Fungsi Jaringan Meristem pada Pertumbuhan Tanaman

Fungsi Jaringan Meristem pada Pertumbuhan Tanaman
Ilustrasi Fungsi Jaringan Meristem. Foto: Ist/Net

Fungsi jaringan meristem yang utama adalah sebagai penyokong pada tumbuhan. Sel penyusun dari jaringan ini bersifat embrional. Jaringan ini memiliki sel aktif untuk melakukan fragmentasi.

Meristem merupakan titik pokok proses pertumbuhan. Pada dasarnya, jaringan meristem terletak di bagian ujung akar, batang, kambium, dan pangkal batang. Jaringan ini melakukan pembelahan secara mitosis.

Menurut asalnya, jaringan meristem terbagi atas dua jenis. Keduanya termasuk meristem primer dan meristem sekunder. Masing-masing dari bagian tersebut memiliki fungsi tertentu.

Kenali Fungsi Jaringan Meristem pada Tumbuhan

Secara umum jaringan meristem merupakan penyokong pertumbuhan tinggi dan besar pada tanaman. Tentu saja pertumbuhan ini harus mendapatkan dukungan dari bagian jaringannya. Berikut adalah fungsinya:

Fungsi Meristem Apikal

Jenis jaringan yang pertama adalah meristem apikal. Meristem ini biasanya memiliki nama lain meristem ujung. Ini adalah jaringan meristem yang berada pada ujung lapangan.

Fungsi utama dari jaringan meristem adalah sarana penunjang dan jaringan untuk memperpanjang. Jaringan ini bentuknya lebih memanjang. Pertumbuhan panjang merupakan aktivitas jaringan meristem apikal secara lazim.

Fungsi jaringan meristem ini adalah penyebaran kanopi cabang. Memperpanjang jaringan atau jangkauan penyerapan air. Jaringan meristem apikal juga memiliki sel yang akan terus bertumbuh panjang.

Baca juga: Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya

Letak dari meristem apikal berada pada ujung akar. Hal ini memungkinkan untuk menghasilkan sel baru agar akar bisa memanjang. Sehingga akar bisa menembus tanah dan memperoleh air serta mineral.

Meristem apikal merupakan pusat daerah pembelahan sel yang nantinya menghasilkan sel meristem primer. Tujuan dari pembelahan ini untuk menggantikan sel tudung akar yang tanggal. Meristem apikal pada ujung batang akan menghasilkan sel pembentuk daun.

Jaringan pada meristem apikal terbuat dari jaringan primer. Pada saat proses pemanjangan, maka akan menghasilkan tunas apikal. Hal ini berubah menjadi cabang samping, daun, dan bunga.

Fungsi Meristem Interkalar

Jaringan meristem interkalar merupakan jaringan yang berada antara jaringan dewasa. Hal ini misalnya jaringan pangkal ruas batang atau pangkal tangkai ranting. Jaringan ini juga terdapat pada rumput-rumputan.

Fungsi jaringan meristem ini sebagai penopang pertumbuhan tinggi tanaman. Sebab memiliki pertumbuhan memanjang lebih cepat. Hal ini seiring dengan pertumbuhan meristem apikal yang berasal dari dua ujung tanaman.

Fungsi Meristem Lateral

Jaringan meristem lateral memiliki nama lain sebagai meristem samping. Letak jaringan ini sejajar dengan permukaan organ. Sebagai contoh, terletak pada kambium dan kambium gabus.

Meristem lateral memiliki fungsi untuk membelah dan memperpanjang diameter batang atau akar pada tanaman. Pertumbuhan ini menuju ke arah samping. Sehingga memungkinkan tumbuh besarnya akar dan batang pada tanaman.

Baca juga: Ciri Jaringan Kolenkim pada Tumbuhan dan Jenisnya

Fungsi jaringan meristem membentuk pertumbuhan sekunder. Sehingga jaringan ini memiliki nama lain sebagai jaringan sekunder.

Kambium pada meristem ini terletak pada akar dan batang tumbuhan berkeping dua atau berbiji terbuka. Sedangkan kambium gabus letaknya pada kulit batang dan membentuk jaringan gabus. Meristem ini menyebabkan jaringan akan sulit terlewati oleh air.

Kambium akan mengarah keluar dan membentuk floem. Sedangkan yang mengarah ke dalam membentuk xilem. Adapun kambium gabus yang mengarah keluar akan membentuk felem. Lalu yang mengarah ke dalam membentuk feloderm.

Fungsi Umum Jaringan Meristem

Ada fungsi umum dari meristem pada tumbuhan yang sesuai dengan ciri-cirinya. Meristem bisa menambah tinggi pada tumbuhan. Selain itu, juga bisa memanjangkan tumbuhan.

Fungsi jaringan meristem berikutnya mampu memperbesar batang. Hal ini juga termasuk pada pelebaran batang. Fungsi yang paling membantu pertumbuhan adalah menyimpan cadangan makanan.

Pada akar jaringan meristem bisa membantu mencari nutrisi. Sehingga berperan dalam proses fotosintesis tumbuhan. Tak hanya itu, jaringan meristem bisa membentuk cabang pada tumbuhan. Jaringan ini juga akan berperan pada pertumbuhan sel-sel.

Baca juga: Fungsi Hormon Sitokinin pada Perkembangan Tanaman

Fungsi ini sesuai dengan ciri-cirinya yang tidak mengandung zat makanan. Bukan berarti jaringan meristem mampu menampung makanan. Hanya saja, menyimpan cadangan makanan yang membantu pertumbuhan tanaman.

Itulah beberapa fungsi jaringan meristem yang ada pada tumbuhan. Sehingga bisa bertahan hidup dengan berbagai perubahan yang dialami. Meskipun begitu, jaringan ini juga bisa membantu tanaman untuk bertahan hidup dengan berbagai situasi. (R10/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara