Cara Ternak Maggot Bagi Pemula, Usaha Pakan Ternak yang Potensial

cara ternak maggot
Cara ternak maggot mudah dan menguntungkan. Foto: Ist/Net

Cara ternak maggot mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun anak lalat ini merupakan sumber pakan alami bagi ikan dan hewan ternak yang bergizi tinggi. Selain potensial, ternak maggot juga sangat menguntungkan.

Di masa pandemi saat ini, usaha ternak merupakan salah satu solusi terbaik untuk tidak terlalu berbaur dengan orang-orang, sehingga terhindar dari risiko paparan Covid-19.

Jadi secara tidak langsung, seorang peternak telah membantu program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus ini.

Salah satu peluang usaha yang potensial saat ini adalah usaha ternak maggot. Alasan disebut potensial tidak lain karena tingginya kebutuhan pasar terhadap maggot yang saat ini dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Namun tahukah Anda apa itu maggot? Mengutip dari Wikipedia, maggot adalah larva atau anakan dari lalat Black Soldier. Jenis ini lalat ini berbeda dengan lalat sampah yang menyebarkan penyakit.

Lalat Black Soldier bukan vector penyakit seperti lalat sampah. Black Soldier justru merupakan jenis lalat yang bersih. Mereka hanya makan sampah organik, yang sering menjadi problem bagi lingkungan kita.

Karena makanannya sampah organik seperti buangan sayur, buah dan sebagainya. Karena itu maggot kaya dengan kandungan protein dan asam amino yang lengkap. Karenanya maggot menjadi pakan alternatif bergizi tinggi untuk ikan dan hewan ternak.

Baca Juga: Cara Ternak Puyuh Petelur, Usaha Rumahan yang Cocok saat Pandemi

Tata Cara Ternak Maggot Bagi Pemula

Agar usaha berternak maggot berhasil dan memberikan hasil sesuai harapan, sangat penting untuk mengetahui tata cara ternak maggot yang benar khususnya bagi seorang pemula. Yuk langsung saja simak ulasan tata cara tersebut secara rinci.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Saat Anda ingin memulai usaha ternak maggot, terlebih dahulu perlu menyiapkan semua bahan-bahan yang dibutuhkan. Bahan-bahan tersebut cukup mudah, seperti:

  • Ember
  • Dedak
  • Royco (penyedap masakan)
  • EM4 atau Yakult (merk minuman)
  • Air sekucupnya
  • Kantong plastik
  • Gula pasir

Tahap Persiapan Ternak Maggot

Setelah semua bahan-bahan yang kita perlukan sudah tersedia, cara ternak maggot selanjutnya memasuki tahap persiapan. Dalam hal ini ada beberapa persiapan yang harus Anda lakukan, yaitu :

1.Menyiapkan Kandang

Keberadaan kandang khusus bagi maggot sangat penting karena fungsinya sebagai tempat memproduksi telur-telur yang akan menjadi bibit. Oleh karena itu, kandang harus kita buat sebaik mungkin.

Untuk besarnya kandang tergantung besarnya usaha ternak maggot yang akan Anda jalankan. Untuk ukuran normalnya sebesar 2,5 m x 4 m x 3 m. Ukuran ini tergolong menengah karena mampu menampung puluhan ribu larva.

2.Persiapan Media Penetasan Telur

Persiapan berikutnya cara ternak maggot yang tidak kalah penting yaitu mempersiapkan media penetasan telur. Untuk media penetasan cukup menggunakan boks dari tripleks atau kardus kecil.

Saat telur-telur sudah menetas, segera pindahkan larvanya ke biopond sebagai media pembesaran. Ingat, media penetasan dan pembesaran harus Anda pisahkan dalam kandang agar telur-telur tidak mudah pecah akibat tertekan oleh larva.

3.Persiapan Biopond

Persiapan berikutnya sebelum mulai beternak maggot adalah biopond yang merupakan media  pembesaran larva maggot. Media ini biasanya dibuat dari kayu atau PVC yang sudah kita isi dengan tanah gembur.

Sebagaimana halnya media penetasan, ukuran biopond yang tinggal Anda sesuaikan dengan jumlah telur yang menetas.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Bekisar untuk Usaha Sampingan yang Menghasilkan

Pengembangbiakan dan Pemberian Panen

Setelah semua bahan-bahan yang dibutuhkan sudah terkumpul dan bahan-bahan persiapan beternak sudah tersedia, maka langkah tata cara ternak maggot bagi pemula berikutnya adalah tahap pengembangbiakan. 

Adapun detail tahap ini adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan air sebanyak 1 litter beserta gula pasir sekitar 5 sendok.
  2. Setelah itu masukkan air dan gula ke dalam ember.
  3. Siapkan dedak sebanyak 5 kg dan penyedap rasa. Campurkan semuanya dengan air dan gula yang sudah Anda siapkan.
  4. Tuangkan EM4 atau Yakult (pilih salah satu) ke dalam ember. Komposisi yang tepat sebanyak maksimal 1 tutup botol EM4. Sedangkan untuk yakult sebanyak setengah hingga 1 botol.
  5. Aduk semua bahan-bahan tersebut sampai tercampur dengan rata.
  6. Selanjutnya masukkan dedak yang sudah tercampur ke dalam kantong plastik berkapasitas 5 atau 8 kg. Namun jangan isi penuh agar ada sedikit aliran udara dalam kantong. Setelah itu kantong plastik Anda ikat rapat-rapat.
  7. Tahap cara ternak maggot selanjutnya tinggal menyimpan kantong plastik tersebut pada tempat yang sejuk dan biarkan  selama 5 atau 6 hari.
  8. Usahakan untuk menutup kantong plastik dengan berikat tutup atau kawat di sekitarnya agar terjaga dari gangguan kucing dan hewan lain. Dalam masa ini, campuran dedak tadi akan mengalami perubahan menjadi cairan berfermentasi.
  9. Setelah selesai lalu Anda tuangkan campuran dedak ke ember dan tutup dengan daun pisang, plastik, atau kertas minyak.
  10. Taruh ember dalam kandang dekat dengan media penetasan telur.
  11. Setelah 2 sampai 3 hari, lalat BSF akan mulai berdatangan dan bertelur di sekitar ember dan media penetasan.

Setelah semua langkah tentang tata cara ternak maggot bagi para pemula Anda lakukan, selanjutnya tinggal menunggu waktu panen. Waktu paling baik untuk memanen maggot adalah ketika sudah berusia 2-3 minggu setelah telur menetas. (R11/HR Online)

Editor: Jujang