Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas? Ini Yang Harus Anda Tahu!

jantung berdebar kencang dan badan lemas
Penyebab jantung berdebar kencang dan badan lemas. Foto: Ist/Net

Jantung berdebar kencang dan badan lemas termasuk gejala yang sering terjadi. Detak jantung yang meningkat memperlihatkan kerjanya yang lebih keras. Penyebab kondisi ini ternyata bisa karena penyakit yang berbahaya. Apa sajakah itu?

Jantung merupakan organ vital yang menentukan kehidupan manusia. Organ ini juga yang mendukung kerja organ tubuh lainnya dan membuat kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.

Setiap orang umumnya memiliki detak jantung normal rata-rata antara 60 hingga 100 kali dalam setiap menitnya. Namun seseorang yang rajin berolahraga biasanya hanya memiliki detak jantung 40 kali per menit.

Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas

Ada bayak faktor yang bisa mempengaruhi kerja jantung. Bahkan mengonsumsi makanan tertentu juga dapat mempengaruhi kondisi tersebut. Begitu juga dengan aktivitas fisik yang berlebihan.

Lantas, apa yang menyebabkan jantung berdebar kencang dan badan lemas? Untuk mengenal gejala yang satu ini yuk langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Asupan Makanan

Beberapa jenis makanan ada yang dapat memicu detak jantung menjadi berdebar lebih kencang. Meski tidak berbahaya, kondisi tersebut tentu dapat membuat aktivitas Anda terasa kurang nyaman.

Beberapa jenis asupan makanan yang berpengaruh terhadap jantung terutama terdiri dari makanan yang mengandung kafein, gula, alkohol, dan MSG. Makanan yang mengandung kafein seperti cokelat, kopi, dan soda dapat mengaktifkan saraf simpatik tubuh.

Minuman bersinergi dan berkafein seperti teh juga bisa meningkatkan produksi hormon stres. Begitu juga dengan kebiasaan merokok. Akibatnya, tekanan darah dan detak jantung akan meningkat.

Aspek makanan tentunya berkaitan dengan gaya hidup. Menjalankan pola makan dan gaya hidup tidak sehat dalam jangka waktu lama akan menyebabkan terganggunya fungsi jantung. Karena itu penting segera mengubah gaya hidup sehat sejak dini.

Anemia

Penyakit anemia biasanya terjadi akibat tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Kondisi ini ternyata juga dapat memicu kondisi jantung berdebar kencang dan badan lemas.

Hal ini karena sel darah merah sangat penting bagi tubuh untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam jantung. Gangguan anemia dapat kita kenali dari tandai wajah pucat, badan lemas dan mengantuk.

Gangguan Tiroid

Tiroid merupakan kelenjar yang dapat memproduksi hormon tiroksin pada tubuh yang bisa memicu kelelahan. Kelenjar ini biasanya berada pada bagian bawah leher dan berbentuk kupu-kupu.

Kelenjar ini juga dapat membantu melakukan pembakaran energi pada tubuh. Sehingga terjadinya gangguan tiroid akan mempengaruhi kondisi detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh.

Depresi

Jantung berdebar kencang dan badan lemas tak jarang juga berkaitan dengan kondisi psikologis. Seperti saat kita sedang jatuh cinta, degup jantung bisa meningkat jauh lebih cepat. Aspek psikologis memang berkaitan dengan kerja jantung.

Namun peningkatan detak jantung juga bisa terjadi karena serangan depresi. Terlebih untuk Anda yang begitu sibuk atau mengalami himpitan berbagai masalah tentunya akan mudah mengalami tekanan psikis.

Kurangnya kemampuan untuk mengelola stres biasanya membuat seseorang mudah terkena depresi. Depresi yang mengancam kesehatan psikis setiap orang ini bahkan bisa berdampak buruk terhadap kondisi kesehatan fisik.

Seseorang yang mengalami tekanan psikis yang kronis biasanya dapat mengancam kesehatan fisik. Depresi juga akan menyebabkan gangguan kulit, kebotakan, hingga bisa memicu penyakit degeneratif.

Kelainan Pada Jantung

Seseorang yang mengalami jantung berdebar kencang dan badan lemas juga sangat berisiko terkena kelainan jantung. Ada beberapa jenis penyakit yang dapat terjadi pada jantung ini.

Beberapa yang populer dan sering terjadi antara lain serangan jantung, aritmia, jantung koroner, gagal jantung. Begitu juga dengan kardiomiopati, endokarditis, penyakit katup jantung dan penyakit jantung bawaan.

Beberapa penyakit tersebut biasanya ditandai dengan kondisi detak jantung yang berlebih maupun detak jantung yang lebih lambat. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kondisi kelelahan secara berkelanjutan.

Seseorang yang menderita kelainan jantung biasanya justru akan semakin memburuk setelah melakukan olahraga. Karena itu tak sedikit kasus orang meninggal saat berolahraga karena terjadinya serangan jantung.

Itulah beberapa hal terkait jantung berdebar kencang dan badan lemas yang sebaiknya Anda waspadai. Gejala awal ini perlu kita waspada dan akan lebih baik Anda segera menghubungi dokter jika kondisi semakin memburuk. (R11/HR-Online)

Editor: Subagja Hamara