Fungsi Kloroplas pada Sel Tumbuhan dan Pengertian Lengkapnya

0
2
Fungsi Kloroplas Pada Sel Tumbuhan dan Pengertian Lengkapnya
Ilustrasi Fungsi Kloroplas pada Sel Tumbuhan. Foto: Ist/Net

Fungsi kloroplas pada sel tumbuhan memang penting. Fungsi yang paling utama adalah tempat proses fotosintesis pada tumbuhan. Sehingga mampu menghasilkan makanan dan sumber energi.

Hal ini tentunya sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup tumbuhan. Kloroplas memiliki kandungan berupa klorofil. Biasanya merupakan bagian dari plastida.

Pada kloroplas akan berlangsung sebuah fase terang dan gelap. Tak lain merupakan serangkaian proses fotosintesis pada tumbuhan. Inilah salah satu yang harus anda ketahui mengenai kloroplas.

Ketahui Fungsi Kloroplas pada Sel Tumbuhan dan Pengertiannya

Struktur kloroplas tersusun atas jaringan tumbuhan dari beberapa bagian. Misalnya membran luar, membran dalam, stroma, tilakoid, ruang antar membran, dan masih banyak lagi. Kloroplas hampir terdapat pada semua tumbuhan.

Tetapi letaknya tidak umum dalam satu sel. Setiap sel bisa saja memiliki satu hingga banyak plastida. Pada umumnya, kloroplas adalah organel sel bermembran pada tumbuhan.

Organel ini memiliki kandungan berupa pigmen fotosintesis. Hal inilah yang menyebabkan bahwa tumbuhan sebagai makhluk produsen. Pasalnya bisa menghasilkan makanannya sendiri.

Ada beberapa fungsi kloroplas pada sel tumbuhan sebagai berikut:

Baca Juga: Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan dan Ciri-Cirinya

Tempat Proses Fotosintesis

Fungsi yang pertama adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Tujuannya agar tumbuhan bisa menghasilkan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Tentu saja dalam melakukan proses ini mendapatkan bantuan dari beberapa organ tumbuhan lainnya.

Komponen yang mendukung proses fotosintesis adalah air dan CO2. Tidak lupa cahaya sinar matahari yang merupakan komponen utama dalam proses fotosintesis. Proses penyerapan semua bahan yang tepat akan menghasilkan makanan yang banyak.

Reaksi ini terjadi pada sebuah membran internal dalam suatu organel. Proses fotosintesis menghasilkan sebuah glukosa. Nantinya hasil dari proses ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan makhluk hidup lainnya.

Fungsi kloroplas pada sel tumbuhan terutama yang memiliki warna hijau. Termasuk pada batang hijau buah yang belum matang dan lain sebagainya. Terdapat sekitar satu jutaan kloroplas tiap mm persegi pada permukaan daun.

Warna daun yang hijau ini berasal dari klorofil. Energi cahaya yang terserap mampu menggerakkan sintesis molekul makanan pada kloroplas. Sehingga akan bertemu dalam sel mesofil.

CO2 akan masuk ke dalam daun dan oksigen akan keluar melalui stomata. Air yang sudah terserap oleh akar akan mengalir melalui berkas pembuluh. Sehingga daun juga menggunakan berkas ini untuk mengirimkan gula menuju akar.

Baca Juga: Fungsi Jaringan Meristem pada Pertumbuhan Tanaman

Sebagai Organel Penghasil Energi

Fungsi kloroplas pada sel tumbuhan juga mampu membentuk sebuah energi. Hal ini mampu memberikan kemampuan pada tumbuhan untuk bertahan hidup. Sehingga tidak akan mati karena mampu memproduksi makanannya.

Kloroplas pada tumbuhan akan mengkonversi sinar matahari. Tak hanya itu saja, air dan CO2 juga akan menjadi makanan dan energi bagi tumbuhan.

Cara Kerja Kloroplas

Dalam hal ini, kloroplas adalah sebuah pabrik yang berperan penting dalam membuat makanan. Tenaga yang digunakan untuk produksi makanan adalah sinar matahari. Sehingga tidak akan kehabisan energi, kecuali saat musim penghujan.

Kloroplas akan menyerap energi sinar matahari. Setelah itu, menggunakan sinar untuk mereduksi CO2 agar bisa membentuk karbohidrat. Misalnya membentuk pati yang bisa membebaskan molekul oksigen untuk makhluk hidup lainnya.

Fungsi kloroplas pada sel tumbuhan sebagai pabrik dengan tenaga pada keadaan yang terang. Untuk mitokondria akan berfungsi jika keadaan sudah gelap. Organel sel yang mengoksidasi karbohidrat sebagai hasil dari proses fotosintesis pada siang hari.

Pada dasarnya, rangkaian proses fotosintesis terbagi atas dua macam. Jenis yang pertama adalah reaksi terang. Sesuai dengan namanya, reaksi ini membutuhkan bantuan sinar matahari.

Sedangkan untuk jenis kedua adalah reaksi gelap. Dengan begitu, proses ini tidak membutuhkan sinar matahari. Tetapi membutuhkan bantuan dari Co2.

Pada bagian dalam kloroplas terdapat kandungan DNA, RNAS, stroma, ribosom, dan granum. Stroma merupakan tempat terjadinya reaksi gelap pada tumbuhan dengan bantuan CO2.

Sedangkan untuk granum tersusun atas membran tilakoid yang merupakan tempat reaksi terang. Lalu ada ruang tilakoid yang merupakan ruang antar membran.

Ternyata, fungsi kloroplas pada sel tumbuhan mendominasi proses fotosintesis. Hal ini merupakan dasar dari kehidupan tumbuhan untuk terus bertahan. Sehingga pemenuhan kebutuhan makanan selalu ada dan mandiri dengan membuatnya. (R10/HR Online)

Editor: Jujang