Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaBerita TerbaruPenyebab V Belt Motor Sering Putus, Mempengaruhi Masa Pemakaian

Penyebab V Belt Motor Sering Putus, Mempengaruhi Masa Pemakaian

Penyebab v belt motor sering putus bisa karena berbagai masalah. Sebenarnya penggunaan komponen tersebut memang memiliki masa pemakaian sendiri.

Semua tergantung dari cara pemakaiannya. Beberapa faktor sering mempengaruhi kinerja komponen kendaraan. Bahkan meski usianya belum lama, tidak berarti komponen baik-baik saja.

Maka dari itu, sebaiknya selalu cek komponen kendaraan untuk bisa mengetahui apakah kondisinya masih bagus atau tidak. Jika anda hanya menggunakannya tanpa perawatan, justru bisa timbul masalah.

Ketika masalah tersebut muncul, sebaiknya segera berikan penanganan yang tepat. Sebenarnya penanganannya pun berbeda-beda. Anda perlu tahu apa saja komponen yang ada dalam kendaraan dan fungsinya.

Baca Juga : Penyebab Piringan Cakram Bunyi, Lakukan Pengecekan Secara Rutin

Sehingga ketika sewaktu-waktu bermasalah, anda bisa mengatasinya dengan cepat. Seperti v belt pada sepeda motor yang sering bermasalah.

V belt putus menjadi masalah yang sering terjadi bagi pemilik kendaraan, terutama motor matic. Pada umumnya, sebagian besar orang berfikir jika jarak tempuh menjadi salah satu penyebab v belt motor sering putus.

Padahal hal ini tidak memiliki pengaruh yang cukup besar. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Sebagai pemilik kendaraan, jangan biarkan komponen mengalami kerusakan dengan cepat.

Sebaiknya berikan perawatan untuk menjaga semua komponen agar bisa bekerja dengan optimal. Hal ini untuk tetap menjaga keselamatan selama berkendara.

Penyebab V Belt Motor Sering Putus

V belt motor pada umumnya memiliki usia pemakaian sampai jarak 20.000 km. Namun, hal ini tidak bisa menjadi patokan anda baru bisa menggantinya.

Apalagi untuk sepeda motor matic, maka masa pemakaiannya bisa lebih singkat. Apalagi jika terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi masa pemakaiannya.

Bahkan ketika komponen tersebut sudah minta diganti, akan terlihat retak dari sisi-sisinya. Selain itu, ada juga faktor yang cukup berpengaruh yaitu kondisi pulley depannya.

Ketika pulley terasa seret akan berpengaruh pada kinerja v beltnya yang sering tertarik-tarik. Maka dari itu, untuk menjaganya agar tetap berperforma, sebaiknya lakukan penggantian sebelum mencapai jarak tersebut.

Berikut ini ada beberapa penyebab v belt motor sering putus, antara lain:

Membawa Beban dan Kondisi Jalan

Penyebab v belt motor sering putus bukan karena jarak tempuh yang telah dilewati. Akan tetapi, karena bagian akselerasinya atau beban kerja belt.

Sebenarnya komponen ini memiliki peranan yang cukup penting dalam pemakaiannya. Jika tidak ada penyebabnya, tentu komponen bisa bekerja dengan baik.

Baca Juga : Sekring Motor Putus, Ada Beberapa Penyebab dan Cara Mengatasinya

Namun, akan timbul masalah ketika komponen langsung open throttle saat kendaraan dalam posisi diam. Apalagi jika anda gas secara maksimal dengan membawa beban, tentu fungsi komponen bisa berkurang.

Bahkan bisa-bisa v belt putus di tengah jalan. Saat anda berada dalam medan yang menanjak juga bisa menjadi penyebab komponen tersebut putus.

Itulah mengapa anda perlu berhati-hati ketika mengendarai sepeda motor dalam kondisi jalan apapun, terutama tanjakan. Hal ini bertujuan agar v belt bisa bertahan lebih lama.

Transmisi Kering

Penyebab v belt motor sering putus juga bisa karena transmisinya lupa tidak memberikan pelumas. Transmisi pada sepeda motor memiliki peranan yang cukup penting.

Bagian transmisi motor gigi dan matic berbeda. Jika matic transmisi harus dalam keadaan kering agar tidak mengganggu kerja v belt. Anda bisa melumasi bagian tersebut dengan grease atau gemuk. Jika hal ini tidak anda lakukan, komponen akan menjadi seret. Hal ini menyebabkan v belt semakin terasa berat.

Pulley Seret

Ada masalah lain yang sering mengakibatkan v belt putus tiba-tiba. Sebenarnya masalah ini hanyalah sepele, namun sebaiknya segera mengatasinya.

Jika anda jarang menservis komponen CVT sepeda motor, tentu akan terjadi hal ini. Sehingga kondisi grease atau gemuk akan kering seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Baca Juga : Motor Vario Gredek, Solusinya Bersihkan Mangkok Kampas Ganda

Jika tidak, justru roller peyang dan mengakibatkan pulley depan menjadi tidak maksimal atau seret. Agar hal ini tidak terjadi, sebaiknya berikan perawatan dengan melakukan servis semua komponen secara rutin.

Semua komponen kendaraan perlu perawatan secara berkala. Hal ini bertujuan agar anda tetap aman saat berada dalam perjalanan.

Begitu juga dengan v belt. Sebaiknya cari tahu penyebab v belt motor sering putus untuk memberikan penanganan yang tepat. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img