Gejala Flu Burung yang Menyerang Manusia dan Pengobatannya

Gejala Flu Burung yang Menyerang Manusia dan Pengobatannya
Ilustrasi gejala flu burung. Foto: Ist/Net

Gejala flu burung cukup beragam, namun masih banyak orang yang menyepelekannya. Penyakit yang satu ini adalah gangguan yang timbul akibat infeksi virus influenza tipe A.

Penularan penyakit tersebut datang dari unggas ke manusia. Sebenarnya ada beberapa jenis virus yang satu ini, namun hanya beberapa yang dapat menginfeksi manusia.

Ada banyak jenis penyakit yang timbul karena infeksi virus. Penyakit ini sudah banyak menyerang manusia di berbagai negara.

Flu burung pernah mewabah di wilayah Asia, Timur Tengah, Afrika, dan beberapa negara di Eropa. Penyakit tersebut cukup membahayakan, bahkan mampu merenggut nyawa dengan cepat.

Virus yang satu ini merupakan jenis H5N1 yang telah ada sejak lama. Bahkan di Indonesia sendiri penyakit ini muncul pertama kali pada tahun 2005.

Gejala flu burung mirip dengan Covid-19 saat ini. Maka dari itu, sebaiknya jangan sepelekan meski hanya mirip dengan sakit flu biasa.

Agar bisa mengatasi penyakit tersebut, ketahui gejala hingga penyebabnya. Jika anda merasa kurang enak badan, sebaiknya untuk periksa ke dokter dan memastikan jenis penyakitnya.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Flu Tulang, Gejala dan Cara Sederhana Mengobatinya

Sehingga anda bisa memberikan pengobatan dengan tepat. Jika anda tidak tahu jenis penyakitnya, tentu pengobatan yang dilakukan pun sia-sia.

Kenali Gejala Flu Burung pada Manusia

Flu burung merupakan penyakit yang terjadi akibat penularan virus dari unggas ke manusia. Dalam dunia medis, penyakit ini terkenal dengan sebutan avian influenza.

Penyakit ini timbul karena adanya virus H5N1 atau H7N9. Gejala yang timbul memang mirip dengan flu biasa, namun sebaiknya jangan sepelekan.

Karena penyakit tersebut bisa menimbulkan kematian jika tidak mendapatkan penanganan segera. Ketika seseorang terserang, maka akan timbul berbagai gejala.

Ada yang ringan, kronis, hingga membahayakan nyawa. Gejala flu burung bisa muncul setelah 3-5 hari virus menyerang. Namun, gejala yang umum terjadi antara lain:

  • Sesak napas
  • Demam
  • Batuk
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Sakit tenggorokan

Pada beberapa penderita, ada gejala lain yang timbul. Mulai dari sakit perut, muntah, gusi berdarah, diare, mimisan, mata merah, hingga nyeri dada.

Baca Juga : Sakit Dada Sebelah Kiri, Awas Gejala Penyakit Berbahaya

Kondisi yang cukup berat juga bisa terjadi hingga mengakibatkan pneumonia. Tidak hanya itu saja, namun juga timbul acute respiratory distress syndrome (ARDS), gagal napas, kejang, dan gangguan sistem saraf.

Pengobatan Flu Burung

Gejala flu burung memang cukup beragam. Namun, anda harus lebih waspada untuk mengatasinya. Ada beberapa langkah pengobatan yang bisa anda lakukan.

Pengobatan yang terjadi pun berbeda-beda. Semua tergantung dengan gejala yang terjadi. Penderita flu burung pada umumnya akan diisolasi dengan perawatan khusus.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko penularan virus. Setelah itu, biasanya pasien akan konsumsi obat-obatan untuk mengatasi flu burung.

Obat yang bisa mengatasi antivirus antara lain oseltamivir dan zanamivir. Obat tersebut mampu meredakan gejala, mencegah komplikasi, hingga meningkatkan peluang untuk sembuh.

Konsumsi obat tersebut harus dengan anjuran dokter dan biasanya perlu diminum dalam waktu 2 hari. Selain untuk pengobatan oseltamivir dan zanamivir, juga berfungsi sebagai pencegah flu burung.

Oleh karena itu, obat tersebut juga diberikan pada orang yang kontak langsung dengan pasien. Ketika kondisi semakin parah, penderita akan kesulitan dalam bernafas.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Anosmia dan Cara Tepat Mengobatinya

Cara Penularan Virus Kepada Manusia

Gejala flu burung mirip dengan influenza. Namun, penularan yang terjadi dari unggas, baik liar maupun peternakan. Misalnya ayam, bebek, angsa, dan burung.

Virus tersebut bisa menginfeksi manusia jika terjadi kontak langsung. Beberapa kondisi terinfeksi virus flu burung bisa dengan mudah terjadi.

Penularan dari unggas ke manusia bisa terjadi ketika anda menyentuh binatang yang terinfeksi. Menyentuh kotoran unggas yang terinfeksi, air liur, lendir, bahkan konsumsi daging atau telurnya.

Sedangkan untuk penularan antar manusia bisa terjadi, namun belum jelas cara penularannya. Resiko penularannya lebih cepat pada beberapa orang yang bekerja dalam area peternakan unggas.

Flu burung menjadi salah satu penyakit menular yang bisa mengakibatkan kematian. Maka dari itu, sebaiknya anda perlu tahu gejala flu burung, penularan, hingga cara mengobatinya. Tentu hal tersebut akan sangat penting dalam upaya menjaga kesehatan. (R11/HR-Online)

Editor : Eva Latifah