Warga Kota Banjar Meninggal Dunia Karena Corona, Dari Kluster Hajatan

Warga Kota Banjar Meninggal Dunia Karena Corona,
Ilustrasi meninggal dunia karena Corona. Foto : Ist/Net

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Satu lagi warga Kota Banjar, Jawa Barat, meninggal dunia karena virus Corona. Pasien Covid-19 yang meninggal dunia Sabtu (9/1/2021), dari kluster hajatan.

Pelaksana Satgas dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, dr. Agus Budiana mengatakan, pasien positif virus Corona yang meninggal dunia tersebut adalah seorang laki-laki, asal Kelurahan/Kecamatan Purwaharja.

Pasien Corona yang meninggal dunia tersebut, pada 9 Januari sekitar pukul 02.20 WIB, setelah dua hari menjalani perawatan di RSUD Kota Banjar.

“Ya. Ada satu lagi pasien positif Covid-19 yang meninggal tadi pagi,” kata dr. Agus kepada HR Online, Sabtu (9/1/2021).

Lebih lanjut Agus menambahkan, sebelumnya pasien tersebut masuk RSUD Banjar pada tanggal 7 Januari 2020. Adapun statusnya yaitu sebagai pasien suspek, serta memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Tim petugas langsung memakamkan pasien meninggal karena Corona tersebut, dengan menggunakan prosedur pemakaman Covid-19.

“Tadi pagi sudah langsung dimakamkan oleh tim petugas, di TPU Dipatiukur Kelurahan Banjar,” tutur Agus.

Ia menambahkan, dengan penambahan satu orang yang meninggal hari ini, hingga saat ini akumulasi pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 12 orang.

Rinciannya adalah satu orang warga asal Kelurahan Mekarsari, satu warga Desa Kujangsari, satu orang warga Kelurahan Banjar. Kemudian, satu orang asal Desa Neglasari, dan satu orang asal Kelurahan Hegarsari.

Warga Kota Banjar yang meninggal dunia karena Corona selanjutnya, 2 orang asal Kelurahan Pataruman, 1 orang ASN dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Kemudian, 1 orang Apoteker, 1 warga Desa Sukamukti, 1 warga Kelurahan Mekarsari, serta 1 pasien asal Kelurahan Purwaharja yang meninggal dunia hari ini.

“Jumlah yang meninggal dunia karena Corona menjadi 12 orang. Kami harap warga masyarakat dan semua pihak tetap waspada. Dan patuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan,” ujarnya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto