Tes Rapid Antigen Sasar Penumpang dan Sopir di Terminal Pangandaran

Tes Rapid Antigen Pangandaran
Tes rapid antigen di Terminal Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Entang/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Sejumlah penumpang dan sopir angkutan umum di Terminal Pangandaran, Jawa Barat menjalani tes rapid antigen, Rabu (27/1/2021).

Selain penumpang dan sopir angkutan, para pedagang yang berjualan di lokasi terminal juga ikut tes rapid antigen. Termasuk juga pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran yang bertugas di terminal.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Dishub Provinsi Jawa Barat dan Dishub Kabupaten Pangandaran. Pelaksanaannya dilakukan oleh sejumlah tenaga kesehatan dari Labkesda Jawa Barat

Kepada UPTD P3LLAJ Wilayah III Dinas Perhubungan Jawa Barat, Mohammad Dani Fulton, mengatakan, pemeriksaan kesehatan dengan tes rapid antigen, bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Sasarannya adalah para pedagang, sopir angkutan umum, penumpang dan pegawai Dishub yang berada di terminal. Tesnya sendiri gratis,” katanya.

Dani menegaskan kegiatan tersebut juga untuk mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19 di terminal. 

“Terminal merupakan simbol dari pergerakan orang-orang yang hilir mudik dengan berbagai aktivitas serta keperluan masing-masing. Untuk itu dilaksanakan rapid antigen secara acak,” jelasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 orang ikut menjalani tes rapid antigen. “Alhamdulillah jumlah tersebut sesuai dengan target. Hasilnya dari yang ikut tes rapid antigen, semuanya negatif,” ungkapnya.

Menurut Dani, pelaksanaan tes rapid antigen tidak hanya dilakukan di terminal Pangandaran. Tetapi juga dilaksanakan di terminal lainnya di Jawa Barat.

“Kegiatan tes rapid antigen juga dilakukan di tempat lain, yakni di terminal yang ada di wilayah III seperti terminal Garut, Tasik, Ciamis, Banjar, termasuk Pangandaran,” katanya.

Selain pelaksanaan tes rapid antigen, Dishub Jabar juga memasang alat kelengkapan protokol kesehatan di terminal-terminal yang ada di wilayah Priangan Timur, termasuk di terminal Pangandaran.  

“Tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, kami siapkan. Selain itu, kami mewajibkan penumpang dan lainnya menggunakan masker dan menjaga jarak saat berada di terminal,” katanya.

Dani berharap terminal bisa bebas dari Covid-19 dan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. (Entang/R7/HR-Online)

Editor: Ndu