Soal KBM Tatap Muka, Disdik Ciamis Tunggu Keputusan Kepala Daerah

Soal KBM Tatap Muka, Disdik Ciamis Tunggu Keputusan Kepala Daerah
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Asep Saeful Rahmat. Foto:Fery/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Semua sekolah baik SD maupun SMP di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dinyatakan siap melaksanakan KBM tatap muka.

Hal itu berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Ciamis ke setiap sekolah.

Namun demikian, Dinas pendidikan Kabupaten Ciamis saat ini masih menunggu keputusan dari kepala daerah untuk membuka kembali pembelajaran tatap muka pada semester genap nanti.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Dr. H. Asep Saeful Rahmat mengatakan, berdasarkan hasil dari verifikasi untuk belajar tatap muka, sebanyak 739 sekolah dasar (SD) dan 127 SMP di kabupaten Ciamis layak untuk melaksanakan tatap muka.

“Persyaratan atau indikator untuk KBM tatap muka di masa pandemi Covid-19 di semua sekolah baik itu SD maupun SMP telah memenuhi. Kemudian kita data dan dilampirkan untuk diusulkan kepada kepala daerah,” katanya, Selasa (12/1/2021).

Asep menjelaskan, meskipun saat ini semua sekolah telah terverifikasi dan layak untuk melaksanakan KBM tatap muka. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan kepala daerah.

“Semua kewenangan untuk membuka atau menutup sekolah itu keputusanya kepala daerah, jadi kita masih menunggunya,” jelasnya.

Menurutnya, dengan diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini, mudah-mudahan dapat menurunkan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis.

“Sehingga, nantinya KBM tatap muka bisa dilaksanakan dengan lancar, aman dan tentunya selalu memperhatikan protokol kesehatan Covid-19,” tuturnya.

Asep menambahkan, jika nanti sekolah dapat melaksanakan KBM tatap muka. Maka, sekolah agar senantiasa memperhatikan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan covid-19.

“Selain itu juga senantiasa ikhlas dan tetap semangat memberikan bimbingan dan arahan pada anak-anak peserta didik untuk senantiasa menjalankan PHBS dan disiplin protokol kesehatan saat berada di sekolah,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online)

Editor: Jujang