Contoh Sendi Pelana, Pengertian dan Cara Merawat Kesehatannya

Contoh Sendi Pelana
Ilustrasi Contoh Sendi Pelana. Foto: Ist/Net

Contoh sendi pelana penting untuk kita ketahui. Pasalnya, tubuh manusia memang tercipta sangat kompleks dan juga semuanya saling berhubungan satu dengan yang lain.

Bentuk tubuh dewasa, mempunyai 206 tulang yang saling berhubungan melalui tulang rawan. Termasuk rawan hialin, elastik, dan fibrosa.

Lalu juga otot, ligamen, termasuk jaringan yang mengikat sendi, serta berbagai jenis sendi. Dari semuanya tersebut, sendi pelana pun mempunyai fungsi dan juga manfaat yang sangat penting untuk tubuh manusia. Tak lain agar manusia dapat menggerakkan tulang-tulangnya dengan lancar dan bebas aktif.

Pengertian dan Contoh Sendi Pelana

Sebelum membahas mengenai sendi pelana, ada baiknya mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan sendi. Melansir Wikipedia, sendi merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk tempat bertemunya antara dua tulang atau bahkan lebih. Sehingga akan mempunyai peran penting untuk pergerakan tubuh. 

Fungsi dari sendi itu sendiri adalah menghubungkan dua tulang, membantu otot dalam menggerakkan tulang, serta memberikan struktur pada tulang.

Setidaknya, terdapat tiga macam persendian yang menghubungkan tulang-tulang dalam tubuh, yakni sendi sinartrosis, amfiartrosis, dan juga diartrosis.

Baca Juga: Fungsi Kolagen untuk Tubuh, Atasi Nyeri Sendi dan Bikin Awet Muda

Pengertian Sendi Pelana (Saddle)

Contoh sendi pelana sendiri termasuk jenis persendian diartrosis yang mana merupakan jenis sendi gerak. Sendi gerak ada manusia tak hanya sendi pelana saja, melainkan juga terdapat banyak sendi yang tentu saling berkaitan fungsi dari masing-masing persendian.

Sendi pelana mempunyai peran yang sangat besar sama halnya dengan jenis sendi lainnya. Sama dengan namanya, tulang persendian ini mempunyai bentuk seperti pelana. Kemudian, sendi pelana ini pun terbentuk dari tulang cekung pada bagian permukaannya.

Lalu masuk dalam tulang yang permukaannya mempunyai bentuk cembung. Persendian ini akan memungkinkan kita atau tulang kita bisa bergerak menyamping atau ke kanan ke kiri. Lalu juga untuk dapat bergerak secara maju dan mundur.

Terdapat contoh sendi pelana yang dapat kita ketahui berdasarkan fungsi dan letaknya. Contoh tersebut yaitu persendian pada ibu jari dan juga sendi antara metakarpal dan karpal.

Jumlah dari sendi manusia pun bisa berbeda-beda dari orang satu dengan orang yang lain. Hal tersebut tergantung pada beberapa faktor. Akan tetapi, secara prediksi atau telah diperkirakan jika manusia mempunyai sekitar 250 sampai 350 sendi yang fungsional.

Karena sendi sangat berperan dalam tubuh manusia, yakni untuk menggerakkan tubuh dengan lancar, bebas, dan juga aktif tanpa kendala. Dengan demikian, kita akan sangat kerepotan jika sendi mengalami gangguan.

Dengan selalu menjaga tulang dan contoh sendi pelana tersebut, maka kita akan senantiasa dapat bergerak bebas untuk beraktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Jari Tangan Kaku, Penyakit Radang Sendi dengan Beragam Penyebabnya

Cara Menjaga Kesehatan Sendi

Karena mengingat pentingnya sendi untuk kita dapat bergerak aktif, maka menjaga kesehatannya pun menjadi satu hal wajib untuk kita lakukan.

Sehingga, kita bisa membungkuk, menekuk lutut, berjalan, dan masih banyak lagi. Cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga sendi tentu saja sangat mudah kita lakukan.

Salah satunya adalah dengan menjaga berat badan ideal. Karena, dengan berat badan yang berlebih, maka akan memberikan tekanan yang ekstra pada sendi penahan berat badan. Misalnya sendi pada lutut, pada pergelangan kaki, punggung, atau bahkan pada persendian pinggul.

Selain itu, kita juga wajib untuk terus bergerak bebas dan aktif agar mencegah kekakuan pada sendi dan tulang. Kita harus terus bergerak dengan aktif sepanjang hari dan hindari untuk berada pada posisi yang sama dalam waktu yang terlalu lama.

Biasakan untuk melakukan olahraga rutin seperti bersepeda, berlari, atau hanya sekedar jalan-jalan sekitar rumah. Selain itu, dengan bergerak aktif, anda akan terbantu untuk mengurangi berat badan yang berlebih. Sehingga, secara langsung juga akan berpengaruh pada kesehatan persendian, salah satunya mencegah contoh sendi pelana.

Selanjutnya adalah dengan menerapkan postur tubuh yang tepat. Postur tubuh akan berpengaruh pada kesehatan tulang dan mempengaruhi persendian.

Dengan mengetahui fungsi pentingnya sendi, salah satunya contoh sendi pelana dan semua jenis sendi gerak seperti sendi engsel, sendi peluru, sendi putar, sendi geser, dan sendi gulung, maka menjaga kesehatannya pun wajib kita lakukan. Agar persendian tetap kuat serta lentur, membantu otot-otot pada tulang kita. (R10/HR Online)

Editor: Jujang