Bulu Mata Rontok Bukan Berarti Tanda Ada yang Kangen

Bulu Mata Rontok Bukan Berarti Tanda Ada yang Kangen
Ilustrasi Bulu Mata Rontok. Foto: Ist/Net

Bulu mata rontok sebagian orang mempercayainya dengan firasat bahwa seseorang merindukannya. Namun hal tersebut hanya mitos. Bulu mata yang jatuh bisa akibat dari kosmetik atau masalah kesehatan.

Apabila anda kehilangan 1 sampai 5 helai untuk setiap harinya, kondisi tersebut tidak perlu anda khawatirkan. Ada pula penyebab bulu mata jatuh yakni penggunaan produk makeup, khususnya maskara.

Bukan hanya makeup saja, bulu mata yang jatuh juga bisa karena kondisi medis. Bila anda mengalaminya, maka anda harus mewaspadainya.

Kenali Bulu Mata Rontok Akibat Kondisi Medis

Blefaritis (Radang Kelopak Mata)

Radang pada kelopak mata atau blefaritis merupakan kondisi yang terjadi karena kelenjar minyak kelopak mata mengalami penyumbatan. Sehingga hal tersebut menyebabkan peradangan kronis serta gangguan pada folikel bulu mata.

Terdapat beberapa gejala blefaritis, seperti rasa gatal atau sensasi terbakar yang disertai kemerahan serta juga pembengkakan pada kelopak matanya. Biasanya, kondisi ini akibat dari paparan kuman, cedera, ataupun reaksi alergi.

Baca Juga : Jepit Bulu Mata, Membuat Lentik Jika Benar Penggunaannya

Penyakit Tiroid

Kelenjar tiroid pada tubuh yang menghasilkan hormon tiroid. Bila kelenjar produksi terlalu sedikit ataupun banyak, maka bisa mengakibatkan timbul berbagai gejala, antara lain kerontokan rambut. Termasuk pada bulu mata.

Kerontokan pada bulu mata dapat terjadi pada kondisi hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif) dan juga hipotiroidisme (tiroid yang kurang aktif). Umumnya, bulu mata yang rontok dapat tumbuh kembali saat penyakit tiroid usai.

Alopecia Areata

Bila anda merasakan bulu mata yang jatuh terus-menerus serta sulit untuk tumbuh, kemungkinan anda mengalami penyakit autoimun yang populer dengan alopecia areata.

Alopecia areata merupakan suatu keadaan penyakit autoimun yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menyerang pada folikel rambut. Akibat dari kondisi tersebut, rambut kepala, alis, serta bulu mata rontok.

Apabila memang keadaan tersebut anda sedang mengalaminya, maka lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter. Sampai saat ini, belum ada pengobatan yang secara khusus untuk alopecia. Namun ada beberapa cara untuk membantu mengurangi gejala penyakit tersebut.

Baca Juga : Pemasangan Bulu Mata Extension Untuk Tampilan Mata Indah

Psikologis Trikotilomania

Ada pula penyebab bulu mata yang jatuh lainnya adalah trikotilomania. Trikotilomania merupakan salah satu keadaan psikis yang terdapat tanda dengan adanya dorongan agar mencabut rambut.

Keinginan ini dapat mempengaruhi rambut yang tumbuh pada bagian mana saja. Tak terkecuali bulu mata. Bulu mata yang tercabut mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan supaya bisa tumbuh kembali.

Menjalani Kemoterapi

Untuk anda yang sedang menjalani kemoterapi, seluruh bulu serta rambut pada tubuh akan mengalami kerontokan. Tak terkecuali pada bulu mata.

Walaupun memiliki efek samping yang bergantung pada jenis dan juga dosis obatnya, namun biasanya kemoterapi bisa membuat beberapa helai bulu mata rontok.

Meskipun begitu, anda tidak perlu merasa khawatir. Karena setelah pengobatan kemoterapi selesai, bulu mata tetap dapat tumbuh kembali secara normal seperti sedia kala.

Kanker Kulit

Untuk kasus ini jarang terjadi, kerontokan yang terjadi pada bulu mata adalah salah satu gejala kanker kulit. Saat sel-sel kanker menyebar, sehingga bisa mengganggu pertumbuhan bulu mata. Bulu mata pun menjadi jatuh.

Baca Juga : Membuat Alis Mata Natural dengan Cara Mudah Agar Cantik Alami

Sering Mengucek Bulu Mata

Bisa jadi karena merasa mata gatal, kelilipan, atau adanya kotoran pada mata, pastinya anda akan mengucek mata menggunakan tangan. Dengan anda terlalu bersemangat, sehingga mengucek mata terlalu keras.

Bulu mata anda pun akan berjatuhan. Hal tersebut tidak boleh sering anda lakukan. Sebab selain berbahaya untuk bulu mata, mengucek mata dengan memakai tangan yang kotor dapat memindahkan bakteri yang bisa menimbulkan infeksi.

Menghapus Maskara Terlalu Keras

Ketika anda menggunakan maskara terlalu sering serta waterproof, bisa menjadi salah satu penyebab bulu mata anda jatuh. Maskara yang waterproof mempunyai kandungan yang kuat, tahan lama, serta sulit untuk anda hapus.

Untuk menghapusnya, anda membutuhkan usaha ekstra. Nantinya akan ikut menjatuhkan bulu mata karena gerakan menghapus secara keras dan juga cepat.

Jadi, jika bulu mata rontok, bukan berarti ada yang merasa kangen dengan anda. Hal ini karena kerontokan tersebut dapat berbahaya serta perlu anda waspadai. Pastikan anda sigap dalam memberikan penanganan yang tepat. (R10/HR-Online)

Editor : Eva Latifah