Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita TerbaruFungsi Enzim Tripsin dan Gangguan yang Menyerang Pencernaan

Fungsi Enzim Tripsin dan Gangguan yang Menyerang Pencernaan

Fungsi enzim tripsin memang berhubungan dengan kerja lambung. Enzim adalah biomolekul yang wujudnya protein dan memiliki fungsi untuk mengubah zat atau molekul substrat ke dalam molekul lain. Tentunya akan berubah dalam bentuk yang lebih sederhana dan langsung berperan sesuai dengan fungsi masing-masing.

Ada banyak enzim yang terdapat pada tubuh manusia. Salah satu enzim yang sangat berperan adalah tripsin. Tergolong pada salah satu enzim pencernaan.

Enzim tripsin tergolong pada salah satu enzim protease. Memiliki kemampuan untuk melakukan hidrolisis suatu protein menjadi ukuran yang lebih kecil.

Mengulik Fungsi Enzim Tripsin pada Pencernaan Manusia

Perlu diketahui bahwa enzim tripsin berasal dari pankreas. Karena enzim ini sangat berperan pada proses pencernaan, kekurangan enzim ini sangat berbahaya. Bahkan bisa menimbulkan berbagai gangguan pencernaan dan kerusakan pada pankreas.

Produksi enzim tripsin bisa juga melalui jaringan lainnya, kecuali pankreas. Biasanya hal ini akan berakibat pada penyakit kanker. Penyakit ini sangat mengganggu kerja tubuh dan berakibat fatal.

Secara garis besar, enzim tripsin akan mengubah protein sebagai asam amino. Tetapi proses perubahan ini menggunakan mekanisme yang bergerak dalam tubuh. Sehingga tidak sembarangan mengubah protein karena melalui berbagai proses.

Baca Juga: Enzim pada Mulut dan Fungsinya yang Penting Dalam Sistem Pencernaan

Mekanisme Fungsi Enzim

Untuk mendapatkan fungsi enzim tripsin, maka harus mengikuti mekanismenya dengan baik. Mula-mula pankreas memproduksi enzim tripsin. Enzim ini memiliki bentuk yang tidak aktif.

Ketidakaktifan enzim ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Pasalnya, jika enzim yang keluar langsung aktif, maka bisa menghancurkan sel pankreas. Mengingat bahwa sel tersebut tersusun dari protein.

Pankreas akan mengeluarkan enzim tripsin yang bernama tripsinogen ke dalam usus 12 jari. Selanjutnya akan mengalami pemecahan sebagai tripsin aktif oleh enteropeptidase. Nah, enzim ini merupakan hasil dari organ usus halus.

Fungsi enzim tripsin yang sudah aktif mampu membantu dalam pemecahan protein dalam makanan. Tentu saja makanan ini berasal dari lambung. Tak hanya itu saja, proses ini juga akan mengaktifkan molekul tripsinogen lainnya.

Enzim pencerna protein yang lain akan mendapatkan proses sekresi. Nantinya akan berubah sebagai proenzim oleh pankreas. Dalam hal ini, makanan yang masih dalam lambung memiliki sifat asam.

Keasaman pada makanan yang tinggi biasanya memiliki pH kurang dari 7 atau netral. Sifat asam ini bisa menghancurkan atau mematahkan makanan layaknya sebuah bubur.

Tak lama setelah itu, makanan akan meninggalkan lambung dan masuk ke duodenum. pH akan berubah agak basa atau nilainya lebih besar dari 7. Nah, pH inilah yang paling efektif bagi enzim tripsin sehingga bisa berfungsi dengan optimal.

Fungsi enzim tripsin sangat penting untuk mengubah protein dalam makanan. Karena proses berikutnya, makanan akan terserap oleh usus kecil. Dalam hal ini, juga harus seimbang dengan jenis makanan yang dikonsumsi untuk memperlancar produksi enzim tripsin.

Baca Juga: Fungsi Tuba Fallopi pada Wanita dan Gangguannya Bagi Kesehatan

Penghambat Fungsi Tripsin

Penghambat dari kerja tripsin memiliki nama inhibitor. Merupakan sebuah senyawa yang bisa mengikat erat dan menghambat fungsi tripsin dalam mencerna protein. Salah satu zat makanan yang merupakan inhibitor adalah Bowman Birk.

Inhibitor ini terdapat pada sebagian kacang-kacangan seperti kedelai. Banyak yang mengonsumsi makanan ini sehingga menurunkan kualitas gizi protein pada makanan. Cara mengatasinya adalah dengan memasak hingga matang sebuah makanan untuk menonaktifkan inhibitor tripsin.

Sel-sel pada pankreas akan menghasilkan inhibitor tripsin yang bisa menghalangi aktivitas tripsin. Bahkan bisa menghalangi aktivitas enzim pencerna lainnya sebelum keluar dari pankreas.

Mekanisme ini sangat penting dalam sebuah pencernaan protein. Karena enzim yang sudah aktif masih berada dalam pankreas bisa merusak sel yang ada di dalamnya. Maka fungsi enzim tripsin tidak berjalan dengan baik.

Gangguan Enzim Tripsin

Tidak semua orang terlahir dalam keadaan yang sempurna. Bisa saja ada kekurangan atau cacat sejak masih dalam kandungan. Sehingga gen yang terganggu bisa mengurangi peran dalam produksi tripsinogen pada pankreas.

Gangguan Pencernaan

Pankreas yang tidak bisa menghasilkan enzim pencernaan, maka bisa mengalami gangguan pencernaan. Hal ini karena nutrisi dalam makanan tidak bisa tercerna dengan baik. Bahkan tidak bisa terserap dengan maksimal.

Penderita biasanya memiliki tinja yang besar, berminyak, dan warnanya lebih pucat. Gejala dari gangguan ini biasanya perut kembung, bengkak pada tubuh, nyeri tulang, penurunan berat badan, dan memar. Hal yang fatal bisa menyebabkan malnutrisi.

Itulah beberapa fungsi enzim tripsin pada pencernaan manusia. Hal ini harus didukung dengan konsumsi makanan yang sehat agar bisa berlangsung dengan maksimal. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img