Sampah Bisa Ditukar Jadi Sembako di Bank Sampah Kartini Ciamis

Bank Sampah Kartini
Bank Sampah Kartini merayakan ulang tahun kedua dengan membagikan santunan. Foto: Ferry/HR

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Bank Sampah Kartini, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis mempunyai inovasi luar biasa yakni bisa menukarkan sampah dengan sembako. Inovasi tersebut membuat kebanggaan tersendiri, dan masyarakat mendapatkan manfaatnya langsung.

Bank sampah ini mempunyai gerakan memilah sampah organik dan anorganik. Untuk sampah organik itu berasal dari sampah rumah tangga, yang nanti bisa jadi pakan ikan. Sementara untuk sampah anorganik, memiliki nilai ekonomi daur ulang.

Direktur Bank Sampah Kartini Ciamis Aan Samsiah menjelaskan sampah anorganik biasanya untuk kerajinan tangan berupa alat-alat rumah tangga atau hiasan rumah.Hasilnya nanti bisa dijual oleh anggota.

“Saya mempunyai toko sembako, jadi inovasi bank sampah kami juga yaitu bisa tukarkan sampah dengan sembako. Inovasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan anggota bank sampah,” katanya, Selasa (5/1/2021) saat peringatan HUT ke 2 tahun, bank sampah, Aula Desa Imbanagara Raya.

Aan menuturkan, dalam peringatan HUT ke 2 tahun Bank Sampah Kartini, pihaknya juga memberikan santunan kepada masyarakat yang kurang mampu dan kaum dhuafa. Bank sampah  yang berdiri pada tanggal 21 September 2018 ini meskipun masih kecil, namun mampu berprestasi pada tingkat Kabupaten.

“Kami mampu mandiri, menghasilkan karya-karya yang tentunya kreatif dan inovatif,” katanya.

Bank sampah ini awalnya hanya mempunyai 28 anggota, hari ini sudah sekitar 288 orang anggota. Aan bingung ketika memulai gerakan bank sampah ini, namun dengan tekad kuat dan keiklasan hati dan dukungan oleh DPRKPLH Ciamis, bank sampah Kartini mampu berdiri sampai saat ini.

“Bahkan kegiatan-kegiatan kami itu murni dari kerja keras kami, tidak dari anggaran desa atau pun anggaran lainnya. Kami bisa mandiri,” ungkapnya.

Bank Sampah Kartini Kumpulkan Receh Selama 2 Tahun Hingga Rp 112 Juta

Selain memilah sampah, lanjut Aan, pihaknya juga mengajak kepada para anggota dan ibu-ibu Desa Imbanagara Raya untuk mengumpulkan uang receh Rp 500 rupiah sisa belanja dari bank sampah.

“Alhamdulilah, setelah 2 tahun mengumpulkan uang receh, kini terkumpul sebanyak Rp 112 juta. Ini sangat luar biasa sekali, karena dengan Rp. 500 rupiah bisa sangat bermanfaat. Nantinya kita akan bagi kepada masyarakat yang membutuhkan terutama ke kaum dhuafa,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Ciamis, Giyatno mengatakan, bank sampah Kartini ini menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Ciamis. Karena, bank sampah ini bisa menukarkan sampah jadi sembako.

“Inovasi bank sampah ini sangat luar biasa sekali. Bahkan dari kementerian LHK juga kemarin ingin mengunjungi bank sampah ini, karena inovasinya bagus yaitu sampah dengan sembako,” katanya. (Ferry/R9/HR-Online)

Editor: Dadang