeri pada kaki sehingga sulit berjalan. Ada banyak obat herbal sebagai cara menghilangkannya.

Varises, menurut Wikipedia, merupakan kondisi melebarnya pembuluh balik atau vena. Gangguan ini termasuk sering terjadi, bahkan 10 hingga 20 persen orang di dunia mengalaminya. Penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria.

Seperti kita tahu, tubuh manusia mempunyai pembuluh darah arteri dan vena. Jika arteri mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh, pembuluh vena bertugas mengembalikan darah dari berbagai tubuh menuju ke jantung.

Meskipun penyebab penyakit varises bukan karena genetika, namun hampir separo orang yang menderita varises memiliki keluarga dengan riwayat penyakit yang sama. Ini tentunya akan meningkatkan risiko orang terkena gangguan ini.

Penyebab Penyakit Varises dan Faktor Risikonya

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab varises. Selain pada kaki, gangguan ini juga bisa terjadi pada bagian tubuh lainnya. Namun karena kaki mendapat tekanan paling berat dari tubuh sehingga varises banyak terjadi pada kaki.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting karena gangguan ini menyerang bagian pembuluh darah vena. Berikut ini berbagai faktor risiko dan penyebab penyakit varises yang wajib Anda tahu.

Obesitas

Obesitas merupakan orang yang memiliki berat badan berlebihan. Bobot tubuh bagian atas yang berat akan menyebabkan kaki mendapatkan tekanan secara berlebihan. Karena itu banyak orang obesitas yang mengalami varises.

Tekanan yang berlangsung lama pada pembuluh darah kaki akan berpengaruh terhadap pembuluh darah sehingga terjadi varises. Orang obesitas selain jarang berjalan, mereka akan lebih sering duduk atau tidak banyak bergerak.

Kehamilan

Seperti obesitas, wanita yang sedang hamil juga sangat berisiko dan menjadi penyebab penyakit varises. Kehadiran janin dalam rahim akan meningkatkan berat badan ibu. Apalagi tingkat konsumsi ibu juga akan meningkat sehingga akan bertambah gemuk.

Berat badan ibu hamil akan semakin meningkat seiring umur janin dalam kandungan. Kehamilan juga akan meningkatkan kebutuhan darah. Selain karena berat badan yang bertambah, pembuluh darah juga akan melebar karena kehamilan.

Saat hamil, banyak bagian tubuh ibu yang membutuhkan darah lebih banyak, khususnya bagian kaki dan panggul. Karena itu sangat wajar jika ibu hamil mengalami varises. Tak jarang gangguan ini muncul saat awal kehamilan.

Perubahan Hormon

Tubuh juga kadang mengalami perubahan. Seperti pada wanita yang melalui proses kelahiran memiliki risiko terkena varises. Namun faktor penyebab penyakit varises ini lebih besar kemungkinannya pada proses kelahiran normal.

Perubahan hormon yang terjadi setelah melahirkan akan bisa menekan aliran darah. Tekanan ini akan bisa menyebabkan pembuluh darah mengalami peregangan atau pelebaran. Namun varises biasanya terjadi setelah beberapa bulan pasca kelahiran.

Berdiri Terlalu Lama

Kebiasaan berdiri dalam waktu yang lama juga bisa menyebabkan terjadinya varises. Posisi berdiri akan membuat tubuh bagian bawah mengalami tekanan, khususnya pada bagian panggul dan kaki.

Tekanan dari badan pada bagian kaki saat berdiri akan menyebabkan pembuluh darah vena menjadi melebar. Jika berlangsung lama kondisi ini akan menyebabkan terjadinya varises.

Kebiasaan Duduk Lama

Faktor lainnya yang juga bisa menjadi penyebab penyakit varises adalah kebiasaan duduk yang terlalu lama. Baik karena tuntutan kerja, lingkungan, maupun kebiasaan yang tidak kita sadari. Jika berlangsung lama ini akan memicu terjadinya varises.

Duduk merupakan posisi yang membuat pembuluh darah menerima tekanan yang besar. Akibatnya untuk menuju ke jantung, darah dalam saluran vena membutuhkan tekanan yang besar. Karena itu sering gerakkan badan agar aliran darah lebih lancar.

Paparan Sinar Matahari

Faktor penyebab penyakit varises lainnya juga bisa karena paparan dari sinar matahari. Utamanya pada orang yang memiliki kulit yang sensitif, seperti orang yang memiliki kulit lebih putih.

Sinar ultraviolet siang tak hanya berbahaya untuk kulit, namun juga bisa menyebabkan pembuluh darah vena melebar. Jika paparan berlangsung lama bisa memicu terjadi varises ringan pada sejumlah bagian tubuh.

Riwayat Orang Tua

Anda yang memiliki orang tua dengan riwayat gangguan pembuluh darah berisiko lebih tinggi terkena varises. Bukan penyakitnya yang bersifat genetis, melainkan jenis atau bentuk pembuluh darah yang bisa menjadi penyebab penyakit varises.

Riwayat kelainan pada bentuk pembuluh darahnya biasanya juga berkaitan dengan penyakit jantung maupun stroke. Mereka umumnya memiliki pembuluh darah yang lebih lemah dan melebar. Inilah yang meningkatkan risiko varises.

Faktor Usia

Selain kaum wanita, para orang tua yang telah berusia lanjut juga lebih rentan mengalami varises. Faktor usia akan menyebabkan pembuluh darah menurun elastisitasnya dan lebih lemah. Karena itu varises akan lebih mudah terjadi.

Secara alami, pembuluh darah orang lanjut usia juga lebih meregang. Jika pembuluh darah ini mengalami tekanan akan menyebabkannya rentan dengan gangguan. Bahkan kebanyakan vena kaki mereka berwarna kebiruan yang kurang oksigen.

Kebiasaan yang Buruk

Penyebab penyakit varises juga bisa karena kebiasaan yang buruk atau salah. Seperti sering menumpangkan atau mengangkat kaki ke atas meja saat duduk. Posisi ini akan memberikan tekanan yang lebih besar pada pembuluh darah kaki.

Begitu juga dengan kebiasaan memakai atau mengenakan pakaian yang terlalu ketat bisa mengganggu aliran darah. Kebiasaan buruk ini akan mengganggu kelancaran aliran darah., Sehingga meningkatkan risiko terkena varises.

Gejala Varises dan Bahayanya

Jika Anda merasakan adanya gejala varises sebaiknya segera periksakan ke dokter. Selain akan mengganggu penampilan, bahaya varises juga akan memicu gangguan kesehatan lainnya.

Apalagi penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita. Varises tak hanya menurunkan rasa percaya diri, namun juga membuat keindahan kaki wanita terganggu. Berikut ini berbagai gejala varises yang wajib Anda tahu.

Pembuluh Darah Terlihat Biru

Salah satu tanda varises pada kaki adalah warna pada pembuluh darah yang terlihat kebiruan. Kondisi ini terjadi karena terjadi arus balik dalam pembuluh darah vena. Kondisi ini juga populer dengan sebutan oksigenisasi vena.

Pembuluh vena memiliki katup yang berfungsi untuk mencegah terjadinya arus balik. Melemahnya katup maupun dinding vena ini bisa menyebabkan terjadinya arus balik. Kondisi inilah yang menjadi penyebab penyakit varises.

Terjadi Benjolan dan Kaki Bengkak

Gejala varises yang juga sering terjadi adalah timbulnya benjolan. Tanda ini sebenarnya memperlihatkan kondisi penyakit yang sudah cukup parah atau terlambat penanganannya. Benjolan ini kadang dengan terjadinya pembengkakan.

Selain terasa nyeri terutama saat berjalan, munculnya benjolan juga akan sangat mengganggu penampilan kaki. Adanya benjolan juga akan mengganggu aliran darah pada pembuluh vena.

Kaki Terasa Pegal

Gangguan pada pembuluh vena kaki akan menyebabkan rasa pegal pada bagian kaki tersebut. Gejala varises ini termasuk umum dan banyak terjadi. Rasa pegal juga memperlihatkan beban kaki yang terlalu berat dalam menopang tubuh.

Namun rasa pegal sebagai tanda varises sebaiknya jangan Anda pijat. Pemijatan justru akan membuat kondisi menjadi semakin parah. Akan lebih baik jika Anda segera memeriksakan ke dokter untuk memastikannya.

Rasa Gatal dan Panas pada Kaki

Selain rasa nyeri, tak jarang penderita varises juga merasakan kaki yang panas. Bahkan tak jarang kondisi ini terjadi beserta timbulnya rasa gatal. Hal ini membuat kaki terasa sangat tidak nyaman.

Hal ini terjadi karena adanya gangguan pada aliran darah yang tidak segera mendapat penanganan. Karena itu Anda perlu segera periksakan ke dokter untuk memastikan dan mendapatkan penanganan yang cepat.

Kram Otot

Gejala varises juga bisa berupa terjadinya kram otot, khususnya pada bagian kaki. Gangguan yang ada akan menyebabkan aliran darah berjalan tidak semestinya. Namun tanda ini kadang hilang sendiri dan muncul lagi lain waktu.

Cara Menghilangkan Varises Secara Alami

Setelah mengenal penyebab penyakit varises beserta gejalanya, lantas bagaimana cara mengatasinya. Selain penanganan medis yang dilakukan dokter, Anda juga bisa menggunakan cara menghilangkan varises secara alami.

Ada beberapa bahan herbal yang bisa Anda manfaatkan untuk meredakan gejala varises. Berikut ini beberapa bahan obat varises alami yang bisa Anda gunakan untuk penanganan darurat.

Minyak Zaitun

Bahan herbal ini sudah terkenal lama untuk kesehatan maupun kecantikan. Kandungan nutrisinya juga berkhasiat untuk meredakan gejala varises yang ada. Minyak zaitun efektif untuk melancarkan peredaran darah.

Untuk menggunakannya siapkan mangkuk kecil dan tuangkan minyak zaitun ke dalamnya. Kemudian tambahkan minyak esensial atau minyak vitamin E dan aduk rata. Setelah itu tinggal oleskan pada kaki yang varises.

Bawang Putih

Anda juga bisa menggunakan bawang putih untuk obat varises. Siapkan 6 siung bawang putih lalu iris dan simpan dalam botol. Tuangkan 2 sdm minyak zaitun dan air perasan jeruk ke dalamnya dan diamkan seharian.

Setelah itu Anda bisa menggunakan dengan cara mengoleskan pada kaki yang sakit. Lakukan hal ini secara rutin hingga rasa sakitnya mereda.

Itulah beberapa penyebab penyakit varises yang wajib Anda tahu. Dengan mengenali gejala yang ada sejak ini Anda bisa mengatasi dan mengobatinya dengan bahan herbal alami. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara