Dilantik di Bandung, Jeje-Endin Resmi Pimpin Pangandaran

Jeje Endin Bupati/Wakil Bupati Pangandaran
Pelantikan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin di Gedung Merdeka Bandung, Jumat (26/2/2021). Foto: Ceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pasangan Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan akhirnya resmi memimpin Kabupaten Pangandaran, setelah proses pelantikan di Gedung Merdeka, Bandung, Jumat (26/2/2021).

Bukan hanya Jeje yang dilantik sebagai kepala daerah hari ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga melantik kepala daerah dari Kabupaten/kota lainnya, hasil Pilkada serentak 2020.

Selain Pangandaran, kepala daerah yang dilantik berasal dari Kabupaten Karawang, Sukabumi, Indramayu, dan Kota Depok.

Bupati Jeje memiliki komitmen untuk membuat Kabupaten Pangandaran lebih maju sesuai visi misinya.

“Program yang sudah dilaksanakan pada periode 2015 sampai 2020 akan jadi bahan evaluasi untuk periode ke depannya,” ungkap Jeje.

Selama periode pertama kepemimpinannya, Jeje mengaku telah menjalankan berbagai program unggulan. Saat kampanye, Jeje-Endin juga menyampaikan berbagai program unggulan untuk kemajuan Pangandaran.

“Saat pemimpin memberikan janji dan konsep program, maka itulah yang akan kita laksanakan. Saya konsen memberikan sikap politik yang baik,” katanya.

Komitmen Jeje – Endin Setelah Pelantikan Sebagai Bupati Pangandaran

Jeje mengaku sudah merencanakan berbagai program, pertama ia akan menyusun dulu pembangunan pemerintah daerah jangka menengah periode 2021-2026.

“Setelah pelantikan, kita langsung eksekusi susunan pembangunan setiap tahun,” tambahnya.

Visi Jeje-Endin sebagaimana janjinya saat kampanye adalah Pangandaran Juara. Jeje berkomitmen mewujudkan Pangandaran menjadi wisata  kelas dunia, namun tetap berpijak pada nilai karakter bangsa.

Adapun misi Jeje-Ending, adalah mengembangkan wisata dengan akses yang terus diperluas dan penataan secara berkelanjutan.

“Kami, Jeje-Ending komitmen dalam mengembangkan aksebilitas dan pendidikan sampai Perguruan Tinggi. Termasuk meningkatkan kesejahteraan guru dan meningkatkan kompetensi lulusan,” tuturnya.

Selanjutnya, hal yang menjadi sorotan Jeje-Endin adalah ketahanan ekonomi dan sosial. Potensi lokal dalam perekonomian akan lebih diutamakan.

Sedangkan di tataran birokrasi, Jeje konsisten mewujudkan reformasi birokrasi, yang tidak hanya melayani, namun juga efektif, efisien, dan akuntabel.

Jeje-Endin juga sudah merencanakan pembangunan infrastruktur yang lebih meningkat dibanding periode kepemimpinan sebelumnya. Termasuk peningkatan dalam penataan ruang serta mitigasi bencana terintegrasi dan tentu saja berkelanjutan.

“Saya dengan Pak Ujang Endin konsentrasi pada pengentasan kemiskinan, juga peningkatan UMKM,” tambahnya.

Jeje mengaku tidak sembarangan dalam membuat visi misi untuk Kabupaten Pangandaran. Namun sudah melalui kajian terhadap persoalan yang pernah ia hadapi selama 5 tahun ke belakang. (Ceng2/R7/HR-Online)

Editor: Ndu