Perbedaan Ujub dan Takabur, Penyakit Dalam Diri yang Dibenci Allah SWT

Perbedaan Ujub dan Takabur, Penyakit Dalam Diri yang Dibenci Allah SWT
Ilustrasi perbedaan ujub dan takabur. Foto: izi.or.id

Perbedaan ujub dan takabur bisa dilihat dari pengertian dan contohnya. Namun, keduanya merupakan penyakit hati yang banyak tertanam dalam diri seseorang.

Kedua hal tersebut merupakan sifat yang ada dalam tubuh dan menjadi salah satu hal buruk yang harus anda hindari. Ujub dan takabur menjadi penyakit hati yang sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan hingga saat ini.

Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda. Bahkan keduanya menjadi penyakit mematikan sepanjang zaman. Sehingga mengakibatkan amalan manusia menjadi sia-sia.

Tidak hanya itu saja, penyakit tersebut dapat merusak serta melahirkan kekejian dan kekerasan seperti riya. Ada banyak hadits yang menjelaskan akan perilaku ini menurut agama Islam.

Sebagai umat muslim, sebaiknya anda menghindari kedua penyakit hati tersebut. Penyakit ini bisa merusak akhlak dan amalan perbuatan baik.

Sehingga menimbulkan terjadinya kerusakan moral dan tidak mendapatkan pahala. Perbedaan ujub dan takabur sudah ada penjelasannya dalam beberapa ilmu agama Islam.

Bahkan tidak hanya itu saja, ada juga dalil tentang keduanya beserta contoh perilaku yang harus anda hindari. Berikut ini ada hadist Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang penyakit tersebut.

Isinya tidaklah masuk surga barang siapa yang dalam hatinya terdapat kesombongan yang sebesar biji dzarah (atom) sekalipun.

Baca juga: Kisah Saad bin Abi Waqqash, Pria Ketiga yang Masuk Islam

Perbedaan Ujub dan Takabur Menurut Ajaran Islam

Dalam agama Islam, ada dua jenis penyakit hati yang tidak bisa sembuh dengan begitu saja. Namun, hal tersebut bisa anda cegah dengan bertaqwa kepada Allah SWT.

Ada juga hadits yang menjelaskan akan 3 hal yang bisa membinasakan manusia. Hal tersebut yaitu kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, serta seseorang yang membanggakan dirinya sendiri.

Padahal menyembah Allah SWT dan memiliki sifat tawakal menjadi obat yang mujarab untuk mengatasi penyakit tersebut. Cara tersebut juga mampu mencegah timbulnya kedua sifat buruk tersebut.

Berikut ini ada beberapa penjelasan secara singkat akan apa yang dimaksud dengan penyakit hati menurut ajaran agama Islam.

Pengertian Ujub

Ujub dalam bahasa memiliki makna membanggakan diri sendiri. Namun, ada anggapan lainnya yaitu seseorang yang membanggakan ia sendiri padahal hal tersebut bukanlah haknya.

Perbuatan ini masuk dalam akhlak tercela dan tidak Allah SWT inginkan. Bagi orang yang memiliki penyakit ini, akan meremehkan atas perbuatan dosa yang terjadi pada kelakuannya sendiri.

Bahkan hatinya pun akan buta dan justru melakukan perbuatan dosa tersebut. Sehingga perasaan takut terhadap Allah SWT hanya sedikit.

Dari sinilah terlihat perbedaan ujub dan takabur jika anda lihat secara jelas. Ujub menjadi penyakit yang banyak menyerang manusia tanpa tersadari.

Bahkan hal tersebut sebagaimana hadist Rasulullah SAW:

Baca juga: Akhlak Kepada Orang Tua Sebagai Bukti Bakti Dalam Ajaran Agama

Pengertian Takabur

Dalam mengetahui perbedaan ujub dan takabur, anda juga perlu memahami keduanya. Kedua penyakit tersebut menjadi wabah yang sering menyerang manusia tanpa ia sadari.

Takabur memiliki artian berbangga diri dan memang benar adanya jika posisinya berada diatas orang lain. Hal ini seperti yang sudah tertulis jelas dalam firman Allah SWT Surat Ghafir ayat 60:

Arti secara luas dari takabur yaitu sifat menolak kebenaran. Penyakit yang satu ini merupakan hal buruk yang bisa menjadikan seseorang tertutup terhadap Allah SWT.

Ketika seseorang memiliki sifat sombong dan angkuh terhadap orang lain dan membanggakan diri sendiri. Penyebab hal ini terjadi karena seseorang tersebut merasa sudah memiliki kelebihan baik dalam segala hal.

Sehingga dapat kesimpulan jika kedua sifat tersebut memiliki arti berbeda, namun sama-sama tercela. Bahkan Allah SWT telah memberikan penjelasan akan memasukkannya dalam api neraka.

Maka dari itu, sebagai umat manusia, sebaiknya untuk memiliki rasa syukur terhadap apa yang telah anda miliki. Jangan sampai kedua penyakit tersebut bersarang pada tubuh dan pikiran.

Perbedaan ujub dan takabur terletak dari hal yang bisa menjadi kebanggaan sebenarnya dan tidak. Namun, keduanya sama-sama memiliki sifat sombong dan angkuh. (Muhafid/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid