Awan Alto Cumulus: Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Terjadinya

Awan Alto Cumulus
Ilustrasi Awan Alto Cumulus. Foto: Ist/Net

Awan alto cumulus merupakan salah satu jenis awan yang ada di Bumi. Dengan karakteristik yang berbeda-beda, jenis-jenis awan wajib untuk kita ketahui dengan informasi yang tepat. Awan adalah salah satu benda alam yang bisa tercipta akibat proses alam.

Seringkali kita melihat awan yang ada pada pagi, siang, maupun sore hari. Bahkan, hampir tak pernah kita menyaksikan langit yang bersih tanpa ada awan yang menghiasi. Biasanya, awan yang kita lihat mempunyai warna putih sampai gelap serta bentuk berbeda-beda.

Hal ini ternyata dapat terbagi menjadi beberapa jenis. Pembagian ini berdasarkan letak atau ketinggian dari awan itu sendiri. Alto cumulus adalah salah satu jenis awan yang terletak pada ketinggian menengah.

Pengertian Awan Alto Cumulus

Mengutip Wikipedia, alto cumulus adalah jenis awan yang bentuknya pipih atau seperti gumpalan kapas. Nama alto cumulus berasal dari kata altus dari bahasa Latin dengan arti tinggi. Kemudian, cumulus yang artinya kumpulan. Awan ini termasuk dalam golongan sepuluh jenis awan yang umum.

Lalu, jenis awan ini termasuk awan menengah yang bentuknya kecil-kecil dengan jumlah banyak dan biasanya bergerombol. Letak dari awan yang satu dengan lain saling berdekatan.

Anda bisa menyaksikan jenis alto cumulus saat langit dalam kondisi yang cerah atau ketika matahari bersinar cukup terik. Namun, anda bisa menyaksikan formasi dari alto cumulus saat matahari terbenam atau terbit.

Jika memandang awan alto cumulus saat langit cerah, tentu saja akan menciptakan perasaan yang tenang karena bentuknya yang sangat indah. Istilah awan ini sendiri sering dituliskan dengan A-Cu.

Baca Juga: Awan Nebula Carina yang Menakjubkan dari Awan Kosmik Warna-Warni

Ciri-Ciri Alto Cumulus

Masing-masing jenis awan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Dengan demikian, anda bisa membedakan jenis awan yang satu dengan jenis lainnya. Dengan memperhatikan ciri-ciri yang mereka punyai, maka alto cumulus bisa dengan mudah anda temukan.

Ciri yang sangat mencolok adalah bentuknya, yakni seperti bola-bola atau cenderung bulat agak tebal atau menggembung. Ukurannya kecil-kecil dengan warna putih sampai pucat, namun juga terkadang ada yang berwarna kelabu.

Jumlahnya sangat banyak dan letaknya bergerombol. Ketebalannya tidak terlalu tebal atau kurang dari 1 km. Sebagian besar dari jenis awan ini terdiri atas butiran-butiran es.

Kemunculan alto cumulus ini biasanya pada kondisi yang hangat, pagi hari serta kadang menandakan akan terjadinya hujan lebat saat sore hari. Selain itu, awan jenis ini termasuk awan yang mudah untuk terlihat mata telanjang tanpa harus memakai alat tertentu.

Baca Juga: Misteri Nebula Cincin Biru Akhirnya Terpecahkan oleh Ilmuwan Astronomi

Proses Terjadinya Alto Cumulus

Karena awan adalah suatu hal yang terjadi dari gejala alam, maka adanya alto cumulus ini melalui satu proses ilmiah. Dengan demikian, proses terjadinya awan pun wajib anda ketahui dengan benar.

Hampir sama dengan jenis awan yang lain, alto cumulus juga melalui proses pembentukan awan. Melalui beberapa tahapan pembentukan sebagai berikut:

  1. Naiknya air yang mempunyai massa ke ketinggian yang sedang dengan diikuti kondensasi yang tak stabil
  2. Lalu terjadi awan dengan bentuk yang susunannya berlapis atau seringkali menyebar
  3. Kemudian, membentuk warna awan yang biasanya putih hingga abu-abu.

Awan alto cumulus ini terbentuk dari butiran-butiran perubahan dari kristal es. Jenis alto cumulus mengindikasikan adanya perubahan cuaca. Jika alto cumulus terisolasidai jenis lain, maka tidak bisa berpengaruh yang signifikan pada cuaca.

Kandungan Alto Cumulus

Jenis awan pada ketinggian sedang ini tampak seperti kapas yang sangat lembut jika anda lihat dari Bumi. Namun, jika anda akan menyentuhnya langsung atau berada di atas awan sana, apakah akan terlihat sama? Jawabannya tentu tidak.

Hal tersebut karena awan dan juga kapas merupakan dua jenis benda yang berbeda. Awan terbuat dari uap-uap air yang mempunyai beberapa kandungan. Alto cumulus ini mengandung kristal es dengan suhu sekitar 10 derajat Celcius.

Sebenarnya, alto cumulus mempunyai beberapa jenis lagi, seperti alto cumulus translucidus, alto cumulus opacus, alto cumulus castellatus, alto cumulus cumuloinitus, alto cumulus lenticularis, alto cumulus pilus, serta alto cumulus percipitans.

Meskipun jenis awan alto cumulus ini masih terbagi menjadi beberapa jenis, namun merupakan awan yang berada pada ketinggian sedang yakni sekitar 2-7 km. Kemudian, biasanya tidak menimbulkan hujan, akan tetapi hanya mengindikasikan perubahan cuaca. (R10/HR Online)

Editor: Jujang