Fungsi Sentrosom pada Sel Hewan dan Perannya Dalam Pembelahan

Fungsi Sentrosom Pada Sel Hewan dan Perannya Dalam Pembelahan
Ilustrasi Fungsi Sentrosom pada Sel Hewan. Foto: Ist/Net

Fungsi sentrosom pada sel hewan erat kaitannya dengan proses pembelahan. Maksud dari pembelahan ini adalah mitosis. Yang mana pembelahan mitosis bisa menghasilkan dua sel anakan yang karakteristiknya identik sama dengan sel induk.

Sentrosom akan memainkan perannya dalam proses mitosis. Sebelum menjalankan perannya, tentu ada tahapan pembentukannya. Dalam pembentukannya, berasal dari dua sentriol yang saling berpasangan.

Selain itu, sentrosom juga terbentuk dari bahan pericentriolar. Ini tersusun dari beberapa protein seperti tubulin, nenein, dan perisentrik. Keduanya terletak pada orthogonal yang satu dengan lainnya.

Baca Juga: Kelenjar Keringat Ekrin dan Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh

Kenali Fungsi Sentrosom pada Sel Hewan

Sentrosom merupakan salah satu organel sel pada hewan. Dikelilingi dengan sebuah bahan pericentriolar dan terlibat pada suatu proses seluler. Hal ini juga termasuk pada penerimaan sensorik, penggerak, serta embriogenesis.

Mengandung sepasang organel yang merupakan sentriol. Masing-masing sentriol terisi oleh sembilan kelompok tiga mikrotubulus. Hal ini tentu saja menyatu dan tersusun dengan formasi cincin.

Selama masa interfase berlangsung, terutama pada saat periode sel yang tidak aktif akan membelah. Masing-masing sel yang ada meliputi sepasang sentriol. Berikut adalah fungsi sentrosom pada sel hewan:

Pembelahan Sel Mitosis

Fungsi sentrosom yang pertama adalah sebagai pembelahan sel. Dalam hal ini, sentrosom berperan untuk membantu proses pembelahan. Sehingga bisa dikatakan bahwa sentrosom sangat membantu proses pembelahan sel.

Mempertahankan Jumlah Kromosom

Sentrosom juga berfungsi sebagai sesuatu yang bisa mempertahankan jumlah kromosom. Adanya proses mitosis menyebabkan sel anakan akan terbagi dalam dua bagian. Hal ini harus memiliki karakter identik dengan sel indukan.

Tentu saja mampu mempertahankan karakteristik ini yang termasuk kunci pada sentrosom. Agar bisa memiliki karakter yang identik, maka sentrosom harus mengambil peran.

Fungsi sentrosom pada sel hewan akan membantu dalam mempertahankan jumlah kromosom. Tentu saja hal ini ketika proses pembelahan sedang berlangsung.

Baca Juga: Fungsi dari Alveolus Sebagai Tempat Perpindahan Udara dalam Tubuh

Pusat Produksi Mikrotubulus

Fungsi sentrosom berikutnya adalah sebagai pusat utama dalam produksi mikrotubulus. Yang mana mikrotubulus merupakan sebuah struktur filamen tipis pada sel hewan. Sentrosom akan menentukan arah dalam pertumbuhan sel.

Ada salah satu pertumbuhan yang arahnya ditentukan oleh sentrosom, misalnya sel hewan seperti neuron. Dalam hal ini, akan menentukan arah serta titik pembelahan akson dengan sel inti. Sentrosom sebagai kepala pusat pengelompokkan mikrotubulus pada sel hewan.

Inisial Sitokinesis

Fungsi sentrosom pada sel hewan berikutnya adalah membantu proses inisiasi sitokinesis. Sentrosom bertanggung jawab untuk memisahkan sel menjadi dua bagian. Selain itu, juga memastikan bahwa setiap nukleus.

Tanpa adanya sentrosom, akan berakibat fatal pada inisiasi sitokinesis. Misalnya tidak bisa melakukan pembelahan mitosis dengan sempurna.

Mengatur Datangnya Silia Primer

Selain bisa mengatur pada proses pembelahan mitosis, sentrosom juga berkaitan dengan silia. Dalam hal ini, sentrosom akan berperan dalam mengatur silia primer. Sebab silia tidak mampu bergerak secara mandiri.

Fungsi sentrosom pada sel hewan ini sangat berperan aktif ketika silia primer tidak bisa muncul. Hal ini akan mengalami kerusakan dan timbul masalah besar.

Fenomena ini karena silia primer yang seharusnya ada pada ginjal, lapisan perut, dan sel batang. Tetapi karena silia tidak bergerak, maka posisinya akan bergeser.

Silia primer yang telah rusak akan menyebabkan berbagai penyakit. Ini membuktikan bahwa silia sangat berperan pada tubuh. Silia primer terdapat pada tubulus ginjal yang bertindak sebagai sensor.

Peran Sentrosom

Setelah mempelajari fungsi sentrosom pada sel hewan, kini beralih pada perannya. Yang mana setiap sel anak mewarisi satu sentrosom. Nantinya akan bereplikasi selama masa interfase siklus sel.

Dalam profase pembelahan mitosis, sentrosom bermigrasi menuju ke kutub yang berlawanan dari sel. Setelah itu, spindel mitosis akan terbentuk antara dua sentrosom. Yang mana setiap sel anak akan menerima satu sentrosom.

Walaupun tidak terlalu berperan penting dalam pembelahan mitosis. Tetapi hal ini akan berguna bagi kelangsungan hidup organisme. Sel yang tidak ada sentrosom, maka akan kekurangan mikrotubulus tertentu.

Itulah beberapa peran sentrosom pada sel hewan. Hal ini tentu akan berpengaruh pada pertumbuhan dan proses pembelahan pada hewan. Sehingga keberlangsungan hidup akan berjalan dengan lancar dan mudah dalam menyesuaikan saat beradaptasi. (R10/HR Online)

Editor: Jujang