Sinyal Radio FM dari Jupiter Benarkah Milik Alien? Ini Fakta Sebenarnya

Sinyal Radio FM dari Jupiter
Ilustrasi Sinyal Radio FM dari Jupiter. Foto: esquiremag.ph

Sinyal radio FM dari Jupiter terdeteksi NASA. Ganymede adalah bulan milik Jupiter yang mengeluarkan gelombang radio FM dan telah tertangkap oleh pesawat tanpa awak yang mengorbit pada planet terbesar dalam tata surya. Duta Besar dari NASA mengatakan jika itu bukan berasal dari alien.

Sinyal Radio FM dari Jupiter

Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) telah mendeteksi keberadaan gelombang radio FM yang berasal dari bulan Jupiter. Bulan tersebut bernama Ganymede.

Terdeteksinya sinyal radio tersebut menjadi penemuan pertama kali yang terjadi sepanjang sejarah. Kemudian, muncul pertanyaan, apakah sinyal radio tersebut berasal dari alien?

Melansir Wion, sinyal yang datangnya dari Ganymede tersebut bukan milik alien. Sinyal tersebut berasal dari elektron medan magnet.

Medan elektromagnetik mengakibatkan elektron yang ada di dalamnya berputar-putar serta terjadi osilasi jauh lebih lambat daripada laju kecepatan putaran yang sebelumnya.

Kemudian, hal tersebut mengakibatkan semua gelombang radio dan juga gelombang elektromagnetik menjadi lebih kuat. Sinyal radio FM dari Jupiter tersebut terdeteksi oleh pesawat luar angkasa yang sedang melayang dalam ruang antariksa tersebut.

Tak hanya itu saja, elektron-elektron tersebut pun menghasilkan aurora yang ada dalam spektrum ultraviolet.

“Elektron itu berputar pada medan magnet planet Jupiter. Itu menyebabkan adanya kebisingan radio yang telah kami dengar,” ungkap NASA.

Baca Juga: Badai Petir di Jupiter Mengandung Amonia dan Percikan Tak Terduga

Medan Magnet Ganymede

Peristiwa tertangkapnya sinyal radio FM yang berasal dari Ganymede, bulan planet terbesar tersebut memberikan informasi lain mengenai kondisi pada bulan tersebut. Layaknya Bumi, Ganymede mempunyai inti besi yang berupa cairan dengan menghasilkan medan magnet.

Lalu, hal tersebut membentuk aurora dengan mengeluarkan cahaya yang ada di sekeliling daerah kutub utara dan juga kutub selatan bulan tersebut.

Ketika planet Jupiter sedang berputar, maka medan magnet yang ada akan bergeser dan mengakibatkan aurora Ganymede bergoyang.

Sementara itu, NASA melalui Direktur Divisi Ilmu Planet, Jim Green telah menyebutkan jika penemuan sinyal radio FM dari Jupiter tersebut telah mencengangkan.

Mereka pun akhirnya melakukan pengembangan dengan pendekatan yang baru. Hal tersebut mempunyai tujuan dalam mengetahui tubuh planet besar dalam tata surya secara lebih lengkap dengan menggunakan teleskop.

Dari hal tersebut, mereka ketahui jika Ganymede mempunyai banyak kandungan air. 25 kali lebih banyak daripada kandungan air lautan planet Bumi. Bahkan kedalaman lautannya mereka perkiraan sangat dalam yakni mencapai 800 kilometer.

Kemudian, bulan planet Jupiter tersebut menjadi satu diantara lima bulan dalam tata surya dengan kandungan lautan atau samudera yang tersembunyi. Lalu terletak pada bagian bawah permukaan es.

Bulan lain milik planet Jupiter adalah Europa serta Callisto, mempunyai kandungan gas. Sementara dua bulan lain yaitu Enceladus serta Titan, mengitari planet Saturnus.

Baca Juga: Foto Planet Jupiter Paling Detail, Banyak Fakta Terungkap

Fakta Ganymede Sebagai Bulan Terbesar dalam Tata Surya

Tahukah anda, sebelum penemuan sinyal radio FM dari Jupiter terjadi, terdapat fakta jika Ganymede adalah salah satu bulan yang paling besar dalam tata surya kita?

Ia adalah salah satu bulan milik Jupiter yang pertama kali ditemukan oleh Galileo Galilei. Pada awalnya, ia mempunyai anggapan jika terdapat empat objek sebagai bintang yang mana akhirnya ia menyadari jika itu adalah satelit dari Jupiter.

Dari penemuan inilah yang mana memberikan pemahaman jika Bumi bukan merupakan pusat dari tata surya. Seperti satelit lain, Ganymede pun mengitari Jupiter pada jarak 1,070 juta kilometer. Dalam satu putaran, Ganymede memerlukan waktu 7 hari dalam waktu Bumi.

Akan tetapi, apabila Jupiter tidak ada, maka Ganymede, yang merupakan tempat asal sinyal radio FM dari Jupiter tersebut, kemungkinan besar dapat menjadi planet tersendiri.

Karena satelit ini adalah satelit yang paling besar dengan luas permukaannya sekitar 87 juta kilometer dengan radius rata-rata 2.631,2 kilometer.

Dengan ukuran sebesar itu, Ganymede jauh lebih besar daripada planet Merkurius dan sedikit lebih kecil daripada Mars. Terdapat alasan lain yang menjadikan Ganymede dapat menjadi planet sendiri adalah mempunyai medan magnet.

Tentu ini yang tidak Bulan kita miliki. Dengan adanya medan magnet ini, sinyal radio FM dari Jupiter tertangkap oleh pesawat luar angkasa milik NASA. (R10/HR Online)

Editor: Jujang