Tebing Setinggi 10 Meter di Kota Banjar Longsor, Tutup Akses Jalan Desa

Tebing Setinggi 10 Meter di Kota Banjar Longsor
Tim petugas BPBD Kota Banjar saat evakuasi longsoran tanah dari tebing setinggi 10 meter, di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Sabtu (23/1/2021) malam, menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor.

Peristiwa longsoran tanah dari tebing setinggi sekitar 10 meter tersebut, terjadi di RT 14/6, Dusun Priagung, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibatnya, longsoran tebing tersebut menutup akses penghubung jalan Desa Binangun dan Desa Neglasari.

Kepala Desa Binangun, H. Karjono, mengatakan, bahwa sekitar pukul 21.00 WIB, ia mendapatkan informasi terjadi longsoran tanah yang menutup akses jalan warga.

“Setelah itu tadi malam juga kami langsung koordinasi dengan pihak BPBD, karena khawatir terjadi longsor susulan,” kata H Karjono kepada HR Online, Minggu (24/1/2021).

Lanjut Karjono, selain longsoran tanah, angin kencang juga menyebabkan satu buah pohon kawung ikut tumbang ke jalan.

Akibatnya, akses jalan penghubung dua desa dari arah desa Binangun menuju Desa Neglasari, lewat Dusun Priagung sempat terhambat, karena tertutup material longsoran tanah.

“Material longsoran tanah yang menutup jalan cukup banyak. Akses warga sempat ditutup sementara sambil menunggu proses evakuasi,” jelas Karjono.

BPBD Kota Banjar Evakuasi Material Longsoran Tebing Setinggi 10 Meter

Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Firmansyah, mengatakan, longsor tanah tersebut akibat guyuran hujan deras.

“Hujan menyebabkan tanah yang berada di atas bukit, ikut terseret oleh arus air dan runtuh ke jalan,” katanya Minggu (24/1/2021).

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kejadian kondisi jalan dalam keadaan sepi. Hanya saja, akses jalan warga sempat terganggu karena tertutup material longsoran tanah dari tebing setinggi 10 meter.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya akses warga menjadi terganggu” ucap Firmansyah.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk membuka akses jalan tersebut, BPBD bersama aparat kepolisian dan TNI serta sejumlah relawan, langsung mendatangi lokasi untuk evakuasi material longsoran tanah.

Saat ini akses jalan sudah kembali normal. Material longsoran tanah yang menutup jalan juga sudah diangkut dan dibersihkan oleh tim petugas.

“Tadi pagi kami langsung evakuasi material longsoran tanah itu. Sekarang baru selesai dan akses warga sudah kembali normal,” ujarnya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto