3 Desa/Kelurahan Penyumbang Positif Covid-19 Tertinggi di Kota Banjar

Kasus Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, ada 3 desa/kelurahan jadi penyumbang tertinggi. Foto: Istimewa.
Kasus Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, ada 3 desa/kelurahan jadi penyumbang tertinggi. Foto: Istimewa.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sebanyak 3 desa/kelurahan jadi penyumbang positi Covid-19 tertinggi di Kota Banjar, Jawa Barat. Saat ini ketiga wilayah tersebut masuk kategori zona kuning.

Kepala Seksi Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjar, Kholillurrohim, menyebutkan, 3 desa/kelurahan yang menjadi penyumbang kasus terbanyak yaitu Kelurahan Banjar, Kelurahan Mekarsari, dan Desa Raharja.

“Sebanyak 3 desa/kelurahan penyumbang positif dengan jumlah RT terbanyak itu masuk kategori zona kuning. Data tersebut berdasarkan rekap zonasi penyebaran virus Covid-19 tingkat RT untuk wilayah Kota Banjar per tanggal 13 Februari, atau data terbaru hari ini,” terangnya, kepada HR Online, Sabtu (13/02/2021).

Berdasarkan indikator penyebaran saat ini, lanjut Kholillurrohim, terdapat 10 RT pada lingkungan setempat yang berstatus zona kuning, dengan jumlah 11 rumah dan 13 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian, untuk Kelurahan Mekarsari terdapat 8 RT yang masuk zona kuning. Jumlah rumah terkonfirmasi positif sebanyak 8 rumah, dan 11 orang positif.

Selanjutnya, untuk Desa Raharja terdapat 6 RT yang masuk zona kuning. Jumlah rumah yang terkonfirmasi positif ada 7, dan orang yang terkonfirmasi positifnya juga 7 orang.

“Indikator zona kuning itu terdapat 1 sampai 5 rumah dalam satu RT yang memiliki kasus konfirmasi positif. Baik dalam perawatan atau isolasi mandiri dan kontak erat selama 7 hari terakhir,” terang Kholillurrohim, yang juga Pelaksana Satgas Covid-19 Kota Banjar.

Sampai saat ini, total jumlah RT yang masuk zona kuning ada 50 RT, dan zona hijau 1.081 RT. Adapun jumlah rumah yang terkonfirmasi positif sebanyak 61 RT, dan orang yang terkonfirmasi positif 74 orang.

“Dari data yang baru ini terdapat zona hijau dan kuning. Untuk wilayah RT yang masuk kategori zona orange maupun zona merah sampai sekarang belum ada,” kata Kholillurrohim.

Baca Juga : Kadinkes Kota Banjar: Penyintas Hingga Komorbid Bisa Suntik Vaksin Covid-19

Dua Hari Kasus Positif di Kota Banjar Melandai

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, H. Agus Nugraha, mengatakan, dalam dua hari terakhir ini, penambahan jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif mulai melandai.

Hanya terjadi penambahan sebanyak dua orang pada hari Jum’at tanggal 12 Februari, dan dua orang penambahan pada hari Sabtu 13 Februari ini.

Namun demikian, Agus tetap mengingatkan kepada warga masyarakat dan semua pihak untuk terus melakukan upaya pencegahan. Terutama wilayah desa yang memiliki klaster-klaster penyebabaran Covid-19. Wilayah tersebut harus melaksanakan kebijakan PPKM skala mikro yang telah ditetapkan pemerintah kota.

“Dua hari ini jumlah kasus positif sedikit melandai. Meski begitu, upaya pencegahan harus tetap kita gencarkan agar penyebaran virus Corona ini bisa terkendali,” tandas Agus. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah