Surga di Telapak Kaki Ibu, Kiasan Kata yang Penuh Makna

Surga di Telapak Kaki Ibu, Kiasan Kata yang Penuh Makna
Ilustrasi surga di telapak kaki ibu. Foto: gomuslim

Surga di telapak kaki ibu mengandung makna yang banyak dan sifatnya menyentuh hati. Hal ini juga menjadi salah satu isi dari hadist Nabi Muhammad SAW.

Sebagai umat Islam, tentu hal ini menjadi salah satu hal yang penting anda ketahui. Bahkan hampir semua umat Islam sudah mengenal dengan pepatah tersebut.

Makna dari kalimat tersebut yaitu langkah kaki seorang ibu dapat menentukan jalan hidup anak-anaknya. Secara agama, seorang ibu berakhlak mulia dan beriman kepada Allah SWT memiliki pengaruh penting kepada buah hatinya.

Bahkan secara medis, seorang ibu yang cerdas akan terbukti melahirkan anak yang cerdas. Nabi Adam As diciptakan Allah SWT dari tanah, kemudian Siti Hawa dari tulang rusuk sebelah kirinya.

Hal ini menjadikan kehidupan Nabi Adam As lebih bermakna. Sedangkan setiap manusia lahir dari seorang ibu dalam keadaan lemah.

Bahkan dari seorang ibu, anak disusui dan tumbuh berkembang hingga menjadi dewasa. Seorang ibu mengasuh anaknya dengan kasih sayang.

Bahkan proses kehidupan anak tergantung dari seorang ibu. Semua ini menuju pada hadist Nabi Muhammad SAW yang artinya surga di telapak kaki ibu.

Dari sinilah keberadaan seorang ibu cukup penting. Sebab, melahirkan, menyusui, membesarkan, mengasuh, dan mendidik anak menjadi tanggung jawab yang besar.

Hal ini juga sudah tertulis jelas pada hadits Nabi Muhammad SAW yang menyerukan untuk menghormati ibu. Bahkan dalam hadits tersebut sampai terucap 3 kali baru ayah. Hal inilah yang menjadi perbedaan kedudukan antara ibu dan ayah dalam menanggungjawabkan anaknya.

Baca juga: Arti Muhasabah Diri, Hakikat dan Manfaat Menurut Ajaran Islam

Makna Surga di Telapak Kaki Ibu

Kata kiasan dalam agama Islam ini mengatakan jika seorang ibu memiliki peranan yang cukup penting. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa anda wajib menghormati dan berbakti padanya.

Penuhi kepentingan seorang ibu dari kepentingan anda sendiri. Ibarat anak hanyalah sebuah debu yang berada pada bawah kaki. Sehingga jika ingin meraih surga, wajib menghormatinya.

Dalam agama Islam, seorang ibu memang memiliki peran penting. Maka dari itu, kedudukannya cukup tinggi. Bahkan kedudukan tersebut lebih tinggi daripada seorang ayah.

Ada hadits dari Abu Hurairah ra menjelaskan jika seseorang datang pada Rasulullah SAW dan bertanya “Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?”.

Nabi Muhammad SAW menjawab “Ibumu”. Seseorang tersebut bertanya hingga 3x dan Rasulullah menjawab dengan kata-kata yang sama yaitu ibumu, baru kemudian ayahmu.

Dalam hadits tersebutlah kiasan tersebut mengandung banyak bermakna. Sebagai seorang anak, anda wajib berbakti dan menghormati 3x lebih tinggi dari ayah.

Bukan berarti anda tidak wajib menghormati ayah. Namun, dari banyaknya pengorbanan para ibulah, hal ini membedakan kedudukan yang berbeda.

Peran Ibu Terhadap Anak

Dengan memaknai arti dari surga dibawah telapak kaki ibu, sebagai seorang anak, anda perlu mengamalkannya. Artian dari kalimat tersebut menunjukkan betapa pentingnya peranan seorang ibu dalam kehidupan sehari-hari.

Mengandung

Dalam rahim seorang ibu telah dikandung seorang anak, baik laki-laki atau perempuan. Dari rahim ibulah anak bisa tumbuh dan berkembang. Alasan inilah mengapa anggapan surga di telapak kaki ibu.

Dalam kondisi lemah dan merasa lelah, ibu mengandung dan menjaganya hingga bayi lahir. Bahkan selama 9 bulan, seorang ibu merasakan banyak hal yang tidak bisa dirasakan orang lain.

Melahirkan dan Menyusui

Peranan yang lain juga bisa diambil dari kalimat surga di telapak kaki ibu, yaitu melahirkan dan menyusui. Kondisi melemah dan bertaruh nyawa seorang ibu rasakan yang sedang melahirkan.

Hal ini perlu anda tahu betapa perjuangannya saat itu. Setelah melahirkan, menyusui menjadi keharusan hingga waktu sudah ada dalam ketentuan-Nya.

Perjuangannya tidak ada yang bisa menyamai. Maka dari itu, hormati, kasihi, sayangi, dan patuhi semua perintahnya. Sebab, tidak ada seorang ibu yang akan mencelakakan anaknya.

Baca juga: Makan Halal dan Haram, Penjelasan dan Contohnya Menurut Agama

Membesarkan dan Mendidik

Peranan yang lain yaitu merawat, membesarkan, hingga mendidiknya hingga tumbuh dewasa. Hal ini menjadi tanggung jawab ibu.

Maka dari itu, besarnya anak dan akhlaknya bisa tergantung dari peran seorang ibu. Itulah mengapa kiasan surga di telapak kaki ibu sangat erat di telinga penganut agama Islam. (R10/HR-Online)

Editor: Muhafid