PPKM Mulai Diterapkan, Satgas Banjaranyar Ciamis Gencarkan Razia

PPKM mulai diberlakukan, Gugus Covid-19 Banjaranyar Ciamis gencarkan razia. Foto: Suherman/HR.
PPKM mulai diberlakukan, Gugus Covid-19 Banjaranyar Ciamis gencarkan razia. Foto: Suherman/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- PPKM mulai diterapkan pada 11 Januari hingga 25 Januari mendatang. Satgas Gugus Covid-19 Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pun akan lebih gencar lagi menggelar razia di sejumlah titik keramaian.

Camat Banjaranyar, Dedi Iwa Saputra, mengatakan, sejak penerapan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kecamatan Banjaranyar bersama Satgas Covid-19 langsung menindaklanjutinya dengan melakukan koordinasi lintas sektor.

Seperti dengan UPTD Puskesmas, unsur TNI dan Kepolisian, serta para kepala desa juga BPD. Unsur inilah yang nantinya akan pihaknya libatkan dalam Satuan Gugus Tugas untuk melakukan razia atau operasi pada beberapa titik keramaian.

“Selama ini jumlah positif Covid-19 wilayah Kecamatan Banjaranyar juga mengalami peningkatan. Sehingga perlu adanya upaya penekanan penurunan kasus,” terang Dedi Iwa Saputra, usai melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor wilayah Kantor Kecamatan Banjaranyar, Selasa (12/01/2021).

Baca Juga : Satgas Covid-19 Bubarkan Kerumunan Warga Pangandaran yang Sedang Antri BLT

PPKM mulai diterapkan, pihaknya pun berharap tingkat penyebaran Covid-19 bisa berkurang. Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan supaya semua cepat terbebas dari wabah virus Corona.

Kasus Positif Covid-19 Bertambah

Sementara itu, Kepala UPTD PKM Cigayam, Ari Angga Rianto, mengatakan, memasuki tahun 2021, tingkat kasus positif Kecamatan Banjaranyar mengalami penambahan.

“Dari catatan kami per hari Senin kemarin, kasus positif bertambah lagi. Di Desa Sindangrasa 1 orang, Desa Pasawahan 1 orang, dan hari ini Selasa 12 Januari, kami menemukan kembali kasus positif di Desa Cikaso. Hasil swab-nya baru keluar tadi siang,” terangnya.

Ari berharap, dengan meningkatnya kasus positif tersebut bisa menjadikan cambuk bagi perilaku hidup masyarakat. Khususnya masyarakat Kecamatan Banjaranyar, agar tidak mengabaikan imbaun pemerintah.

Ia juga menegaskan, virus Corona ini ada, jadi masyarakat juga harus bisa lebih berperan aktif dalam upaya pencegahan. Jangan sampai lalai dengan prokes.

“Jika virus itu hinggap pada diri kita, maka bukan hanya kita yang akan merasa sakit dan rugi. Namun, keluarga sekeliling kita pun akan merasakan dampaknya. Maka dari itu, kita harus selalu jaga kesehatan, jangan lupa untuk menerapkan 3M. Baik di rumah, apalagi saat bepergian,” tandas Ari. (Suherman/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah