Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaBerita TerbaruHikmah Beriman Kepada Hari Akhir, Menambah Ketaqwaan Kepada Allah

Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir, Menambah Ketaqwaan Kepada Allah

Hikmah beriman kepada hari akhir adalah sebuah ibrah yang bisa kita dapatkan tentang benar adanya hari kiamat kelak. Kejadian tersebut nantinya memang benar-benar akan kita alami. Semua manusia yang hidup di bumi ini, tidak hanya orang Islam saja.

Hal ini terdapat dalam kitab Allah SWT surat Az Zumar ayat 68:

Dari situ kita mengetahui bahwa salah satu tanda hari kiamat itu akan dimulai dengan peniupan sangkakala? Siapa yang meniup? Sudah pasti bukan manusia, karena manusia akan binasa. Lantas siapa? Dia adalah malaikat Israfil yang sudah mempunyai tugas khusus dari Allah Rabbul ‘alamiin untuk meniup sangkakala.

Iman kepada hari akhir ini juga terdapat dalam rukun iman yang berjumlah enam, dan setiap umat islam wajib untuk mengimaninya.

Baca juga: Kandungan Surat Al-Falaq Mengajarkan Kita untuk Menjauhi Sifat Hasad

Untuk beriman kepada hari akhir sendiri juga merupakan perintah Allah yang tertera dalam QS. Al-Baqarah ayat 177:

Beberapa Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir yang Sangat Penting

Akan ada beberapa ibrah yang dapat kita ambil apabila kitar benar-benar beriman kepada hari akhir. Bukan tanpa alasan Allah SWT memerintahkan makhluknya untuk berbuat sesuatu. Termasuk juga dalam mengimani hari kiamat.

Bertaqwa Kepada Allah SWT

Seseorang yang meyakini adanya hari akhir, secara otomatis ia juga mengimani Allah SWT yang telah memberi ketentuan terhadap kapan terjadinya hari kiamat itu.

Dengan begitu, hikmah beriman kepada hari akhir itu akan membuat para umat muslim tersebut senantiasa melaksanakan ibadah wajib juga sunnah sesuai dengan perintah-Nya guna lebih mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, ia juga akan meminta dan berdoa untuk senantiasa dalam perlindungan dan keridhoan-Nya.

Baca juga: Hikmah Menepati Janji Mengajarkan Kita untuk Berfastabiqul Khairats

Beramal Ma’ruf Nahi Munkar

Hikmah beriman kepada hari akhir juga akan mengajarkan kita untuk beramal ma’ruf. Beramal ma’ruf maksudnya adalah selalu berbuat kebaikan karena di hari akhir kelak semua perbuatan kita akan mendapatkan balasan.

Orang-orang yang berbuat baik akan mendapatkan ganjaran berupa surga. Selain senantiasa berbuat kebaikan, ia juga akan mendekatkan diri kepada yang baik-baik.

Sedangkan orang yang berbuat kejahatan juga tidak mentaati perintah Allah SWT, maka ganjaran yang akan ia dapatkan di akhirat kelak adalah neraka. Naudzubillah, Astaghfirullah. Semoga kita selalu ingat untuk berbuat kebaikan dimanapun dan kapanpun.

Contoh kecilnya, kita bekerja dengan jujur, ikhlas, juga menginfakkan sebagian harta yang kita dapatkan. Selain senantiasa berbuat kebaikan, ia juga akan menyadari bahwa dunia adalah fana dan tempat persinggahan semata.

Mempersiapkan Kematian dan Hari Kiamat

Tidak ada yang tahu kapan serta hari apa kematian dan kiamat itu akan terjadi. Dengan kita mengimani hari kiamat, maka hikmah beriman kepada hari akhir yang kita dapatkan adalah mempersiapkan kematian dan hari akhir.

Bagaimana caranya? Salah satunya dengan memperbanyak atau senantiasa untuk berbuat kebaikan dan juga bertaubat. Intinya mendekatkan diri kepada Allah dan selalu melibatkan Allah Subhanahu wa ta’alla dalam urusan apapun.

Kiamat sendiri merupakan suatu hal yang benar-benar mengerikan. Pasalnya, gunung-gunung dan pepohonan akan bertebaran seperti kapas, air laut akan menguap, serta gedung-gedung tinggi akan roboh dan luluh lantak.

Selain itu, tanah-tanah akan terbelah, manusia berlarian mencari perlindungan, namun pada kenyataan di manapun keadaannya akan sama. Tidak ada yang bisa menolong kita kecuali Allah Azzawa Jalla. Naudzubillah, semoga kita tidak melihat kejadian tersebut. Hikmah beriman kepada hari akhir penting kita pahami.

Baca juga: Hikmah Perilaku Amanah Mengajarkan untuk Senantiasa Bersikap Jujur

Mempertanggungjawabkan Semua Tindakan dan Muncul Rasa Takut

Dalam Quran Surat Al-Anbiya ayat 49:

Rasa takut ini akan berpengaruh terhadap perbuatan sehari-hari seseorang. Misalnya, ketika ia hendak melakukan suatu perbuatan yang tidak terpuji, tiba-tiba saja rasa takut tersebut muncul dan menjadi pengaruh. Sehingga menyebabkan orang tersebut tidak jadi melakukannya.

Dengan kita percaya akan adanya hari akhir, hikmah beriman kepada hari akhir akan berdampak baik terhadap kehidupan kita. (R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img