Tak Terlihat 3 Hari, Nenek 76 Tahun di Kota Banjar Diduga Hilang di Sungai Citapen

Tak Terlihat 3 Hari Nenek 76 Tahun di Kota Banjar Diduga Hilang di Sungai Citapen
BPBD Kota Banjar beserta sejumlah relawan saat persiapan pencarian di sungai Citapen, untuk mencari Nenek Empi (76) yang diduga hilang. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Empi, seorang nenek berusia 76 tahun warga RT 38/18, Lingkungan Siluman Baru, Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, diduga hilang di sungai Citapen.

Untuk melakukan pencarian tim Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar pun melakukan susur di lokasi sungai Citapen.

Menurut keterangan Kepala BPBD Kota Banjar, Kusnadi dari laporan yang ia terima, Nenek Empi diduga menghilang sejak hari Sabtu tanggal 23 Januari atau sekitar dua hari yang lalu.

Kusnadi menuturkan, awalnya warga masyarakat sekitar tidak begitu curiga dengan menghilangnya nenek Empi tersebut. Karena dari informasi warga, ia dianggap memiliki indera keenam, dan sudah biasa menghilang atau tidak menampakan diri.

Namun, menghilangnya nenek Empi kali ini menimbulkan pertanyaan warga karena sudah hampir dua hari lebih belum terlihat kembali ke rumahnya. Selain itu juga tidak terlihat melakukan aktivitas.

“Dari informasi warga, nenek Empi memang sudah biasa menghilang. Tapi karena sudah dua hari belum terlihat, akhirnya warga melapor ke BPBD,” kata Kusnadi kepada HR Online, Senin (25/1/2021).

Lanjut Kusnadi mengatakan, selain memiliki indera keenam, nenek Empi juga tidak memiliki riwayat menderita penyakit atau dalam keadaan sehat. Akan tetapi, kondisinya sudah uzur.

Karena kebetulan lokasi rumahnya berada dekat dengan sungai Citapen, maka diperkirakan ada kemungkinan ia menghilang terbawa arus sungai.

Menindaklanjuti adanya laporan warga tersebut, kemudian tim BPBD bersama sejumlah relawan dan TNI-Polri, hari ini Senin (25/1/2021) melakukan pencarian dengan dengan menyusur sungai Citapen.

“Dia kan sudah uzur dan diperkirakan ikut terbawa arus sungai. Makanya pagi ini juga kami terjunkan dua perahu karet untuk proses pencarian di sungai Citapen. Semoga saja bisa ditemukan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Purwaharja, Ferry Angga, membenarkan ada salah seorang warganya yang diduga hilang tersebut. Dan saat ini masih dalam pencarian oleh tim BPBD.

“Betul. Sekarang BPBD sedang melakukan pencarian,” singkatnya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto