Berkeliaran Tanpa Busana di Pangandaran, ODGJ Resahkan Warga

Keberadaan orang gila yang berkeliaran tanpa busana di wilayah Kabupaten Pangandaran, meresahkan warga. Foto: Cenk2/HR.
Keberadaan orang gila yang berkeliaran tanpa busana di wilayah Kabupaten Pangandaran, meresahkan warga. Foto: Cenk2/HR.

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Keberadaan orang gila yang berkeliaran tanpa busana di wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Raya Cijoho-Cijalu, Kecamatan Parigi, meresahkan warga.

Menurut Udin (33), salah seorang warga setempat, adanya orang gila tanpa busana yang berkeliaran di jalan raya wilayah Kabupaten Pangandaran ini sudah terlihat sejak lama.

“Banyak masyarakat Pangandaran yang merasa risih melihatnya berkeliaran tanpa busana. Apalagi sebagian dari orang gila itu kerap mengganggu para pengguna jalan,” ujarnya, Minggu (28/02/2021).

Bahkan, kata Udin, sebagian diantaranya sering terlihat melakukan perilaku membahayakan. Seperti melempar warga yang tengah berada di teras rumah dengan batu.

“Paling berbahaya ketika orang gila itu melempar batu kepada para pengguna jalan. Warga hanya bisa memaklumi prilaku orang gila itu karena memang mereka tidak punya akal sehat. Hanya saja yang perlu jadi perhatian adalah adanya penanganan dari pihak Pemerintah Kabupaten Pangandaran,” kata Udin.

Baca Juga : Banyak ODGJ Dibuang ke Pangandaran, Pemda Siapkan Perbup

Selain prilaku orang gila sering membahayakan, lanjut Udin, warga juga resah karena pernah kejadian ada orang gila yang mengambil jemuran pakaian.

“Jadi tolonglah pemerintah tertibkan keberadaan orang gila yang sering berkeliaran tanpa busana di Pangandaran, karena sering membahayakan warga,” harap Udin.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman, menyebutkan bahwa draft penanganan masalah ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) masih dalam tahap penyusunan.

“Regulasi tersebut merupakan Perbup Pangandaran untuk penanganan ODGJ. Kalau regulasinya sudah jadi, penanganan ODGJ akan mudah,” katanya

Wawan menambahkan, nantinya OPD yang akan terlibat dalam penanganan ODGJ meliputi Dinsos PMD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. (Cenk2/R3/HR-Online)

Editor : Eva Latifah