Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita BanjarDinding Sungai Ciroas Ambruk, Warga Bersama BPBD Banjar Evakuasi

Dinding Sungai Ciroas Ambruk, Warga Bersama BPBD Banjar Evakuasi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga lingkungan Pangadegan, Kelurahan Hegarsari bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, akhirnya bergotong royong mengangkat material longsoran dinding penahan sungai Ciroas yang ambruk.

Warga bersama BPBD menggunakan alat manual seperti godam dan linggis untuk memecahkan material dinding berukuran besar yang ambruk ke sungai sebelum diangkat ke permukaan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Kusnadi, menuturkan, giat pembersihan material dinding dari dasar sungai tersebut untuk mengantisipasi ketika hujan turun. Tujuannya agar arus air tidak terhambat karena material dinding yang ambruk ke sungai cukup banyak.

Selain itu, juga untuk menata area permukaan penahan tebing sungai yang rusak menggunakan kawat berisi batu (bronjong). Bronjong ini sebagai dinding penahan sementara agar tidak terjadi kerusakan yang lebih luas ataupun longsoran susulan.

“Material dinding yang ambruk ke sungai cukup banyak. Sehingga harus diangkat agar tidak menghambat arus air,” kata Kusnadi kepada HR Online, Jum’at (19/2/2021).

Namun demikian, lanjutnya, terkait pembuatan dinding sementara tersebut kemungkinan belum bisa dilakukan saat ini. Hal ini karena terkendala batu material yang akan dijadikan dinding penahan tebing sungai Ciroas.

BPBD hanya memiliki fasilitas kawat (bronjong) penampung batunya saja. Sedangkan materialnya masih menunggu koordinasi dengan Dinas terkait. Hal ini karena untuk pembuatan dinding memerlukan material yang cukup banyak agar konstruksinya kokoh.

“Kalau menggunakan material yang ada itu masih belum cukup. Jadi harus menunggu koordinasi dengan pihak terkait untuk solusinya,” ujar Kusnadi.

Tak lupa Kusnadi pun mengingatkan kepada warga masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya musibah bencana alam. Terlebih lagi saat ini masih dalam musim penghujan dan intensitas curah hujan yang turun juga cukup tinggi.

“Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG diprediksi bulan ini intensitas curah hujan masih tinggi. Kami harap tetap waspada,” imbuhnya.

Evakuasi Longsoran Dinding Sungai Ciroas yang Ambruk Hanya Sementara

Sementara itu, Lurah Kelurahan Hegarsari, Krisdianto, mengatakan, gotong royong evakuasi material longsoran dinding sungai Ciroas ini merupakan tindak lanjut sebagai solusi sementara. Hal ini lantaran pembuatan dinding penahan permanen belum bisa dilakukan saat ini.

“Jadi, itu hanya solusi sementara saja agar tidak terjadi penumpukan sampah dan arus air sungai tidak terhambat karena bisa menyebabkan banjir,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

Editor: Ndu

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img