15 Warga Positif Corona di Desa Selacai Ciamis Lakukan Isoman

Sebanyak 15 warga positif Corona di Dusun Ciawitali, RT. 05, RW. 14, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan isolasi mandiri. Foto: Edji Darsono/HR.
Sebanyak 15 warga positif Corona di Dusun Ciawitali, RT. 05, RW. 14, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan isolasi mandiri. Foto: Edji Darsono/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sebanyak 15 warga positif Corona di Dusun Ciawitali, RT. 05, RW. 14, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan isolasi mandiri.

Dengan adanya warga yang terkonfirmasi positif virus Corona, akses masuk ke lingkungan RT. 05, RW. 14, Dusun Ciawitali, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis ditutup sementara.

Camat Cipaku, Yayan M Supyan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga lingkungan Dusun Ciawitali. Mereka tidak mengucilkan atau menstigma negatif terhadap 15 warga positif Corona yang ada di lingkungannya.

Baca Juga : Camat Baregbeg Ciamis Beri Bantuan Kepada Warga Positif Covid-19

“Mereka justru memberikan dukungan moril dan materil secara swadaya dengan membagikan sembako kepada warga yang terpapar Covid-19. Selalu memberikan semangat untuk cepat sembuh. Kepada masyarakat saya mengimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” kata Yayan, Jumat (26/02/2021).

Di hari yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. H. Yoyo, didampingi Camat Cipaku, Yayan M Supyan, dan Kepala Puskesmas Cipaku, Dikdik Akhmad Sudikman, meninjau kegiatan PPKM skala mikro di RT. 05, RW. 14, Dusun Ciawitali, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku.

Dalam kunjungannya, dr. Yoyo menyampaikan arahan terhadap para petugas posko. Karena, pemberdayaan masyarakat desa sangat penting untuk bersama-sama menangani pandemi Covid-19 ini.

Kadinkes Kabupaten Ciamis juga berpesan kepada 15 warga positif Corona yang tengah melaksanakan isolasi mandiri, agar selalu berdisiplin menjalankan protokol kesehatan. (Dji/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah