Tekanan Zat Padat dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tekanan Zat Padat dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-Hari
Ilustrasi Tekanan Zat Padat. Foto: mdoshea.ie

Tekanan zat padat penting untuk kita ketahui. Hal ini seringkali kita menemukannya dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengetahui dengan benar apa yang terjadi.

Misalnya saja, pada saat kita berjalan ke suatu kondisi jalan yang licin, maka sangat disarankan jika memakai alas kaki seperti sepatu boot. Hal ini dilakukan agar tidak mudah terpeleset.

Lalu, apabila kita melihat seekor bebek yang dengan mudah mencari mangsa pada tanah berlumpur. Sementara itu, ayam tidak dapat melakukan hal yang sama.

Inilah yang dapat kita sebut dengan tekanan pada benda padat. Lantas, bagaimana penjelasan tekanan zat padat? Untuk mengetahuinya secara lebih mendalam, dapat kita simak ulasannya sebagai berikut.

Baca Juga: Perbedaan Gelombang Transversal dan Longitudinal, Apa Saja?

Tekanan Zat Padat

Mengutip Wikipedia, zat padat merupakan salah satu dari empat bentuk materi dasar, sama juga dengan benda lain seperti cairan, plasma, dan gas yang mana memiliki massa dan menempati ruang. Lantas, tekanan benda padat adalah besarnya gaya yang ada pada benda setiap satuan luas pada bidang tekanan.

Kemudian, apabila anda sedang mendorong sesuatu benda misalnya uang logam ke sebuah bidang, maka anda telah memberikan gaya untuk uang logam tersebut.

Selanjutnya, besarnya tekanan pada uang logam tersebut akan bergantung pada seberapa besar gaya yang anda berikan serta pada luas bidang tersebut.

Jadi, jika melihat percobaan tersebut, terdapat kesimpulan bahwa ada dua faktor yang bisa mempengaruhi pada tekanan zat padat. Kedua faktor tersebut tak lain yaitu luas permukaan bidang yang anda tekan serta gaya yang anda berikan.

Menurut cara sistematis, kaitan antara gaya, tekanan, serta luas bidang tekan, bisa kita ketahui dari gaya tekanan dibagi dengan luas bidang permukaan. Sehingga akan dihasilkan tekanan pada benda tersebut.

Konsep tekanan sendiri berbanding lurus dengan penyebaran gaya pada luas bidang. Jika gaya yang anda berikan pada benda semakin banyak, maka tekanan yang akan diperoleh juga bertambah semakin besar.

Kemudian sebaliknya, semakin luas permukaan benda, maka tekanan yang akan benda hasilkan semakin kecil. Jadi, antara tekanan dan juga luas permukaan mempunyai perbandingan terbalik.

Berikut ini adalah beberapa contoh tekanan zat padat yang dapat anda lihat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

Sirip Ikan

Sirip ikan dengan ukuran yang lebar akan mempermudahnya dalam mengarungi air dengan lincah dan bebas. Ini karena ikan mendapatkan gaya dorong dari sirip yang bergerak.

Lalu, sirip memberikan tekanan dalam jumlah yang besar pada air saat bergerak. Dengan demikian, ikan mendapatkan gaya dorong air sebagai hasil reaksinya.

Baca Juga: Perubahan Wujud Benda Beserta Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Kapak

Mata kapak yang tajam sengaja untuk memperbesar tekanan pada kayu atau benda agar terbelah. Tentu saja hal tersebut akan semakin mempermudahnya dalam membelah daripada kapak yang tidak tajam.

Membelah kayu dengan mata kapak tajam hanya membutuhkan tenaga yang kecil atau sedikit daripada kapak dengan mata yang tumpul. Dalam perbandingan gaya yang keluar adalah sama.

Terlebih lagi, kapak dengan luas permukaan yang kecil akan mendapatkan hasil reaksi tekanan zat padat yang lebih mudah dan cepat. Tentu hal ini memudahkan pekerjaan.

Sepatu Boot

Secara tidak langsung, para petani sawah berlumpur telah menggunakan metode gaya atau tekanan pada benda padat. Lumpur akan mempersulit telapak kaki untuk berjalan, maka dengan sepatu boot masalah terselesaikan tanpa takut terpeleset. 

Hal ini karena sepatu boot mempunyai permukaan yang luas untuk pijakan. Sehingga, kaki tidak dengan mudah masuk dalam lumpur saat berjalan. Tentu saja bisa membantu pijakan agar tetap aman dan nyaman.

Sepatu Salju

Penduduk daerah bersalju pasti menggunakan sepatu jenis ini dalam memperoleh tekanan. Sepatu dengan ukuran permukaan yang lebih lebar dapat memperkecil tekanan berat tubuh pada salju. Dengan demikian, akan dapat dengan mudah melewati jalanan yang licin tanpa takut terjatuh atau terpeleset.

Secara langsung atau tidak langsung, aktivitas kita dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari konsep fisika. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan konsep tekanan zat padat. Dengan mengerti penjelasan tersebut, anda mungkin dapat membantu dalam memahami konsep penerapannya dalam kehidupan sekeliling kita. (R10/HR Online)

Editor: Jujang