DKUKMP Ciamis Kembali Tera Ulang Alat Ukur SPBU

Tera Ulang
DKUKMP Ciamis dan Badan Metrologi Tasikmalaya saat melakukan tera ulang SPBU di Ciamis. Foto: Es/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis kembali melakukan tera ulang SPBU setelah sebelumnya melakukan hal yang sama terhadap timbangan biasa.

Kepala DKUKMP Ciamis David Firda mengatakan, SPBU memiliki alat ukur sendiri yang perlu juga ada pengawasannya guna memastikan berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

“Apabila alat ukur tersebut sudah kedaluwarsa dengan waktu masa satu tahun, sehingga kalau tidak ditera kemungkinan akan mengalami kekacauan dan bisa merugikan kosumen,” katanya, Senin (22/2/2021).

Karena itu, pihaknya mewajibkan semua SPBU yang ada untuk melakukan tera ulang terhadap alat ukurnya itu.

“Kita bekerjasama dengan Badan Metrologi Tasikmalaya untuk menera ulang sesuai jadwal dan pemilik SPBU jika sudah masuk setahun,” imbuhnya.

baca juga: Aplikasi SKOCI, Inovasi Dinas Pertanian Kenalkan Kopi Asli Ciamis

Pengawasan ini, katanya, tiada lain supaya pemilik maupun konsumen tidak merugi karena takarannya tidak sesuai.

Apalagi ketika kedapatan kecurangan dari pengusaha itu dengan mengubah alatnya, maka bisa terkena sanksi pidana.

“Kita wanti-wanti mereka ketika alatnya rusak, segera hubungi kami agar tidak menimbulkan masyarakat di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk menera alat ukur yang ada di SPBU hitungannya liter dengan menggunakan alat uji bejana.

Dari bejana ini terdapat meteran yang menunjukkan volume liter yang keluar dari selang dengan batas toleransi 0,5 persen dari volume.

Sehingga, jika bejana berisi 20 liter, maka selisih maksimal 100 mililiter.

“Biasanya satu selang kita tera ulang 1-3 kali guna memastikan akurasinya,” pungkasnya. (Es/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid