Hendak Memangsa Ternak Warga, BPBD Kota Banjar Tangkap Ular Kobra

BPBD Kota Banjar
Ular Kobra yang hendak memangsa hewan ternak milik warga saat dievakuasi di Markas BPBD Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- BPBD Kota Banjar berhasil mengevakuasi seekor ular kobra yang hendak memangsa ternak warga lingkungan Banjarkolot, RT 03/11, Kelurahan bersama komunitas reptil.

Petugas berhasil mengevakuasi ular sepanjang 1,20 meter yang meresahkan warga sekitar, apalagi ternak mereka terancam.

Menurut Angota Komunitas Reptil Kota Banjar Ivan Septian, awalnya tim Damkar Kota Banjar mendapatkan laporan dari warga yang melihat ular jenis kobra hendak memangsa hewan ternak di kandang ayam samping rumahnya.

Setelah itu, karena merasa takut warga tersebut akhirnya melapor ke BPBD agar mendapatkan penanganan langsung.

“Tadi sore ularnya langsung kami evakusi bersama petugas BPBD. Panjangnya satu meter lebih” kata Ivan kepada HR Online, Senin (22/2/21).

Selain mengevakuasi ular kobra, lanjut Ivan, petugas juga menyisir lokasi kandang ternak warga untuk mencari sarang ular kobra, namun belum berhasil menemukannya.

Setelah berhasil mengevakuasi, pihaknya pun langsung membawanya ke markas BPBD. Selanjutnya ularnya akan dilepasliarkan lagi ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga.

“Kami lepas di kawasan gunung Sangkur Kecamatan Pataruman,” imbuhnya.

baca juga: Vaksinasi Nakes di Banjar Belum Mencapai Target

BPBD Kota Banjar Evakusi 3 Hewan Liar

Sementara itu, Kepala UPTD Damkar BPBD Kota Banjar Aam Amijaya menambahkan, dalam satu hari ini petugas bersama komunitas reptil mengevakuasi 3 reptil liar yang meresahkan hasil laporan dari masyarakat.

Aam menyebutkan, dua hewan liar itu satu ular jenis Kobra di lingkungan Banjarkolot.

Kemudian ular Sanca di wilayah Desa Balokang dan seekor kera liar yang tengah berada di atap rumah pemilik Queen Caffe Jalan Tentara Pelajar, namun tidak tidak berhasil karena kabur.

“Hari ini kami mengevakuasi tiga hewan liar yang meresahkan warga, namun untuk kera liar itu belum berhasil,” ujar Aam.

Evakusi hewan liar bersama komunitas reptil tersebut, imbuh Aam, merupakan bagian tugas kemanusiaan membantu warga selain upaya penanganan bencana alam dan kebakaran.

“Jadi ini bentuk kesigapan BPBD Kota Banjar membantu warga di samping melakukan upaya penanganan bencana dan kebakaran. Termasuk juga operasi penanganan sarang tawon,” imbuhnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid