Fakta Don’t Call Me SHINee, Album Ketujuh yang Hadirkan Genre Hip Hop

Fakta Don't Call Me SHINee
Ilustrasi Fakta Don't Call Me SHINee. Foto: Ist/Net

Fakta Don’t Call Me SHINee sebagai album terbaru langsung disambut dengan meriah oleh para Shawol (sebutan penggemar SHINee). Antusias penggemar tersebut bukan tanpa alasan.

Sebab, Don’t Call Me merupakan pertanda comeback pertama boy grup asal Korea Selatan tersebut setelah vakum selama 2 tahun. Vakumnya SHINee dalam merilis album karena para member tertua sedang menjalani wajib militer.

Baca Juga: Drama Korea OST Terbaik, Ini Rekomendasinya yang Bisa Bikin Baper

Sejumlah Fakta Don’t Call Me SHINee

Boy grup kpop asal Korea Selatan, SHINee telah menelurkan kembali album terbaru mereka dengan judul Don’t Call Me. Perilisan album tersebut menjadi momen comeback setelah anggota mereka menyelesaikan wajib militer selama 2 tahun.

Hal yang lebih membuat antusias lagi, SHINee menunjukkan penampilan yang berbeda dan lebih segar dari sebelumnya. Namun demikian, SHINee tak meninggalkan ciri khasnya sebagai boy grup atau idol kpop papan atas yang mengenakan outfit warna-warni.

Berikut ini adalah sejumlah fakta yang SHINee usung dalam album comeback paling baru mereka. Jika penasaran, dapat anda intip fakta Don’t Call Me SHINee di bawah ini.

Comeback Setelah 2,5 Tahun

Sebelum merilis album baru dengan tajuk Don’t Call Me, SHINee terakhir kali menyapa para Shawol tahun 2018 silam melalui album yang berjudul The Story of Light. Album tersebut terdiri atas tiga bagian yang menarik.

Setelah merilis album tersebut, satu per satu member SHINee memilih untuk melaksanakan wajib militernya, mulai dari Onew, Key, dan yang terakhir adalah Minho.

Kemudian, kembalinya Minho dari kewajibannya menjadi awal yang baru untuk grup kpop tersebut dalam menelurkan karya. Melalui album baru, Don’t Call Me, mereka menampilkan sisi yang baru dan belum pernah penggemar saksikan sebelumnya.

Tak hanya itu saja, fakta Don’t Call Me SHINee juga memberikan pemikiran para member selama melakukan proses pengerjaan album tersebut.

Mereka pernah merasakan kekhawatiran serta cemas akan penerimaan publik mengenai album yang baru saja mereka rilis tersebut.

Apalagi, SHINee telah cukup lama vakum serta genre musik yang mereka bawakan mengalami banyak perubahan. Bahkan, Key sendiri juga mengakui atas kendala tersebut.

Walaupun kecemasan sempat menghinggapi mereka, namun para member SHINee sangat berbahagia karena dapat menyapa penggemar setelah sekian lama.

Baca Juga: Mingyu Seventeen Terseret Isu Bullying, Begini Tanggapan Agensi

Album Ketujuh dengan Genre Hip-Hop

Fakta Don’t Call Me SHINee selanjutnya merupakan salah satu album terbaru dari banyak album yang mereka rilis dengan mengusung tema atau genre musik hip hop dance. SHINee menampilkan semacam itu sejak perjalanan karir mereka dimulai tahun 2008 silam.

“Sejauh ini, kami telah mencoba banyak genre musik, mulai dari urban RnB hingga EDM. Namun, kali ini kami mencoba genre yang lain dari karya sebelum ini. Tetapi, tetap mempertahankan unsur SHINee dalam album ini,” ucap Lee Taemin, vokalis SHINee.

Kemudian, hal tersebut menjadikan album terbaru mereka terasa sangat unik, menarik, serta banyak memperoleh pujian. Sambutan dari pendengar dan netizen pun sangat positif. Hal tersebut karena SHINee berhasil membuat gebrakan yang baru serta keluar dari zona nyaman dalam bermusik.

Lirik Lagu Tentang Pengkhianatan

Fakta Don’t Call Me SHINee berikutnya adalah merajai puncak chart iTunes. Lagu terbaru SHINee mengusung sisi adiktif untuk para penggemarnya.

Lagu Don’t Call Me merupakan lagu utama yang mereka hadirkan serta memiliki makna mengenai cara seseorang untuk mengekspresikan emosi saat cintanya terkhianati.

Kemudian, juga berharap orang yang telah berkhianat tak pernah mencoba untuk kembali. Pada lagu tersebut, SHINee juga mengajak para penggemarnya untuk bisa bernostalgia kembali dengan Onew dan Taemin yang mempunyai suara oktaf tinggi dengan paduan rap dari Minho dan juga Key.

Baca Juga: Pesinetron Gabriella Larasati Diperiksa Polisi, Dugaan Kasus Video Syur!

Album dalam Dua Versi

Don’t Call Me hadir dalam dua versi, yakni Jewel Case dan Photobook. Untuk versi Jewel Case, penggemar akan memperoleh album dengan cover dari setiap anggota SHINee.

Sedangkan untuk versi Photobook ada dua konsep yang saling bertolak belakang, yakni Reality (berwarna) dan Fake Realy (hitam-putih).

Selain itu, dalam album terbaru ini SHINee menghadirkan sembilan lagu. Diantaranya Don’t Call Me, Heart Attack, I Really Want You, Code, Kiss Kiss, sampai lagu Marry You.

Dalam fakta Don’t Call Me SHINee melalui lagu Marry You ini adalah kelanjutan lagu debut mereka dengan judul Replay tahun 2011 silam.