Cara Beternak Ayam Petelur untuk Pemula yang Bermodal Kecil

cara beternak ayam petelur
Begini cara beternak ayam petelur. Foto: Ist/Net

Cara beternak ayam petelur dengan modal kecil bisa menjadi pilihan untuk Anda yang baru memulai usaha ini. Dengan mengenal tahapan ternak ayam ini akan memberikan pengalaman berharga. Jika berhasil akan lebih mudah untuk mengembangkannya.

Memilih usaha untuk bisnis memang ada banyak alternatifnya. Dari berbagai pilihan tersebut, pernahkah kalian berpikir untuk menjajal usaha sebagai peternak ayam petelur?

Ingat, ayam petelur bukan ayam potong. Meski keduanya sama-sama dari jenis unggas ayam tetapi jenis ayam yang kita gunakan berbeda. Sehingga perlakuan dan tata cara dalam pemeliharaannya juga berlainan.

Ayam petelur merupakan jenis ayam horen yang fungsi utamanya untuk menghasilkan telur. Telur yang biasa kita beli di warung atau pasar merupakan hasil dari ayam horen.

Ayam ini memang khusus kita pelihara untuk menghasilkan telur. Meski begitu ayam ini juga bisa kit konsumsi namun rasa dagingnya tentunya tidak seenak dan sebaik seperti jenis ayam potong.

Baca Juga: Cara Ternak Maggot Bagi Pemula, Usaha Pakan Ternak yang Potensial

Tahapan Cara Beternak Ayam Petelur

Nah, kalau Anda tertarik untuk memulai usaha sebagai peternak ayam petelur Anda harus mengetahui beberapa tahapan penting cara beternak yang perlu Anda lakukan.

Memelihara ayam petelur untuk usaha tidak bisa kita lakukan sembarangan. Hal ini penting agar hasilnya bisa memberikan penghasilan yang memadai. Yuk langsung saja simak sejumlah tahapan penting cara beternak ayam petelur berikut ini.

Lokasi Budidaya

Untuk mengawali langkah saat mau melakukan ternak ayam petelur, terlebih dahulu kita tentukan lokasi ternak dan kandangnya. Keduanya perlu kita perhatikan supaya ternak yang kita jalankan bisa sukses tanpa hambatan.

Untuk persyaratan pertama, sebaiknya pastikan lokasi ternak Anda jauh dari perumahan warga. Meskipun begitu lokasi ini juga harus mudah dijangkau aksesnya dengan transportasi.

Untuk yang kedua, pilih lokasi yang jauh dari jalur lalu lintas atau kebisingan. Ini juga penting agar ayam yang kita ternak tidak menjadi stres karena suara bising. Ayam yang stres akan sulit menghasilkan telur.

Cara beternak ayam petelur ketiga, pilih lokasi yang jauh dan terhindar dari para pemangsa ayam. Ada banyak hewan buas pemangsa ayam yang sering berkeliaran. Seperti biawak, ular, dan sebagainya.

Selain itu, untuk pemula sebaiknya pilih jenis kandang baterai. Jenis kandang ini lebih mudah untuk mengambil telur ayam saat panen. Model kandang ini juga lebih efisien untuk jangka panjang.

Ciri Ayam Petelur Unggul

Setelah menemukan lokasi yang pas dengan beberapa persyaratan lokasi yang ideal, langkah selanjutnya adalah mengetahui ciri-ciri ayam petelur unggulan. Pemilihan ayam petelur unggul sangat menentukan kesuksesan bisnis Anda.

Hal itu karena cara beternak ayam petelur dengan jenis unggul kita bisa secara konsisten memanen hasil telurnya. Sedangkan untuk jenisnya, ayam petelur di Indonesia terbagi menjadi dua warna, yaitu putih dan cokelat.

Untuk kedua jenis ayam tersebut akan menghasilkan telur dengan warna seperti warna bulunya. Saat menjadi dewasa, berat untuk jenis ayam putih akan mencapai 1,7 kg, sedangkan ayam coklat sekitar 2,1 kg.

Anda juga perlu mengenal ciri-ciri bibit ayam unggul tersebut. Pastikan saat membelinya benih ayam dalam kondisi sehat, tidak ada cacat, bulu menutup badan secara rata, serta pastikan tidak ada kotoran pada dubur ayam.

Baca Juga: Cara Ternak Puyuh Petelur, Usaha Rumahan yang Cocok saat Pandemi

Perawatan Ayam Petelur

Cara beternak ayam petelur yang tak kalah penting adalah melakukan perawatan. Mengenai perawatan ayam petelur kita pun tidak boleh melakukannya asal-asalan. Saat Anda menjadi peternak ayam petelur, pastikan memberikan vaksinasi pada ayam.

Anda juga harus menjaga kebersihan kandang dan rutin memberikan pakan setiap hari. Jangan lupa juga untuk memberikan vitamin untuk ayam ternak Anda secara berkala.

Sedangkan untuk masalah pakan, kita bisa memberikan ayam petelur dengan beberapa jenis. Seperti konsentrat, tepung ikan, jagung yang kita haluskan, serta dedak. Beberapa pakan tersebut cocok karena mengandung beberapa nutrisi penting untuk ayam.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memberikan minuman khusus. Minuman ini perlu Anda campurkan dengan bahan yang mempercepat produksi ayam dalam bertelur. Anda bisa berkonsultasi dengan peternak lain tentang vitamin apa saja yang penting.

Itulah beberapa langkah penting cara beternak ayam petelur. Tahapan ini wajib diperhatikan khususnya untuk para pemula yang ingin menjalankan usaha ini. Dengan ketelatenan dan pengalaman akan membuat usaha cepat berkembang besar. (R11/HR Online)

Editor: Jujang